Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » HIPPMAMORO Yogyakarta Desak Pemda Morotai dan Gubernur Maluku Utara Tuntaskan Masalah Kapal Pakura

HIPPMAMORO Yogyakarta Desak Pemda Morotai dan Gubernur Maluku Utara Tuntaskan Masalah Kapal Pakura

  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 570
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Yogyakarta (BALENGKO), 25 September 2025 –Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai (HIPPMAMORO) Yogyakarta menegaskan sikap atas maraknya kapal pakura yang masuk ke wilayah tangkap nelayan tuna di Kabupaten Pulau Morotai. Aktivitas kapal tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan pemerintah daerah dan DPRD. Lebih jauh lagi, kondisi ini mengancam keberlangsungan hidup nelayan kecil yang bergantung pada hasil tangkapan tradisional.

Para nelayan sudah berulang kali menyuarakan keresahan mereka. Namun, hingga kini Pemda Pulau Morotai maupun Gubernur Maluku Utara belum mengambil langkah nyata. Akibatnya, muncul kesan pemerintah daerah abai terhadap rakyat kecil yang justru menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Ketua HIPPMAMORO Yogyakarta, Faturahman Djaguna, menegaskan:
“Kami mendesak Pemda Morotai bersama DPRD serta Gubernur Maluku Utara untuk segera menuntaskan persoalan kapal pakura. Jangan hanya diam dan berpihak pada elite, karena mandat kekuasaan adalah bekerja untuk rakyat. Jika tidak ada tindakan nyata dalam waktu dekat, maka kami akan melakukan konsolidasi lebih luas sebagai bentuk perlawanan rakyat terhadap kebijakan yang abai pada nelayan.” Tegasnya

Menurut HIPPMAMORO Yogyakarta, persoalan ini tidak bisa lagi ditunda. Pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret:

  1. Menindak tegas kapal pakura yang masuk ke wilayah tangkap nelayan Morotai.
  2. Memberikan perlindungan hukum dan kebijakan jelas bagi nelayan lokal.
  3. Mendorong DPRD Morotai dan Gubernur Maluku Utara agar tidak menutup mata terhadap keresahan rakyat.

Nelayan Morotai bukan hanya penjaga laut, tetapi juga garda terdepan ketahanan pangan bangsa. Negara tidak boleh membiarkan mereka kalah di laut sendiri akibat lemahnya keberpihakan pemerintah.

Hidup Nelayan!
Hidup Rakyat!
Hidup Morotai!

Yogyakarta, 24 September 2025
Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Morotai Yogyakarta.

(Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 369
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Yogyakarta, 3 Juni 2025 – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata (HIMAIT) resmi memilih pemimpin baru dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 yang berlangsung Sabtu (1/6) di Asrama Sula, Yogyakarta. Afif Salih Buton terpilih sebagai Ketua Umum, sementara Muh. Keven Sarkol atau Faldo Rettob mendampingi sebagai Wakil Ketua Umum untuk periode 2025–2026. Afif menyampaikan […]

  • HALAL BI HALAL dan ANTI-OTORITARIANISME

    HALAL BI HALAL dan ANTI-OTORITARIANISME

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Halal bi Halal sebagai terminologi khas yang hanya dikenal di Indonesia. Jika dilihat dari struktur bahasanya, bahwa Halal bi Halal ini adalah murni bahasa arab yang terdiri dari tiga suku kata, yakni Halal, bi, dan Halal. Tapi orang arab sendiri tidak mengerti apa itu istilah Halal bi Halal ini dan didalam kamus bahasa arab tidak […]

  • Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

    Gelar Hari Gizi Nasional ke-65: Tidak hanya Hiburan tetapi harus menjadi Momen Penting untuk Edukasi Gizi dan Kesehatan

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Hari Gizi Nasional ke-65 yang mengusung tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat” menjadi salah satu momen strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam kehidupan sehari-hari. Tema ini sangat relevan mengingat tingginya angka permasalahan gizi di Indonesia, seperti stunting, obesitas, dan kekurangan zat gizi mikro yang masih menjadi tantangan […]

  • Upacara HUT RI ke-80 di Lapas Jambula, Ternate

    Bukan Sekadar Upacara! Sambutan Wakil Gubernur Malut di HUT RI ke-80: Soroti Capaian Presiden

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 635
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – TERNATE – Sambutan Wakil Gubernur Malut pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapas Jambula, Ternate, Minggu (17/8/2025), menjadi sorotan utama. Ia menyampaikan amanat Presiden RI yang menekankan capaian strategis pemerintah di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Pemerintah mencatat kinerja positif di sektor ekonomi. Indonesia tumbuh 5,12% pada kuartal II 2025. Realisasi […]

  • KH. Sarbin Sehe: Kesejahteraan Buruh, Kesejahteraan Bangsa

    KH. Sarbin Sehe: Kesejahteraan Buruh, Kesejahteraan Bangsa

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Ternate, Kamis (1/5/2025) -Menghormati buruh dan menjaga martabat bangsa menjadi pesan utama Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5/2025). Dalam keterangannya, KH. Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh buruh dan pekerja yang telah berkontribusi besar bagi pembangunan nasional. “Buruh adalah pekerja tangguh. