Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan

Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan

  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 2.377
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

Maka, yang menjadi tantangan terbesar bagi kampus IAIN Ternate hari ini, adalah eksistensi perusahan pertambangan yang sangat menyedot lulusan SMKN/SMAN/MAN dan sekolah swasta untuk mereka lebih memilih langsung bekerja di perusahan al-maqshud daripada, mereka harus memilih untuk kuliah di Perguruan Tinggi Institut Agama Islam Negeri Ternate yang ada di di Kota Ternate. Bilamana, fenomena ini tidak dipikirkan langkah strategis agar dilakukan inovasi baru oleh kampus ini, untuk kemudian lebih menampilkan sesuatu yang lebih-leibih dapat menarik minat lulusan tersebut untuk, mereka lebih optimis dan bergairah dalam thalabul ‘ilmi dengan melanjutkan perkuliahan ke jenjang Perguruan Tinggi dan, satu-satunya PTKIN di Maluku Utara adalah IAIN Ternate, yang menurut data terakhir perihal, proses rekrutmen mahasiswa baru sangat menurun drastis peminatnya. Berdasarkan data terakhir ketika, pada tahun akademik sebelumnya yaitu, tahun akademik 2024 bahwa, penerimaan mahasiswa baru hanya berkisar pada angka 718 (tujuh ratus delapan belas) jumlah mahasiswa baru yang mendaftar di kampus IAIN Ternate untuk S-1 dan S-2. Sedangkan untuk penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2025 sangat menurun drastis yang sementara datanya hanya berkisar pada angka 600-enam ratusan yang daftar setiap tahunnya. Tidak pernah pada tahapan penerimaan mahasiswa baru untuk mencapai seribuan di IAIN Ternate. Maka, sampai hari ini jumlah mahasiswa IAIN Ternate tercatat secara keseluruhan pada kisaran 3000 (tiga ribuan) yang tersebar pada beberapa Fakultas yang ada di kampus IAIN Ternate. Jika, situasi dan keadaan ini tidak ditangani secara serius oleh kepemimpinan kampus IAIN Ternate hari ini maka, dampak negatifnya sangat siginifikan pengaruhnya bagi pengembangan dan kemajuan kampus ini kedepannya.

Maka, menjadi tantangan besar bagi kepemimpinan kampus IAIN Ternate yang akan datang pada aspek penigkatan jumlah mahasiswa. Kemudian agar secara maksimal harus mendayagunakan seluruh potensi dalam civitas akademika niscaya dilakukan dan al-qiyam al-fadhilah-nilai-nilai yang baik menjadi thariqah-pedoman bagi kampus ini agar melahirkan sikap dan komitmen dari civitas akademika dapat bersikap pro-aktif yang akan meningkatkan daya tawar kampus ini untuk mendatangkan budgeting yang mencukupi untuk membiayai gerakan riset dan penelitian yang akan dilakukan oleh para dosennya agar mewujudkan paradigma trendsetter knowledge yang teguh dan kokoh, sehingga dapat diandalkan demi kebaikan mustaqbalun musyriqun-masa depan cerah bagi IAIN Ternate yang dapat bertransformasi menjadi UIN Sultan Baabullah Ternate, bisakah? Semoga bermanfaat tulisan ini. Wallahu ‘alam bishshawab.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (1)

  • Todd

    Sangat setuju dengan pandangan Pak Fahrul mengenai pentingnya nalar kritis dalam transformasi IAIN Ternate menuju UIN Sultan Baabullah, terutama agar kampus tidak hanya menjadi “cagar budaya” tapi pusat peradaban yang modern. Terkait visi universitas yang berbasis teknologi dan kebutuhan holistik, apakah dalam perencanaan transformasi ini juga mencakup standar kesehatan lingkungan kampus yang lebih baik? Saya sedang meriset standar pengobatan darurat untuk civitas akademika di daerah kepulauan, dan menemukan referensi ini https://e-residence.com/nifonline/ mengenai ketersediaan obat-obatan esensial. Menurut Bapak, sejauh mana kesiapan infrastruktur medis kampus dalam mendukung produktivitas mahasiswa agar tetap unggul dan sehat di masa depan?

