Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Lagu Wajib Nasional untuk Memeriahkan Lomba 17 Agustus

Lagu Wajib Nasional untuk Memeriahkan Lomba 17 Agustus

  • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
  • visibility 980
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE – Setiap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus, suasana meriah terasa di berbagai daerah. Beragam perlombaan, mulai dari panjat pinang hingga tarik tambang, menjadi ciri khas perayaan. Namun, kemeriahan tersebut akan terasa lebih lengkap dengan lantunan lagu-lagu wajib nasional yang mampu membangkitkan semangat kebersamaan dan nasionalisme.

Berikut daftar lagu wajib nasional yang direkomendasikan untuk diputar dalam setiap momen lomba 17 Agustus.

1. Indonesia Raya

Sebagai lagu kebangsaan, Indonesia Raya menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap upacara pembukaan lomba. Dinyanyikan bersama, lagu ini bukan sekadar penghormatan kepada negara, tetapi juga momen untuk menyatukan hati dan menguatkan rasa persatuan sebelum perlombaan dimulai.

2. Hari Merdeka (17 Agustus 1945)

Lagu karya H. Mutahar ini memiliki lirik penuh semangat dan irama dinamis. Tidak heran, Hari Merdeka kerap menjadi pembakar semangat di awal perlombaan atau saat suasana perayaan sedang memuncak.

3. Bagimu Negeri

Dengan lirik yang mengandung pesan pengabdian total kepada Tanah Air, Bagimu Negeri cocok diputar di sela-sela kegiatan atau saat pengumuman pemenang lomba. Lagu ini menjaga suasana tetap khidmat sambil membangkitkan rasa cinta tanah air.

4. Satu Nusa Satu Bangsa

Lagu ini menggaungkan persatuan bangsa Indonesia. Sangat sesuai untuk diputar pada lomba yang melibatkan peserta dari berbagai latar belakang, seperti lomba antar RT, antar sekolah, atau antar divisi di lingkungan kerja.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Raya Rumput Laut di Pulau Santari, Wagub Malut Sarbin Sehe Tinjau Langsung Produktivitas Petani Pesisir

    Panen Raya Rumput Laut di Pulau Santari, Wagub Malut Sarbin Sehe Tinjau Langsung Produktivitas Petani Pesisir

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Halmahera Selatan, Sabtu, 03 Mei 2025 –Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menghadiri Panen Raya Rumput Laut di Pulau Santari, Desa Madapolo Timur, Kecamatan Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan. Ia datang bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Abdullah Assegaf, serta Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara, Fauji Momole. Mereka […]

  • Organda Morotai Tolak Kenaikan Dexlite

    Tolak Kenaikan Dexlite, Organda Morotai Gelar Hearing di DPRD: Ancam Mogok Massal 7 Hari

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 375
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI, BALENGKO SPACE – Gelombang protes akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai menyasar sektor transportasi di daerah. Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Organisasi Angkutan Darat (DPC Organda) Kabupaten Pulau Morotai menggelar aksi konvoi dan hearing di Kantor DPRD Pulau Morotai, Senin (11/5/2026). Aksi ini dipicu oleh kenaikan harga […]

  • Sarbin Sehe Memulai Tugas sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dengan Apel Perdana di Gosale Puncak

    Sarbin Sehe Memulai Tugas sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dengan Apel Perdana di Gosale Puncak

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 756
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Sofifi, Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pelantikan Kepala Daerah di Jakarta, pada Minggu, 23 Februari 2025, Sarbin Sehe tiba di Ternate. Pagi ini, Senin, 24 Februari 2025, hari pertama Sarbin Sehe sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara dimulai dengan memimpin apel perdana yang diadakan di Gosale Puncak, tepatnya di halaman kantor Gubernur Provinsi Maluku […]

  • Ketua Cabang PMII Kota Ternate, Safrian Sula

    PMII Ternate Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Syarat Rekrutmen PPPK Paruh Waktu, Pemkot Diminta Beri Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Proses penerimaan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kota Ternate pada tahun ini menyedot perhatian publik. Program tersebut pada dasarnya dinilai positif karena menjadi langkah penataan birokrasi sekaligus memberikan kepastian status bagi tenaga honorer untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, munculnya dugaan adanya peserta yang lolos […]

  • PW GP Ansor Malut bertemu Gubernur  Malut Sherly Tjoanda untuk pemantapan Pelantikan

    PW GP Ansor Malut bertemu Gubernur Malut Sherly Tjoanda untuk pemantapan Pelantikan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.470
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Ternate,  (25/7/25) Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Maluku Utara siap menggelar pelantikan kepengurusan baru dan meresmikan Kebun Ansor pada 9 Agustus 2025. Kedua agenda tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Utara, serta Wakil Gubernur jika tidak ada halangan. Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, mengatakan bahwa […]

  • Pekerja tambang

    Ribuan TKA di Tambang Maluku Utara: Kegagalan Regulasi dan Pembiaran Sistemik yang Mengorbankan Hak Konstitusional Rakyat

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy, S.H. Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Masuknya ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke sektor pertambangan nikel baik buruh kasar atau pun tenaga kerja asing profesional di Maluku Utara bukan sekadar persoalan ekonomi ataupun isu tenaga kerja. Ini adalah masalah hukum, pembiaran administratif, dan kegagalan negara menegakkan mandat konstitusi. Ketika ribuan pekerja lokal menganggur, tetapi kawasan industri nikel justru dipenuhi pekerja asing […]

expand_less