Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Tolak Wacana Pergeseran Posisi Polri, GAMKI Jabar: Ancaman Serius bagi Supremasi Hukum

Tolak Wacana Pergeseran Posisi Polri, GAMKI Jabar: Ancaman Serius bagi Supremasi Hukum

  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 131
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BANDUNG (BALENGKO), 29 Januari 2026 — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Jawa Barat menyatakan sikap tegas menolak berkembangnya wacana penggeseran posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dari bawah naungan langsung Presiden. GAMKI Jabar menilai langkah tersebut bukan sekadar wacana teknis kelembagaan, melainkan ancaman nyata terhadap supremasi hukum dan stabilitas sistem ketatanegaraan.

Desain Konstitusional Sistem Presidensial

Ketua DPD GAMKI Jawa Barat, Andreas Simanjuntak, menegaskan bahwa posisi Polri saat ini merupakan bagian integral dari desain konstitusional negara hukum yang menganut sistem presidensial. Menurutnya, pengaturan ini menjamin garis komando yang linier dan akuntabilitas yang terukur.

“Penempatan Polri di bawah Presiden dimaksudkan untuk memastikan komando nasional yang jelas serta mencegah terjadinya fragmentasi kekuasaan di sektor keamanan dan penegakan hukum,” ujar Andreas dalam keterangan tertulisnya di Bandung, Kamis (29/1).

Risiko Politisasi Sektoral

Andreas memperingatkan bahwa menggeser posisi Polri berpotensi membuka celah bagi kepentingan politik sektoral. Ia mengkhawatirkan independensi kepolisian akan tergerus jika tidak lagi berada dalam satu garis komando nasional yang tegas.

“Jika Polri tidak lagi berada di bawah Presiden, independensi dan profesionalitas penegakan hukum berada dalam risiko besar. Polri harus tetap menjadi alat negara, bukan alat kekuasaan kelompok tertentu,” tegasnya.

Lebih lanjut, GAMKI Jabar mengingatkan bahwa semangat reformasi seharusnya difokuskan pada penguatan kualitas institusi, bukan perombakan struktur yang sarat kepentingan. Beberapa poin utama yang ditekankan adalah:

  • Netralitas Politik: Menjaga Polri dari tarikan kepentingan politik praktis.
  • Penguatan Profesionalisme: Mendorong transparansi dan akuntabilitas kinerja.
  • Pengawasan Demokratis: Memperkuat fungsi kontrol tanpa merusak tatanan organisasi.

“Reformasi tidak boleh dijadikan dalih untuk melemahkan institusi negara. Dalam konteks demokrasi, Polri harus diperkuat sebagai penjaga supremasi hukum dan pelindung kepentingan publik, bukan melalui manuver struktural yang menimbulkan ketidakpastian hukum,” tambah Andreas.

Menutup pernyataannya, DPD GAMKI Jawa Barat menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menghentikan wacana yang dinilai sebagai “eksperimen kekuasaan” berisiko tinggi. GAMKI Jabar berkomitmen untuk terus mengawal reformasi penegakan hukum agar tetap berjalan di koridor konstitusi demi kepentingan bangsa dan negara.

Tags
  • Penulis: Agung Gumelar
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banggakan Morotai, Anugra Usman Siap Beraksi di Jambore Nasional XII 2026 sebagai Perwakilan MTs Negeri 1 Pulau Morotai

    Banggakan Morotai, Anugra Usman Siap Beraksi di Jambore Nasional XII 2026 sebagai Perwakilan MTs Negeri 1 Pulau Morotai

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kebanggaan kembali menyelimuti dunia pendidikan dan kepramukaan di Kabupaten Pulau Morotai. Anugra Usman, siswa MTs Negeri 1 Pulau Morotai, resmi berangkat sebagai salah satu perwakilan dalam kontingen besar Pulau Morotai yang terdiri dari 61 anggota untuk mengikuti Jambore Nasional XII tahun 2026, Senin, (3/8/2026). Keberangkatan Anugra menandai langkah penting bagi generasi […]

  • Pertemuan hangat antara Ketua Umum HIPPMAMORO Yogyakarta sekaligus Koordinator Umum Forum BEM DIY dengan Dr. Firman Jaya Daeli, mantan anggota DPR RI/MPR RI, menjadi ruang dialog seputar kepemimpinan dan peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa.

