PBSI dan HIMABIN Unkhair Lepas 70 Mahasiswa Ikuti PPM di Desa Akesai
- calendar_month Sab, 10 Jan 2026
- visibility 452
- comment 0 komentar

Foto: PBSI dan HIMABIN Universitas Khairun melepas 70 mahasiswa peserta Pekan Pengabdian Masyarakat (PPM) di Kecamatan Oba Tengah, Desa Akesai, Sabtu (10/1/2026). Sumber foto: Istimewa
Ternate, 10 Januari 2026 — Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) bersama Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMABIN) Universitas Khairun secara resmi melepas 70 mahasiswa peserta Pekan Pengabdian Masyarakat (PPM) yang akan bertugas di Kecamatan Oba Tengah, Desa Akesai, Sabtu (10/1/2026).
PPM merupakan bagian dari kurikulum pendidikan tinggi berbasis pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk berkontribusi dalam penguatan pendidikan, pelestarian bahasa, serta perawatan budaya sebagai identitas masyarakat setempat.
Acara pelepasan dihadiri Koordinator PBSI Universitas Khairun, Dr. Haerul, S.Pd., M.Pd., Ketua Umum HIMABIN Suharyadi Muhdar, serta panitia pelaksana PPM.
Dalam sambutannya, Dr. Haerul menjelaskan bahwa PPM sejalan dengan konsep Kampus Berdampak, yakni perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, tetapi juga pada pengabdian langsung kepada masyarakat.
“PPM bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam kehidupan nyata,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi Program Studi PBSI kepada masyarakat Desa Akesai. Karena itu, mahasiswa diingatkan untuk menjaga etika, beradaptasi dengan lingkungan sosial, serta menjaga nama baik program studi, fakultas, dan universitas.
“Saya berharap kalian menjaga sikap dan cara berkomunikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum HIMABIN, Suharyadi Muhdar, menyampaikan bahwa PPM bertujuan mempererat hubungan sosial dengan masyarakat sekaligus meneguhkan peran mahasiswa dalam menjaga bahasa dan budaya lokal.
“Pengabdian masyarakat tahun ini kita fokuskan pada penguatan silaturahmi, serta pelestarian bahasa dan budaya sebagai identitas masyarakat Oba Tengah,” katanya.
Ketua Panitia PPM, Delianita Nur Utami, menekankan pentingnya solidaritas dan profesionalisme seluruh peserta selama kegiatan berlangsung.
“Saya berharap teman-teman tetap menjaga kekompakan dan kerja sama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Menurut Delianita, seluruh program PPM tahun ini akan berfokus pada bidang pendidikan, bahasa, dan sastra sebagai ciri khas mahasiswa HIMABIN. Ia juga mengingatkan peserta untuk meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan menuju lokasi pengabdian mengingat kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Mengingat intensitas hujan dan gelombang laut yang cukup tinggi, kami mengimbau seluruh peserta untuk berhati-hati serta memperbanyak doa agar perjalanan dan kegiatan berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.
- Penulis: Muhammad Muzijad Mandea
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar