Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan

Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan

  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 2.382
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

Ada sebuah ekspektasi lain yang menurut ijtihad penulis memiliki urgensitas penting dibalik terjadinya transformasi tersebut, yaitu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam ini harus menjadi trendsetter-menciptakan tren baru bagi keilmuan yang akan mengembangkan role mode “Masyarakat Islam Kepulauan” yang menjadi misi besar kampus ini. Memang tidak mudah untuk mewujudkan hal tersebut, akan tetapi bukan pula hal yang tidak mungkin untuk mengimplementasikannya jika dikerjakan secara bersama-sama oleh civitas akademika. Merumuskan paradigma trendsetter keilmuan memerlukan pemikiran yang mendalam, berkeringat, kolaboratif, dan sharing ideas dalam nuqthah iltiqa’-titik perjumpaan pada forum akademik yang setiap saat wajib diadakan di kampus ini. Maka timbul pertanyaannya: mengapa paradigma trendsetter ini diperlukan? Jawabannya adalah: bahwa paradigma trendsetter keilmuan dalam konteks rekonstruksi masa depan IAIN Ternate adalah menjadi artikulasi image-gambaran yang komprehensif tentang kekuatan sumber daya manusia kampus ini, visi-misi kelembagaan, mandat, skala prioritas, distingsi, ekselensi sampai pada tataran ekspektasi itu sendiri. Dan ini adalah sebuah keniscayaan yang harus menjadi pembuktiaan atas terjadinya rekontruksi untuk transformasi menuju masa depan IAIN Ternate menjadi al-markaz al-hadharah wa al-tsaqafah al-islamiyyah-pusat peradaban dan kebudyaan islam yang memiliki daya tarik tersendiri dan setiap saat menyedot perhatian semua pihak untuk berkunjung di IAIN Ternate.

 IAIN Ternate harus didesain untuk membangun sebuah peradaban dunia secara andal karena kebesaran nama Kesultanan Ternate “Baabullah” yang dikenal oleh dunia dan dibaca dunia hingga saat ini, tetapi dalam realitasnya kita masih jumpai perkataan sebagian besar pihak yang mengasumsikan bahwa IAIN Ternate masih berjalan stagnan dan berproses hanya atas dasar berfikir deduktif semata. Sehingga IAIN Ternate belum menunjukkan eksistensi sebagai sebuah lembaga Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam yang berpihak full kepada pengembangan seluruh budaya kampus yang berbasis pada sains dan teknologi pada Tri Dharmanya, dan Kampus keagamaan ini belum terlihat secara signifikan mendorong bagaimana civitas akademika berfikir menggunakan “nalar kritis” karena dimatikan, bahkan lembaga Pendidikan Tinggi ke-Islaman ini memiliki kecenderungan yang dianggap sebagai institusi yang masih kurang tendangannya dalam kandangnya sendiri, dan jika enggan dikatakan kepemimpinannya sama sekali tidak fokus pada skala perioritas berdasarkan kebutuhan-kebutuhan yang modern dan holistik.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (1)

  • Todd

    Sangat setuju dengan pandangan Pak Fahrul mengenai pentingnya nalar kritis dalam transformasi IAIN Ternate menuju UIN Sultan Baabullah, terutama agar kampus tidak hanya menjadi “cagar budaya” tapi pusat peradaban yang modern. Terkait visi universitas yang berbasis teknologi dan kebutuhan holistik, apakah dalam perencanaan transformasi ini juga mencakup standar kesehatan lingkungan kampus yang lebih baik? Saya sedang meriset standar pengobatan darurat untuk civitas akademika di daerah kepulauan, dan menemukan referensi ini https://e-residence.com/nifonline/ mengenai ketersediaan obat-obatan esensial. Menurut Bapak, sejauh mana kesiapan infrastruktur medis kampus dalam mendukung produktivitas mahasiswa agar tetap unggul dan sehat di masa depan?

