Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Resmi! KOMPPI-MU DIY 2025 Pilih Muhammad Asmar Joma, Siap Majukan Pendidikan Maluku Utara

Resmi! KOMPPI-MU DIY 2025 Pilih Muhammad Asmar Joma, Siap Majukan Pendidikan Maluku Utara

  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 599
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta, 15 Juni 2025 – Sebuah babak baru dimulai bagi komunitas intelektual pascasarjana Maluku Utara yang tergabung dalam Komunitas Magister Peduli Pendidikan Maluku Utara Daerah Istimewa Yogyakarta (KOMPPI-MU DIY). Dalam pelantikan yang digelar sederhana namun penuh makna, Muhammad Asmar Joma resmi menjabat sebagai Ketua Umum periode 2025–2026. Dengan latar belakang akademik yang kuat dan pengalaman advokasi yang konsisten, Asmar hadir membawa semangat baru untuk mendorong perubahan signifikan dalam sektor pendidikan Maluku Utara.

Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk para senior KOMPPI-MU DIY, akademisi, dan perwakilan dari berbagai organisasi mahasiswa daerah seperti IKPM (Ikatan Pelajar Mahasiswa) se-Maluku Utara. Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum konsolidasi intelektual pascasarjana Maluku Utara di Yogyakarta untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan.

Dalam pidato pelantikannya, Muhammad Asmar Joma menyampaikan kekhawatiran mendalam atas kondisi pendidikan di Maluku Utara yang menurutnya masih menghadapi tantangan serius. Ia menyoroti adanya jurang ketimpangan yang lebar antara pembangunan infrastruktur fisik dan kualitas sumber daya manusia.

“Kami akan berupaya keras untuk menjadi jembatan antara gagasan-gagasan akademik dan implementasi nyata di lapangan. Pendidikan tidak boleh diperlakukan sebagai formalitas administratif. Apa gunanya akreditasi jika tidak ada kualitas? Apa gunanya angka-angka progres proyek jika anak-anak di daerah pedalaman masih belajar di sekolah roboh?” tegas Asmar.

Ia menekankan bahwa pembangunan pendidikan seharusnya tidak terjebak dalam logika teknokratis yang mengutamakan angka, proyek, dan data administratif semata, tanpa memperhatikan kebutuhan riil masyarakat lokal.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara tidak hanya gagal dalam eksekusi program, tetapi juga gagal dalam membangun ekosistem pendidikan budaya yang berpihak pada masa depan generasi. Kami ingin mendorong kebijakan yang tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun generasi,” lanjutnya.

Asmar mengajak semua pihak, khususnya kaum terpelajar dari Maluku Utara, untuk tidak berdiam diri dalam menghadapi krisis pendidikan. Ia menyampaikan bahwa pendidikan bukan sekadar soal angka partisipasi sekolah atau nilai ujian nasional, tetapi juga tentang bagaimana menciptakan ruang belajar yang adil, manusiawi, dan relevan dengan identitas budaya lokal.

Sebagai Ketua Umum yang baru, Asmar menyampaikan beberapa visi dan misi strategis yang akan menjadi arah kerja KOMPPI-MU DIY selama satu tahun ke depan. Salah satu agenda utamanya adalah mendorong sinergitas intelektual antar magister yang berasal dari berbagai latar belakang keilmuan dan kampus di Yogyakarta.

“Sinergitas intelektual magister adalah kunci. Kami percaya, dengan menyatukan pemikiran dan potensi dari berbagai disiplin ilmu, kita bisa menciptakan terobosan nyata dalam pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Maluku Utara,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran komunitas intelektual dalam membangun jejaring kebijakan dan advokasi yang kuat. Menurutnya, banyak alumni magister dari Maluku Utara yang memiliki kapasitas besar, namun belum terorganisir secara optimal untuk mendorong perubahan struktural dalam kebijakan pendidikan daerah.

Pelantikan Muhammad Asmar Joma tidak hanya disambut hangat oleh komunitas internal KOMPPI-MU, tetapi juga oleh perwakilan mahasiswa Maluku Utara dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya potensi konsolidasi kekuatan pemuda terpelajar Maluku Utara yang tersebar di berbagai wilayah.

