Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan
- calendar_month Sab, 4 Okt 2025
- visibility 790
- comment 0 komentar

Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN FUAD & Wakil Ketua GP. Ansor Maluku Utara
Maka, yang menjadi tantangan terbesar bagi kampus IAIN Ternate hari ini, adalah eksistensi perusahan pertambangan yang sangat menyedot lulusan SMKN/SMAN/MAN dan sekolah swasta untuk mereka lebih memilih langsung bekerja di perusahan al-maqshud daripada, mereka harus memilih untuk kuliah di Perguruan Tinggi Institut Agama Islam Negeri Ternate yang ada di di Kota Ternate. Bilamana, fenomena ini tidak dipikirkan langkah strategis agar dilakukan inovasi baru oleh kampus ini, untuk kemudian lebih menampilkan sesuatu yang lebih-leibih dapat menarik minat lulusan tersebut untuk, mereka lebih optimis dan bergairah dalam thalabul ‘ilmi dengan melanjutkan perkuliahan ke jenjang Perguruan Tinggi dan, satu-satunya PTKIN di Maluku Utara adalah IAIN Ternate, yang menurut data terakhir perihal, proses rekrutmen mahasiswa baru sangat menurun drastis peminatnya. Berdasarkan data terakhir ketika, pada tahun akademik sebelumnya yaitu, tahun akademik 2024 bahwa, penerimaan mahasiswa baru hanya berkisar pada angka 718 (tujuh ratus delapan belas) jumlah mahasiswa baru yang mendaftar di kampus IAIN Ternate untuk S-1 dan S-2. Sedangkan untuk penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025 sangat menurun drastis yang sementara datanya hanya berkisar pada angka 600-enam ratusan yang daftar setiap tahunnya. Tidak pernah pada tahapan penerimaan mahasiswa baru untuk mencapai seribuan di IAIN Ternate. Maka, sampai hari ini jumlah mahasiswa IAIN Ternate tercatat secara keseluruhan pada kisaran 3000 (tiga ribuan) yang tersebar pada beberapa Fakultas yang ada di kampus IAIN Ternate. Jika, situasi dan keadaan ini tidak ditangani secara serius oleh kepemimpinan kampus IAIN Ternate hari ini maka, dampak negatifnya sangat siginifikan pengaruhnya bagi pengembangan dan kemajuan kampus ini kedepannya.
Maka, menjadi tantangan besar bagi kepemimpinan kampus IAIN Ternate yang akan datang pada aspek penigkatan jumlah mahasiswa. Kemudian agar secara maksimal harus mendayagunakan seluruh potensi dalam civitas akademika niscaya dilakukan dan al-qiyam al-fadhilah-nilai-nilai yang baik menjadi thariqah-pedoman bagi kampus ini agar melahirkan sikap dan komitmen dari civitas akademika dapat bersikap pro-aktif yang akan meningkatkan daya tawar kampus ini untuk mendatangkan budgeting yang mencukupi untuk membiayai gerakan riset dan penelitian yang akan dilakukan oleh para dosennya agar mewujudkan paradigma trendsetter knowledge yang teguh dan kokoh, sehingga dapat diandalkan demi kebaikan mustaqbalun musyriqun-masa depan cerah bagi IAIN Ternate yang dapat bertransformasi menjadi UIN Sultan Baabullah Ternate, bisakah? Semoga bermanfaat tulisan ini. Wallahu ‘alam bishshawab.
- Penulis: Fahrul Abd. Muid
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar