Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan

Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan

  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 1.632
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

Ada sebuah ekspektasi lain yang menurut ijtihad penulis memiliki urgensitas penting dibalik terjadinya transformasi tersebut, yaitu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam ini harus menjadi trendsetter-menciptakan tren baru bagi keilmuan yang akan mengembangkan role mode “Masyarakat Islam Kepulauan” yang menjadi misi besar kampus ini. Memang tidak mudah untuk mewujudkan hal tersebut, akan tetapi bukan pula hal yang tidak mungkin untuk mengimplementasikannya jika dikerjakan secara bersama-sama oleh civitas akademika. Merumuskan paradigma trendsetter keilmuan memerlukan pemikiran yang mendalam, berkeringat, kolaboratif, dan sharing ideas dalam nuqthah iltiqa’-titik perjumpaan pada forum akademik yang setiap saat wajib diadakan di kampus ini. Maka timbul pertanyaannya: mengapa paradigma trendsetter ini diperlukan? Jawabannya adalah: bahwa paradigma trendsetter keilmuan dalam konteks rekonstruksi masa depan IAIN Ternate adalah menjadi artikulasi image-gambaran yang komprehensif tentang kekuatan sumber daya manusia kampus ini, visi-misi kelembagaan, mandat, skala prioritas, distingsi, ekselensi sampai pada tataran ekspektasi itu sendiri. Dan ini adalah sebuah keniscayaan yang harus menjadi pembuktiaan atas terjadinya rekontruksi untuk transformasi menuju masa depan IAIN Ternate menjadi al-markaz al-hadharah wa al-tsaqafah al-islamiyyah-pusat peradaban dan kebudyaan islam yang memiliki daya tarik tersendiri dan setiap saat menyedot perhatian semua pihak untuk berkunjung di IAIN Ternate.

 IAIN Ternate harus didesain untuk membangun sebuah peradaban dunia secara andal karena kebesaran nama Kesultanan Ternate “Baabullah” yang dikenal oleh dunia dan dibaca dunia hingga saat ini, tetapi dalam realitasnya kita masih jumpai perkataan sebagian besar pihak yang mengasumsikan bahwa IAIN Ternate masih berjalan stagnan dan berproses hanya atas dasar berfikir deduktif semata. Sehingga IAIN Ternate belum menunjukkan eksistensi sebagai sebuah lembaga Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam yang berpihak full kepada pengembangan seluruh budaya kampus yang berbasis pada sains dan teknologi pada Tri Dharmanya, dan Kampus keagamaan ini belum terlihat secara signifikan mendorong bagaimana civitas akademika berfikir menggunakan “nalar kritis” karena dimatikan, bahkan lembaga Pendidikan Tinggi ke-Islaman ini memiliki kecenderungan yang dianggap sebagai institusi yang masih kurang tendangannya dalam kandangnya sendiri, dan jika enggan dikatakan kepemimpinannya sama sekali tidak fokus pada skala perioritas berdasarkan kebutuhan-kebutuhan yang modern dan holistik.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (1)

  • Todd

    Sangat setuju dengan pandangan Pak Fahrul mengenai pentingnya nalar kritis dalam transformasi IAIN Ternate menuju UIN Sultan Baabullah, terutama agar kampus tidak hanya menjadi “cagar budaya” tapi pusat peradaban yang modern. Terkait visi universitas yang berbasis teknologi dan kebutuhan holistik, apakah dalam perencanaan transformasi ini juga mencakup standar kesehatan lingkungan kampus yang lebih baik? Saya sedang meriset standar pengobatan darurat untuk civitas akademika di daerah kepulauan, dan menemukan referensi ini https://e-residence.com/nifonline/ mengenai ketersediaan obat-obatan esensial. Menurut Bapak, sejauh mana kesiapan infrastruktur medis kampus dalam mendukung produktivitas mahasiswa agar tetap unggul dan sehat di masa depan?

    Balas1 Maret 2026 7:49 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    Komunitas Pijar NC Gelar Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Pantai Falajawa, Ternate

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    peserta simulasi BHD di Pantai Falajawa bersama Komunitas Pijar NC.

  • Kondisi jalan penghubung Ibu–Loloda Ibu, Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami kerusakan parah akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari, Senin (5/1/2026), sehingga menghambat aktivitas dan mobilitas warga. (Sumber foto: Istimewa)

    Hujan Deras Dua Hari Putus Akses Jalan Ibu–Loloda Ibu, Pemudik Terpaksa Transit

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai langkah penanganan darurat atau rencana perbaikan jalan. Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan cepat agar akses vital tersebut dapat kembali digunakan. Jalan Ibu–Loloda Ibu merupakan jalur utama penghubung antarwilayah yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat […]

  • Anggota DPR RI Irine Yusiana Roba Putri saat memberikan paparan Kunjungan Kerja Komisi V di Hotel Bella Ternate.

    Kawal Konektivitas Kepulauan, Irine Roba Desak Percepatan Infrastruktur di Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 191
    • 0Komentar

    TERNATE, BALENGKO SPACE – Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menekankan pentingnya pemerataan kualitas infrastruktur dan transportasi di Provinsi Maluku Utara, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hal tersebut ditegaskannya dalam agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi V DPR RI di Hotel Bella, Ternate, Rabu (22/4/2026). Irine menyatakan bahwa fokus […]

  • Ilustrasi foto : Ai

    Pisau Bermata Dua Media Sosial: Antara Promosi dan Ancaman “Viral” bagi UMKM

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Andika Putra Pratama Mahasiswa S1 Manajemen
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Media sosial kini bertransformasi menjadi panggung utama bagi pelaku usaha kecil. Dari warung makan sederhana hingga bisnis rumahan, platform digital menawarkan solusi promosi yang murah dengan jangkauan tanpa batas. Namun, di balik kemudahan tersebut, tersimpan risiko besar yang sering kali diabaikan: risiko menjadi viral karena kesalahan. Di era yang serba cepat ini, satu kekhilafan kecil […]

  • Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara. Source : Istimewa

    Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Pendidikan Ekonomi Sejak Dini Masih ada anggapan bahwa anak SD belum mampu memahami konsep ekonomi sehingga pendidikan ekonomi dianggap belum perlu diajarkan sejak dini. Pandangan ini sesungguhnya kurang tepat. Anak memiliki kapasitas kognitif untuk memahami konsep ekonomi, asalkan disajikan secara kontekstual dan dekat dengan pengalaman hidup mereka. Mengajarkan ekonomi kepada anak SD tidak berarti memperkenalkan […]

  • Ketua IKPM-HT Yogyakarta, Ikmal Ali M. Nur, Sumber foto: Istimewa

    Ketua IKPM-HT Yogyakarta Desak Komisi II DPRD Haltim Evaluasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Ketua Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta, Ikmal Ali M. Nur, mendesak Komisi II DPRD Kabupaten Halmahera Timur untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Halmahera Timur yang dinilai minim inovasi dan kurang memperhatikan pengembangan kawasan transmigrasi. Desakan tersebut disampaikan Ikmal usai mengikuti dialog publik bertajuk “Ketimpangan […]

expand_less