Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Lapang Warisan Hidupkan Permainan Tradisional

Lapang Warisan Hidupkan Permainan Tradisional

  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 1.193
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, Ternate – Di tengah derasnya arus globalisasi dan dominasi konten digital, sejumlah anak muda di Ternate menggagas sebuah gerakan sosial bertajuk Lapang Warisan. Komunitas ini hadir sebagai ruang alternatif untuk melestarikan permainan tradisional sekaligus menjadi tempat healing yang murah dan menyenangkan bagi masyarakat, terutama anak-anak.

Permainan seperti Balengko-Balengko (petak kumpet) ,Boi Tampurung, Benteng, Tek 20, Kelereng, Lompat karet, Congklak, hingga Jilo-Jilo kembali dimainkan dalam kegiatan komunitas ini. Tujuannya sederhana namun bermakna: menghidupkan kembali nilai-nilai solidaritas dan kebersamaan yang terkandung dalam permainan masa kecil generasi 90-an.

Komunitas Anak Muda dan Budaya Lokal

Dalam wawancara bersama Balengko Space, Ain-salah satu anggota komunitas dan alumni Universitas Khairun Ternate mengungkapkan bahwa Lapang Warisan lahir dari inisiatif delapan orang sahabat: Ase, Aiin, April, Nu, Iqbaal, Ino, Ikay, dan Ipul. Mereka prihatin dengan semakin terpinggirkannya permainan tradisional, terutama di kalangan anak-anak yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar gadget.

“Lapangan Warisan adalah komunitas anak muda yang mengusung konsep healing melalui pelestarian budaya dan edukasi sosial. Dengan semangat kebersamaan, kami ingin menghadirkan ruang rehat dari hiruk-pikuk dunia digital sembari merawat nilai-nilai lokal yang mulai terlupakan,” ujar Ain dalam wawancara daring pada Sabtu malam (2/8).

Lapangan warisan

Komunitas Lapang warisan sedang bersama anak-anak bermain permainan Tradisional | Sumber foto : Dok. Lapangan warisan

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (1)

  • Saiful Jufri (Ipul)

    Terima kasih atas respon positifnya,, kami akan selalu semangat untuk menggelarkan kegiatan ini hingga dikenal lebih luas oleh masyarakat lokal maupun nasional. Tujuan kami tidak sampai disini saja akan berlanjut pergenerasi untuk memberikan edukasi serta semangat positif bagi anak-anak maupun orang dewasa, kami berharap ini bisa di jangkau luas oleh pihak pemerintah setempat maupun pusat.

    Balas5 Agustus 2025 4:06 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Keluarga Korban Kekerasan di Sula Laporkan Polres ke Propam Polri Terkait Restorative Justice Kasus Kematian

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 316
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Perwakilan keluarga korban kekerasan di Desa Kou, Supriyadi Umasangadji, resmi melaporkan dugaan pelanggaran kode etik personel Polres Kepulauan Sula ke Propam Polri, Rabu (4/2/2026). Laporan ini dilayangkan setelah polisi diduga membebaskan pelaku pembunuhan dengan dalih keadilan restoratif (restorative justice), yang dinilai melanggar hukum positif. Pelanggaran Prosedur Hukum Pihak keluarga menegaskan bahwa tindakan […]

  • ILUSTRASI: Hukum tetap tegak di atas tekanan kelompok.| Sumber gambar Ilustrasi: Istimewa

    LBH Ansor Malut Tegaskan: SK Hukuman Salmin Janidi Sah dan Tidak Bisa Dibatalkan oleh Tekanan Kelompok

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyampaikan sikap resmi terkait insiden masuknya sekelompok orang yang mengatasnamakan Brigade Sofifi ke Kantor BKD Provinsi Maluku Utara. Kelompok tersebut diduga menekan Plt Kepala BKD, Zulkifli Bian, agar mencabut Keputusan Gubernur terkait hukuman disiplin terhadap mantan Kepala Dinas Perhubungan, Salmin Janidi, S.H., M.Hum. LBH Ansor […]

  • Massa aksi membentangkan spanduk berisi kritik tajam dan penolakan terhadap Budiman Sudjatmiko serta Nusron Wahid di tengah forum diskusi "Pancasila Pemersatu Bangsa" di GIK UGM, Yogyakarta, Senin (15/6/2026). Ketegangan ini memaksa panitia dan aparat keamanan mengevakuasi para pejabat negara tersebut dari lokasi acara. (Foto: Istimewa)

    Dituding ‘Pengkhianat Reformasi’, Kehadiran Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid di UGM Ditolak Massa

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 284
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Gelombang pergerakan mahasiswa di ruang akademis kembali memanas. Forum diskusi kebangsaan bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” yang diselenggarakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin malam (15/06/2026) berakhir dengan ketegangan hebat. Ratusan mahasiswa menggelar aksi protes keras yang berujung pada pembubaran paksa acara. Insiden Diskusi Pancasila […]

  • Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

    Kedaulatan di Setiap Ombak: Anak Pulau Loloda dan Perjuangan Menjaga Laut Halmahera

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Di tepi lautan luas yang menelan cakrawala, pulau-pulau kecil di Loloda negeri para tetua di Halmahera bagian Utara berdiri sebagai benteng sunyi. Tidak banyak yang memikirkan keberadaan mereka, kecuali saat badai datang atau wacana geopolitik dunia bergeser. Namun, bagi mereka yang tinggal di sana, setiap jengkal tanah, setiap hempasan ombak adalah pernyataan eksistensi yang tak […]

  • Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta

    Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Republik ini didirikan di atas darah, air mata, dan janji emansipasi yang radikal. Namun, di antara deretan bapak bangsa, ada satu narasi yang kerap dipinggirkan dalam kurikulum pendidikan formal kita yaitu gagasan Tan Malaka. Sebagai arsitek Republik yang bergerak di bawah tanah, Tan Malaka menolak kompromi. Ia mendambakan “Merdeka 100 Persen”, sebuah kemerdekaan yang tidak […]

  • peserta lomba domino HUT RI ke-80 Halmahera Tengah adu strategi di meja pertandingan

    Domino HUT RI ke-80 di Halteng, Wakil Bupati Turun Arena

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 848
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, WEDA –(11/8/25) Pada 8–9 Agustus 2025, Pendopo Falcilno Weda dipenuhi semangat kompetisi dan kebersamaan. Sebanyak 64 peserta beradu strategi dalam lomba domino HUT RI ke-80 Halmahera Tengah, bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini. Pertandingan dimulai sejak babak penyisihan. Suasana semakin memanas di babak 16 besar, 8 besar, semifinal, hingga final. Penonton bersorak […]

expand_less