    BACARITA MOROTAI: PERTEMUAN ANTARA KETUM HIPPMAMORO JOGJA SEKALIGUS KOORINATOR UMUM FORUM BEM DIY,  BERSAMA DR. FIRMAN JAYA DAELI MANTAN DPR RI/MPR RI

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Faturahman Djaguna
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    Pertemuan antara Dr. Firman Jaya Daeli, S.H., M.H., seorang tokoh nasional yang dikenal dengan pandangan kenegarawanan dan pengalaman panjang sebagai mantan anggota DPR RI dan MPR RI, bersama Faturahman Djaguna, Koordinator Umum Forum BEM Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga putra daerah Pulau Morotai, Maluku Utara, menjadi ruang diskusi strategis yang sarat makna tentang arah pembangunan […]

  • foto kondisi terkini nelayan Ternate ditemukan selamat Esau Sidemo

    Keajaiban di Samudra Pasifik: 26 Hari Terombang-ambing di Laut Lepas, Nelayan Ternate Ditemukan Selamat

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Sebuah kisah keajaiban dan daya tahan hidup yang luar biasa datang dari wilayah perairan utara Indonesia. Esau Sidemo (57), seorang nelayan tangguh asal Desa Bido, Kecamatan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, berhasil ditemukan selamat setelah terombang-ambing selama 26 hari di Samudra Pasifik. Peristiwa dramatis ini bermula ketika Esau bertolak […]

  • “PENGAHAPUSAN AMBANG BATAS PENCALONAN PRESIDEN DALAM PUTUSAN MK: LANGKAH MAJU ATAU MUNDUR BAGI INDONESIA?”

    “PENGAHAPUSAN AMBANG BATAS PENCALONAN PRESIDEN DALAM PUTUSAN MK: LANGKAH MAJU ATAU MUNDUR BAGI INDONESIA?”

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    sumber foto : Istimewa Belum lama ini, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan nomor 62/PUU-XXII/2024 yang memutuskan tentang penghapusan ambang batas pencalonan presiden dalam pemilihan umum (Pemilu) Indonesia. Keputusan ini disambut baik oleh berbagai kalangan. Walaupun demikian, ada yang menentang putusan tersebut dengan berbagai alasan, terutama mengenai apakah langkah ini akanmemperkuat atau justru melemahkan kualitas demokrasi […]

  • Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    Sun D: Perjalanan dari Papua ke Panggung Hip-Hop Jakarta

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Foto : Instagram itssun_d Sun D, seorang rapper asal Indonesia Timur, memiliki perjalanan hidup yang penuh liku dan inspirasi. Dari kecintaannya pada hip-hop sejak kecil hingga menjadi bagian dari komunitas rap Jakarta, Westwew, kisahnya menunjukkan bagaimana semangat dan ketekunan dapat membawa seseorang melampaui batasan. Awal Mula: Hip-Hop di Tanah Papua Bakat rap Sun D sudah […]

  • AKU DIPAKSA MERDEKA: KETIKA PAJAK MENJADI HARGA SEBUAH NEGARA

    AKU DIPAKSA MERDEKA: KETIKA PAJAK MENJADI HARGA SEBUAH NEGARA

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Fahri Sibua, Pegiat Literasi Yogyakarta
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Ada sebuah ironi yang sering kita lewati setiap kali merayakan kemerdekaan. Setiap 17 Agustus, bangsa ini mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol kemenangan atas penjajahan. Kita mengenang perjuangan para pendiri bangsa yang mengorbankan harta, tenaga, bahkan nyawa demi sebuah negara yang berdaulat. Namun, di tengah perayaan itu, ada satu pertanyaan yang jarang diajukan secara terbuka: […]

expand_less