Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » HIPHOP CULTURE » Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

  • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
  • visibility 742
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sumber Foto : Instagram Ongker

Ongker, seorang rapper berbakat asal Indonesia Timur, baru-baru ini berbagi cerita tentang perjalanan musiknya dalam sebuah wawancara eksklusif. Dari awal mula ketertarikannya pada musik hip-hop hingga tantangan yang dihadapi sebagai musisi dari daerah, Ongker membuka pintu bagi kita untuk memahami lebih dalam tentang dirinya dan karya-karyanya.

Awal Mula Tertarik pada Musik Hip-Hop

Ongker mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada musik hip-hop dimulai saat ia pertama kali mendengar lagu Linkin Park yang diputar oleh kakaknya. “Part rap di lagu itu yang membuat saya tertarik,” ujarnya. Ini menjadi cikal bakal kecintaannya pada genre musik tersebut. Ia mulai menciptakan lagu-lagu bergenre hip-hop sekitar tahun 2010-2011, namun baru benar-benar terjun ke panggung dan konsisten berkarya sejak tahun 2013 hingga sekarang.

Sosok yang menginspirasinya untuk memulai karir di dunia hip-hop adalah temannya sendiri, Ega MC. “Dia yang pertama kali membawa saya langsung ke panggung, hingga akhirnya saya berani untuk tetap berkarya di dunia hip-hop sampai sekarang,” tutur Ongker.

Budaya Maluku yang Mempengaruhi Karakter Musiknya

Sebagai seorang yang berasal dari Maluku, Ongker mengakui bahwa budaya, bahasa, dan identitas Maluku sangat mempengaruhi cara ia bermusik. “Karakter saya yang keras dan lantang dalam setiap lagu yang saya buat sangat terpengaruh dari intonasi sehari-hari kami saat berbicara,” jelasnya. Hal ini membuat musiknya tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi representasi dari identitas dan kebanggaan sebagai orang Maluku.

Tantangan sebagai Musisi dari Daerah

Meski memiliki bakat dan passion yang besar, Ongker tidak lepas dari tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan akses dan pengetahuan tentang industri musik. “Dulu, karena jauh dari kota industri, saya tidak tahu cara yang baik untuk mempromosikan dan menjual karya saya,” ungkapnya. Untuk mengatasi hal ini, ia memutuskan untuk datang ke pusat industri musik di kota besar guna belajar lebih banyak dan memperluas jaringan.

Pesan Melalui Musik: Doa dan Konsistensi

Bagi Ongker, musik bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang menyampaikan pesan. “Saya hanya ingin menyampaikan satu hal melalui musik saya: doa dan konsistensi adalah pintu gerbang dari semua jalan,” tegasnya. Dengan semangat pantang menyerah, ia kerap menggaungkan slogan “GAS TRUSSSS” sebagai bentuk motivasi untuk terus berkarya dan tidak mudah putus asa.

Komunitas dan Kolaborasi

Hingga saat ini, Ongker masih aktif tergabung dalam komunitas Alifuru Hip-Hop di Ambon. Komunitas ini menjadi wadah bagi para musisi hip-hop di Maluku untuk belajar dan berkarya bersama. Selain itu, mereka juga berada di bawah payung Ghetto Side Entertainment, yang mencakup Alifuru Hip-Hop, Tickang Palungku, dan Sang Saka. “Ini adalah tempat kami saling mendukung dan mengembangkan diri,” ujar Ongker.