    Balas1 Maret 2026 7:49 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • https://www.tangerangkota.go.id/berita/detail/43207/gor-nambo-jaya-sport-center-gelanggang-terbesar-di-kota-tangerang

    Sambut HUT Kota Tangerang ke-33, PEKATAN Gelar Turnamen Futsal SMA se-Tangerang Raya untuk Jaring Bibit Muda

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 194
    • 0Komentar

    TANGERANG, 16 Februari 2026 (BALENGKO) – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, organisasi Pemuda Kota Tangerang (PEKATAN) resmi menggelar turnamen futsal tingkat SMA/SMK sederajat bertajuk “PEKATAN Futsal Cup”. Perhelatan ini berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa (16-17 Februari 2026), bertempat di GOR Nambo, Kota Tangerang. Turnamen skala regional ini diikuti oleh 32 […]

  • Tambang atau Pariwisata? Menentukan Masa Depan, Menjaga Kawasan SBB

    Tambang atau Pariwisata? Menentukan Masa Depan, Menjaga Kawasan SBB

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Syukur (Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Wilayah Seram Bagian Barat memiliki kekayaan alam yang melimpah. Hutan masih luas, pesisir yang indah dan budaya masih terikat dengan kehidupan masyarakat. Kawasan ini menyimpan banyak potensi besar misalnya, sumber daya mineral untuk pertambangan dan daya tarik alam untuk pariwisata. Di sinilah akan muncul pertanyaan paling penting bagi masa depan daerah: Apakah pendapatan daerah akan tumbuh pada eksploitasi tambang, atau pada penguatan pariwisata berkelanjutan?

  • Source : Istimewa

    Genjot PAD Morotai, Naswin Rowo Desak Pengaktifan Palang Pintu Pasar dan Mall Morotai

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Mall Morotai untuk Pusat Elektronik Selain sektor transportasi dan pasar, Ketua DPC PKB Pulau Morotai ini juga memberikan solusi taktis kepada Dinas Perindagkop terkait optimalisasi Mall Morotai. Ia mengusulkan agar para penjual perangkat seluler (konter HP) yang saat ini tersebar di area Kampung Cina diarahkan untuk mengisi gerai di Mall Morotai. “Kami mengusulkan sistem sewa […]

  • Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta Wacana Federal dalam Forum Konsolidasi Intelektual Play Button

    “Dijajah” di Rumah Sendiri: Mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta Gaungkan Opsi Federal hingga Tinjau Ulang Relasi Pusat

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 626
    • 1Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Kekecewaan menahun terhadap pola relasi pusat dan daerah yang dinilai timpang memicu konsolidasi terbuka dari kalangan intelektual muda. Mahasiswa asal Maluku Utara yang menempuh studi Pendidikan di Kota pelajar Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar forum akbar bertajuk “Menuju Negara Federal atau Tetap Dijajah Sentralistik”. Diskusi terbuka ini berlangsung pada Sabtu, (22/8) yang menjadi […]

  • Asril Sermaf berpose usai ditetapkan sebagai Formatur Ketua Umum Komisariat Persiapan (P) Ali Maksum HMI Cabang Yogyakarta dalam Rapat Anggota Komisariat Luar Biasa (RAKLB) Ke-I yang digelar di Gedung Kebudayaan Lafran Pane, Sekretariat HMI Cabang Yogyakarta, Minggu (8/2/2026).

    Komisariat (P) Ali Maksum Resmi Berdiri, RAKLB Ke-I Tetapkan Formatur dan Caretaker

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta resmi mendirikan Komisariat Persiapan (P) Ali Maksum melalui Rapat Anggota Komisariat Luar Biasa Ke-1 (RAKLB Ke-I) yang digelar pada Minggu, 8 Februari 2026 (19 Sya’ban 1447 H) bertempat di Gedung Kebudayaan Lafran Pane, Sekretariat HMI Cabang Yogyakarta. Forum tertinggi komisariat tersebut menetapkan M. Asril Sermaf sebagai […]

  • Simon Tahamata: Darah Maluku yang Bersinar di Eropa, Kini Pimpin Pencarian Bakat Timnas Indonesia

    Simon Tahamata: Darah Maluku yang Bersinar di Eropa, Kini Pimpin Pencarian Bakat Timnas Indonesia

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Indonesia Timur telah lama dikenal sebagai lumbung talenta sepak bola. Bakat-bakat besar seperti Boaz Solossa, Yance dan Yakob Sayuri, hingga Ilham Udin Armayin mewarnai era 2000-an dan seterusnya. Namun, jauh sebelum itu bahkan sebelum sepak bola Indonesia diramaikan oleh nama-nama muda dari Timur telah lahir seorang legenda yang bersinar terang di panggung Eropa: Simon Melkianus […]

expand_less