Asmar menyampaikan pentingnya membangun konektivitas lintas daerah dalam membela hak pendidikan warga Maluku Utara. Ia menilai bahwa agenda besar perubahan tidak mungkin dikerjakan sendiri. Oleh sebab itu, KOMPPI-MU DIY membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya dengan organisasi sejenis di kota-kota lain.

“Kami ingin membawa suara pascasarjana ke ruang-ruang pengambilan kebijakan. Sinergitas intelektual harus diterjemahkan ke dalam keberanian berpihak pada rakyat, terutama dalam soal akses, mutu, dan pemerataan pendidikan,” tambah Asmar dengan tegas.

Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi gerakan intelektual muda Maluku Utara di Yogyakarta. Dengan kepemimpinan Muhammad Asmar Joma, KOMPPI-MU DIY siap menjadi kekuatan alternatif yang tidak hanya kritis terhadap kebijakan, tetapi juga mampu menawarkan solusi berbasis data, riset, dan nilai-nilai lokal.

Pendidikan Maluku Utara butuh lebih dari sekadar pembangunan fisik-ia membutuhkan visi jangka panjang, keberpihakan pada masyarakat marjinal, dan keberanian intelektual untuk menyuarakan keadilan. KOMPPI-MU DIY telah menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari ruang diskusi, komunitas, dan kemauan untuk bertindak.(red)

  • Penulis: Muzstakim
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percakapan dalam Bahasa Ternate, yang harus kalian ketahui.

    Percakapan dalam Bahasa Ternate, yang harus kalian ketahui.

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2.519
    • 0Komentar
  • Manasik Haji Mandiri Pekan Kelima: Jemaah Ternate Praktik Langsung Tata Cara Umrah

    Manasik Haji Mandiri Pekan Kelima: Jemaah Ternate Praktik Langsung Tata Cara Umrah

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Mursid
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Ratusan calon jemaah haji Kota Ternate mengikuti praktik langsung tata cara pelaksanaan ibadah umrah dalam kegiatan Manasik Haji Mandiri pekan kelima, Minggu (20/9/2026). Kegiatan yang bertema “Praktik Umrah” ini digelar di Masjid Quba, Asrama Haji Transit Ngade, Kota Ternate, dengan tujuan membekali jemaah keterampilan teknis sebelum berangkat ke Tanah Suci pada […]

  • Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.274
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Pas Ipa Kepulauan Sula – | Lambannya progres pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, menuai sorotan dari salah satu tokoh muda asal desa tersebut, Mursid Puko. Dalam pernyataannya, Mursid mengungkapkan kekecewaannya atas terhentinya pembangunan rumah ibadah yang dinilai vital bagi masyarakat setempat. Sebagai putra asli Pas Ipa dan mantan […]

  • Resmi Ditetapkan KPU Maluku Utara, Sherly Laos Janji Pimpin Maluku Utara Tanpa Sekat Politik.

    Resmi Ditetapkan KPU Maluku Utara, Sherly Laos Janji Pimpin Maluku Utara Tanpa Sekat Politik.

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.477
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Andry Saputra Maluku Utara, (6/2/25) – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara secara resmi menetapkan Sherly Laos sebagai Gubernur Terpilih Maluku Utara periode 2025-2030 dalam Rapat Pleno Penetapan yang digelar hari ini di Kantor KPU Provinsi Maluku Utara. Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU serta Bawaslu Provinsi Maluku Utara, unsur […]

  • Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

    Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 744
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Halsel, 24 Juli 2025 – Praktisi hukum Halmahera Selatan, Muh. Ramadhan Kelderak, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan pencemaran lingkungan di Desa Kawasi, Pulau Obi, sebagai tindak pidana korporasi, bukan sekadar pelanggaran administratif. Dugaan tersebut mengarah pada perusahaan tambang nikel raksasa PT Harita Group, yang disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas […]

  • Farid, mahasiswa BEM Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, berbicara dalam diskusi RUU KUHAP Yogyakarta

    Diskusi RUU KUHAP Yogyakarta: Haris Azhar vs Eddy Hiariej Bahas Restoratif Justice

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 612
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta — Social Movement Institute (SMI) menggelar diskusi dan debat terbuka bertajuk “Kita Jadi Merdeka atau Dijajah Aparat?” di Auditorium YBW UII, Jalan Cik Di Tiro No.1, Terban, Kota Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025) pukul 07.30 WIB. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, Haris Azhar dan Eddy Hiariej, untuk membahas Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum […]

expand_less