Ongker adalah contoh nyata bagaimana passion, kerja keras, dan konsistensi dapat membawa seseorang menembus batasan geografis dan keterbatasan sumber daya. Dengan membawa identitas Maluku dalam setiap karyanya, ia tidak hanya berkontribusi pada dunia musik hip-hop Indonesia, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya daerahnya kepada dunia. Semoga perjalanan musik Ongker terus menginspirasi generasi muda, terutama mereka yang berasal dari daerah, untuk tidak takut bermimpi besar dan terus berkarya. **GAS TRUSSSS!**

  • Penulis: balengko space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta

    Muh Faisal Terpilih sebagai Ketua PC PMII D.I. Yogyakarta dalam Konfercab XLVI

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muzsta
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) – Konferensi Cabang (Konfercab) PMII D.I. Yogyakarta ke-46 resmi menetapkan Muh Faisal sebagai Ketua PC PMII DIY terpilih. Proses pemilihan berlangsung pada Senin pagi, 8 Desember 2025, bertempat di Pondok Pesantren Al Kodir, Kaliurang. Pemilihan berlangsung demokratis dengan menghadirkan dua pasangan calon: Setelah melalui proses pemungutan suara, Muh Faisal unggul dan dinyatakan sebagai […]

  • Source : Getty Image

    ISRAEL-PALESTINA TERCIPTA DARI TANAH SENGKETA

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Apakah konflik antara orang-orang yahudi Israel dengan orang-orang arab palestina adalah konflik agama atau hanya rebutan tanah sengketa saja? Dengan pendekatan historis dapat kita temukan jawaban yang sebenarnya atas pertanyaan tersebut. Dulu, pendiri Koloseum di Romawi bernama Vespasianus yang sekaligus menjabat sebagai Walikota Romawi. Pada tahun 1979 Koloseum ini berhasil diresmikan oleh anaknya Vespasianus bernama […]

  • Pekerja tambang

    Ribuan TKA di Tambang Maluku Utara: Kegagalan Regulasi dan Pembiaran Sistemik yang Mengorbankan Hak Konstitusional Rakyat

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy, S.H. Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Masuknya ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke sektor pertambangan nikel baik buruh kasar atau pun tenaga kerja asing profesional di Maluku Utara bukan sekadar persoalan ekonomi ataupun isu tenaga kerja. Ini adalah masalah hukum, pembiaran administratif, dan kegagalan negara menegakkan mandat konstitusi. Ketika ribuan pekerja lokal menganggur, tetapi kawasan industri nikel justru dipenuhi pekerja asing […]

  • Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Sula, (16/3/25) – Komunitas Literasi PATCOIFA Sula bersama Komunitas Anak Falabisahaya (KAF) telah resmi membuka kegiatan Kontes Literasi Ramadhan dengan tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Keislaman di Bulan Suci Ramadhan”. Acara yang dilaksanakan di Desa Falabisahaya ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam selama bulan Ramadhan. Kontes Literasi Ramadhan ini akan […]

  • Kolaborasi PKPM Nuku Yogyakarta dan Taman Pelajar Aceh Meriahkan HUT Tidore ke-917

    Kolaborasi PKPM Nuku Yogyakarta dan Taman Pelajar Aceh Meriahkan HUT Tidore ke-917

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 27 April 2025 – Perkumpulan Keluarga Pemuda Mahasiswa (PKPM) Nuku Yogyakarta bersama Taman Pelajar Aceh sukses menggelar peringatan Hari Jadi Tidore (HJT) ke-917 kegiatan ini di gelar pada Sabtu, (26/4/25) Balai Bale gading Asrama Putri Aceh Yogyakarta. Kolaborasi lintas budaya ini menegaskan semangat persatuan Indonesia dari Aceh hingga Maluku Utara. Siti Chumairah Anwar, Ketua […]

  • Debat terbuka Sergap Eddy di Boulevard UGM Yogyakarta menghadirkan Wakil Menteri Hukum RI Eddy Hiariej, akademisi, dan mahasiswa membahas RKUHAP.

    Kasus Maba Sangaji Disorot di Debat Terbuka bertajuk ‘Sergap Eddy’ di UGM Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.467
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta – Kasus Maba Sangaji di Halmahera Timur menjadi salah satu isu  yang mencuat dalam debat terbuka bertajuk “Sergap Eddy” yang digelar di Boulevard Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025). Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB ini dihadiri Wakil Menteri Hukum RI, Eddy Hiariej, yang memenuhi tantangan untuk berdebat selama 7 x […]

expand_less