Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Aksi GEMPUR September Hitam di Jogja: Mahasiswa Malut Gugat “Jakarta” dan Kritik Gubernur Sherly Tjoanda

Aksi GEMPUR September Hitam di Jogja: Mahasiswa Malut Gugat “Jakarta” dan Kritik Gubernur Sherly Tjoanda

  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 631
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

“Saya mengapresiasi seluruh koordinator lapangan, tim keamanan internal, serta seluruh elemen yang terlibat atas kerja sama yang solid. Tuntutan kita hari ini telah tersampaikan dengan jelas kepada pihak terkait, dan kita telah membuktikan bahwa aksi massa bisa dilakukan secara elegan tanpa harus berujung ricuh. Perjuangan ini belum selesai, hari ini adalah langkah awal perjuangan kita dan aksi ini akan terus berlanjut sampai keadilan telah direalisasikan,” tuturnya.

Rincian 26 Poin Tuntutan Aksi GEMPUR

Dalam lembaran pernyataan sikap resmi bertajuk Aksi GEMPUR, mahasiswa menegaskan kedatangan mereka bukan untuk memohon, melainkan menuntut hak-hak rakyat Maluku Utara dari cengkeraman ketimpangan kebijakan pusat:

Sektor Pertambangan, Lingkungan & Agraria:

  1. Mendesak Presiden Prabowo/DPR RI untuk segera mengeluarkan Peraturan tentang pembatasan pemberian IUP di Maluku Utara.
  2. Kembalikan pendapatan sektor Pertambangan di Maluku Utara secara sosial berupa Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur lainnya.
  3. Kembalikan tanah-tanah yang sudah dirampas negara di Maluku Utara kepada Masyarakat sekitar sebagai pemegang hak penuh.
  4. Hentikan praktik Bank Tanah di Maluku Utara.
  5. Lakukan audit independen terhadap seluruh Tambang yang ada di Maluku Utara (IWIP, Harita Group, Antam, NHM, dll) dan Cabut IUP bagi Perusahaan Tambang yang terbukti memiliki daya rusak tinggi.
  6. Cabut Status IWIP, Harita Group, dan Perusahaan Baterai Mobil Listrik dari Status Proyek Strategis Nasional (PSN).
  7. Tolak Operasi PT Antam di Blok Marimoi Halmahera Timur.
  8. Lindungi Gunung Wato-Wato Halmahera Timur dari ancaman Industri Ekstraktif.
  9. Cabut IUP PT Smart Marsindo, PT Aneka Niaga Prima, dan PT Arumba Jaya Perkasa di Halmahera Timur milik Shanty Alda Natalia selaku Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.
  10. Cabut IUP PT Star Energy Geothermal Indonesia di Halmahera Utara.
  11. Hapus Peraturan Daerah tentang Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara.
  12. Cabut seluruh IUP Perusahaan Biji Besi yang ada di Pulau Mangoli Kepulauan Sula.
  13. Hentikan Sertifikasi lahan di kawasan Bandara Udara Pulau Morotai.
  14. Kembalikan Hak Ulayat Masyarakat Adat di Maluku Utara sebagaimana amanat Pasal 18 A Ayat 2 UUD 1945.
  15. Pulihkan nama baik 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji, mereka bukan penjahat.
  16. Negara harus bertanggung jawab atas pembunuhan di Hutan Halteng-Haltim dan berikan rasa aman bagi Masyarakat sekitar serta Maluku Utara pada umumnya.
  17. Wujudkan penguatan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan melalui desentralisasi anggaran secara adil, penyediaan sarana produksi, akses permodalannya, akses pasar, dan infrastruktur yang memadai.
  18. Hapus Izin operasi Kapal-Kapal Pakura yang beroperasi di wilayah perairan Pulau Morotai dan Halmahera Timur.
  19. Negara harus menjamin stabilitas harga dan akses pasar yang adil bagi petani cengkeh, pala, dan kelapa (kopra) di Maluku Utara.