    Balas1 Maret 2026 7:49 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syawalan dan Silaturahmi warga Maluku Utara di Yogyakarta 2025

    Syawalan dan Silaturahmi warga Maluku Utara di Yogyakarta 2025

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 979
    • 0Komentar

    Yogyakarta, (19/4/25) — Sesepuh Maluku Utara, mahasiswa, dan perwakilan Organda kabupaten berkumpul di Pantai Depok, Yogyakarta, dalam acara syawalan dan silaturahmi. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB dan menjadi momen halal bihalal warga Maluku Utara yang menetap di Yogyakarta. Acara berlangsung santai namun penuh makna. Para sesepuh dan mahasiswa mengikuti rangkaian […]

  • MTs Negeri 1 Pulau Morotai Sabet Juara 2 Lomba Gerak Jalan Indah Pemkab, Putra dan Putri Sama-Sama Bersinar

    MTs Negeri 1 Pulau Morotai Sabet Juara 2 Lomba Gerak Jalan Indah Pemkab, Putra dan Putri Sama-Sama Bersinar

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTs Negeri 1 Pulau Morotai. Dalam ajang Lomba Gerak Jalan Indah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sekolah tersebut berhasil menyabet posisi runner-up atau juara 2, baik untuk kategori putra maupun putri. Lomba […]

  • Situasi ricuh aksi demonstrasi buruh DPR RI yang menewaskan pengemudi ojek online Affan Kurniawan

    LBH Ansor Ternate Desak Presiden Copot Kapolri, Ingatkan Pola Represif 1998

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Peringatan Pola Represif 1998 LBH Ansor menilai tragedi Bendungan Hilir mencerminkan pola represif yang mirip dengan krisis politik 1998. Saat itu, aparat menekan gerakan rakyat, tetapi justru memicu kejatuhan rezim. “Kami melihat sebagian elit sengaja mendesain skema terstruktur untuk melemahkan Presiden Prabowo. Pola represif seperti ini bisa memicu opini publik agar Presiden dipaksa mundur, sebagaimana […]

  • Korban Kecelakaan di Morotai Mengaku Ditekan Saat Teken Surat Damai, Kaki Terancam Infeksi

    Korban Kecelakaan di Morotai Mengaku Ditekan Saat Teken Surat Damai, Kaki Terancam Infeksi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 448
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Seorang ibu rumah tangga berinisial CMB, warga Kabupaten Pulau Morotai, mengalami patah kaki serius setelah diduga ditabrak sepeda motor yang dikendarai seorang oknum anggota polisi berinisal AS (24/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIT. Kecelakaan tersebut terjadi di pertigaan depan Kantor Samsat Daruba, tepatnya di depan Toko Haji Murni. Saat itu, korban baru […]

  • Source : Istimewa

    GP Ansor Pulau Taliabu: Jamin Supremasi Hukum, Jangan Biarkan Opini Publik Mendikte Proses Penyidikan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 374
    • 0Komentar

    “Menggiring tudingan kepada individu atau pejabat tertentu sebelum proses selesai justru dapat mencederai kepercayaan publik terhadap sistem hukum itu sendiri. Biarkan aparat bekerja secara profesional dan objektif,” tambahnya. Ajakan Menjaga Kondusivitas dan Etika Senada dengan hal tersebut, GP Ansor juga mengajak tokoh masyarakat dan insan pers untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas sosial dengan cara: […]

  • Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan orasi ilmiah dalam Dies Natalis ke-76 Universitas Indonesia di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Sumber: YouTube Universitas Indonesia)

    Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Mendiktisaintek Pastikan Perlindungan Korban

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memastikan bahwa korban dalam kasus pelecehan seksual yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) akan mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang layak. Pernyataan tersebut disampaikan Brian pada Rabu (15/4/2026). Ia menegaskan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah berkoordinasi dengan pihak […]

expand_less