Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » 61 Kebakaran Terjadi di Morotai Selatan, Luas Lahan Terbakar Capai 62 Hektare

61 Kebakaran Terjadi di Morotai Selatan, Luas Lahan Terbakar Capai 62 Hektare

  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menghadapi ancaman serius akibat kebakaran lahan dan permukiman. Selama periode Januari hingga Agustus 2026, tercatat 61 kejadian kebakaran dengan total luas area terbakar mencapai 62,195 hektare.

Data tersebut dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pulau Morotai, Akri Yuti Wijaya, dalam keterangannya baru-baru ini.

Sebagian besar kejadian didominasi oleh kebakaran lahan kering dan semak belukar di sekitar permukiman warga. Faktor musim kemarau yang berkepanjangan serta minimnya sumber air di sejumlah lokasi menjadi kendala utama dalam proses pemadaman.

Berdasarkan pemetaan titik rawan, Desa Gotalamo mencatatkan frekuensi tertinggi dengan 22 kejadian. Disusul oleh Desa Juanga (10 kejadian), Perumahan Amerika di Kilo 2 (9 kejadian), serta Desa Falila dan Dehegila yang masing-masing mengalami 4 kejadian.

Akri menjelaskan bahwa Desa Gotalamo, Juanga, Falila, dan Dehegila masuk dalam kategori risiko tinggi. Sementara itu, Perumahan Amerika dan Desa Darame berada pada kategori risiko sedang.

Ancaman kebakaran tidak hanya merusak lahan, tetapi juga menghanguskan properti warga. Pada 27 Juli 2026, kebakaran di Desa Falila melahap tiga bangunan semi-permanen. Sebelumnya, pada Maret 2026, kawasan Lemonade juga mengalami kebakaran yang menghanguskan rumah dan bengkel milik warga.

Dari sisi luasan, dua kejadian terbesar terjadi pada 27 Juli 2026 di Desa Falila dan 21 Agustus 2026 di Desa Juanga. Masing-masing kejadian mengakibatkan hangusnya lahan seluas sekitar 16 hektare.

Di tengah tingginya angka kejadian, kapasitas penanganan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pulau Morotai masih sangat terbatas. Saat ini, instansi tersebut hanya memiliki dua unit armada, yakni satu mobil pemadam kebakaran dan satu kendaraan suplai air.

Akri mengakui bahwa keterbatasan ini menjadi risiko jika terjadi kebakaran simultan di beberapa lokasi.

“Selama ini dengan satu armada [pemadam] kami masih bisa menjangkau. Namun, saya menekankan pentingnya memiliki dua armada aktif. Jangan sampai terjadi kebakaran di Desa Juanga, lalu secara bersamaan ada kebakaran di Perumahan Amerika atau Desa Daruba. Dengan dua unit, kami bisa membagi tugas,” ujar Akri.

Selain armada, jumlah personel juga jauh dari kebutuhan ideal. Damkar Kabupaten Pulau Morotai saat ini hanya memiliki 16 personel, padahal standar ideal membutuhkan setidaknya 40 orang untuk melayani seluruh wilayah kabupaten.

“Untuk personel, kami masih kekurangan banyak. Seyogianya 40 personel adalah jumlah yang ideal,” tambah Akri.

Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat musim kemarau masih berlangsung. Api dari lahan terbuka berpotensi merambat cepat ke kawasan permukiman jika tidak segera ditangani.

Pemerintah daerah dinilai perlu memperkuat upaya pencegahan, tidak hanya mengandalkan respons pemadaman saat kejadian berlangsung. Penambahan armada dan personel, serta penyediaan titik-titik sumber air strategis di kawasan rawan bencana, menjadi langkah krusial untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran di Pulau Morotai.

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Balengko Creative Media
  • Sumber: Go Indonesia.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manfaat Kunyit untuk Lambung: Solusi Alami untuk Mengatasi Asam Lambung

    Manfaat Kunyit untuk Lambung: Solusi Alami untuk Mengatasi Asam Lambung

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Unsplash Indonesia adalah negeri yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk berbagai tanaman yang sejak dahulu dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Salah satu tanaman yang populer dalam dunia pengobatan alami adalah kunyit. Tidak hanya menjadi bumbu dapur, kunyit juga memiliki khasiat luar biasa untuk kesehatan, khususnya dalam mengatasi masalah asam lambung. Apa Itu Asam Lambung? […]

  • Pembangunan Masjid Pas Ipa Belum Rampung, Warga Minta Penjelasan

    Pembangunan Masjid Pas Ipa Belum Rampung, Warga Minta Penjelasan

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Mangoli Barat, Kepulauan Sula – Proyek pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, hingga kini terhenti tanpa kejelasan, meski telah dimulai sejak 8 Agustus 2024 lalu. Proyek ini dikerjakan oleh CV. Bintang Barat Perkasa dengan nilai kontrak sebesar Rp. 626.814.686,00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bagian […]

  • Kebiasaan tidur siang di berbagai Negara, dan manfaatnya buat tubuh

    Kebiasaan tidur siang di berbagai Negara, dan manfaatnya buat tubuh

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Pexels Ditengah hiruk-pikuk kesibukan kita sehari-hari, sering kali kita mengabaikan hal-hal kecil yang ternyata memiliki dampak besar bagi kesehatan. Salah satu contohnya adalah tidur siang. Meski dianggap kurang umum di Indonesia, tidur siang adalah tradisi yang sudah mengakar di berbagai negara, bahkan menjadi bagian dari budaya mereka, berikut ini adalah kebiasaan tidur di […]

  • Dua Hari Lebih Listrik Padam Total, Warga Pulau Muari Kayoa Barat Menjelis dan Tuntut Respons Cepat PLN

    Dua Hari Lebih Listrik Padam Total, Warga Pulau Muari Kayoa Barat Menjelis dan Tuntut Respons Cepat PLN

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, KAYOA BARAT – Jeritan masyarakat kawasan pesisir dan kepulauan terkait pelayanan dasar kembali mencuat. Warga di Pulau Muari, khususnya yang bermukim di Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, mengeluhkan pemadaman listrik total yang berlangsung sejak 27 hingga 29 Juli 2026. Pemadaman listrik berhari-hari yang kerap berulang dalam beberapa waktu terakhir ini […]

  • Oleh: Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara

    Pemuda Pesakitan, Penikmat Sejarah Peradaban.

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Kita hidup di zaman yang gemerlap tapi sunyi,masa ketika para pemuda lebih sibuk memotret reruntuhan sejarah ketimbang membangunnya kembali. Mereka menjadi penikmat kisah-kisah perjuangan, bukan pelanjut perjuangan itu sendiri. Kita bangga dengan masa lalu, tapi lupa bertanggung jawab atas masa depan. Pemuda hari ini, dalam banyak hal telah menjadi pesakitan sejarah.Tersandera oleh kemapanan, dipenjara oleh […]

  • Sejumlah kapal belum bisa melalui Selat Hormuz dekat pesisir Iran, pada 18 Juni 2026

    Perundingan AS Iran di Swiss Dimulai di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Perundingan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan resmi dimulai di Swiss pada Minggu (21/06/2026). Pertemuan krusial ini tetap berjalan meskipun militer Iran sempat melontarkan pernyataan sepihak terkait penutupan Selat Hormuz sebagai respons atas eskalasi serangan udara Israel di wilayah Lebanon selatan. Pihak militer AS sendiri langsung membantah klaim penutupan jalur maritim strategis tersebut. […]

expand_less