Sektor Hak Perempuan, Kelompok Rentan & Regulasi:

  1. Pemerintah Pusat dan Daerah wajib menyediakan dan menjamin air bersih untuk perempuan lingkar tambang di Maluku Utara.
  2. Negara wajib menjamin ruang aman bagi perempuan pekerja tambang yang ada di Maluku Utara.
  3. Berikan hak cuti haid dan melahirkan tanpa potongan upah serta sediakan ruang laktasi yang aman bagi seluruh perempuan pekerja tambang di Maluku Utara.
  4. Bentuk Posko pengaduan kekerasan seksual yang independen dan aman terhadap seluruh perempuan pekerja tambang di Maluku Utara.
  5. Wujudkan skema bantuan modal usaha yang adil khususnya bagi perempuan lingkar tambang di Maluku Utara.
  6. Mendesak DPR segera sahkan Undang-Undang Kepulauan dan Undang-Undang Perampasan Aset.
  7. Reformasi Total Institusi Polri dan Copot Kapolri serta Kapolda Maluku Utara dan Kapolda D.I. Yogyakarta.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Gantikan Ali Khamenei Play Button

    Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Gantikan Ali Khamenei

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran pada Senin, 9 Maret 2026. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, setelah dipilih melalui pemungutan suara oleh Assembly of Experts. nonton video lengkapnya jangan lupa subscribe

  • source : Istimewa

    POST POWER SYNDROME ‘RACUN GALAFEA’

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Jabatan-kekuasaan dapat menjadi ‘racun galafea’ yang mematikan bagi manusia yang tidak siap untuk ikhlas melepaskan jabatan itu. Post power syndrome-pps adalah fenomena psikologis yang pasti terjadi pada seseorang yang telah kehilangan jabatan-kekuasaan-posisi penting dalam lembaga pemerintahan, dan ketika orang itu tidak lagi menjabat maka akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerjanya-karena telah menjadi bawahan. […]

  • proyek swering talud Desa Ploly Halmahera Selatan

    Kontrak, Wanprestasi, dan Hak Masyarakat: Membaca Sengketa Proyek Talud Desa Ploly dari Perspektif Hukum Perdata

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Algojo Manyelu., S.H
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Pembangunan infrastruktur pada hakikatnya merupakan instrumen negara untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pembangunan akan kehilangan makna ketika proses pelaksanaannya justru melahirkan ketidakadilan bagi masyarakat yang menjadi bagian dari proyek tersebut. Salah satu persoalan yang muncul saat ini adalah dugaan tidak dipenuhinya kewajiban hukum oleh kontraktor Sofyan Marwan yang bertindak sebagai Pelaksana Proyek dengan mengendarai perahu […]

  • Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kenari Morotai Utara mengklarifikasi pemberitaan terkait dugaan penyelewengan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihaknya memastikan seluruh distribusi makanan telah berjalan sesuai prosedur.

    SPPG Kenari Morotai Utara Bantah Petugas Bawa Pulang Jatah Makan Gratis.

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 357
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kenari Morotai Utara mengklarifikasi pemberitaan terkait dugaan penyelewengan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihaknya memastikan seluruh distribusi makanan telah berjalan sesuai prosedur. Kepala SPPG Kenari Morotai Utara, Hasanudin Daiyan, menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu diluruskan agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat. Hasanudin menjelaskan, […]

  • Faturahman Djaguna Koordum Forum BEM DIY Terbaring Lemah di Rumah Sakit Bethesda

    Koordum Forum BEM DIY Tak Sadarkan Diri Aksi DPRD Jogja

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Unjuk rasa yang digelar Forum BEM se-D.I. Yogyakarta di depan Gedung DPRD D.I. Yogyakarta, Selasa (20/10/2026), diwarnai dugaan tindakan represif dari aparat keamanan. Koordinator Umum (Koordum) aliansi mahasiswa tersebut Faturahman Djaguna dilaporkan sempat tak sadarkan diri dan harus dilarikan ke rumah sakit. Aksi yang mengusung tema “Bangun Persatuan, Rebut Daulat Rakyat: Kartu […]

  • Manfaat Kunyit untuk Lambung: Solusi Alami untuk Mengatasi Asam Lambung

    Manfaat Kunyit untuk Lambung: Solusi Alami untuk Mengatasi Asam Lambung

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Unsplash Indonesia adalah negeri yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk berbagai tanaman yang sejak dahulu dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Salah satu tanaman yang populer dalam dunia pengobatan alami adalah kunyit. Tidak hanya menjadi bumbu dapur, kunyit juga memiliki khasiat luar biasa untuk kesehatan, khususnya dalam mengatasi masalah asam lambung. Apa Itu Asam Lambung? […]

expand_less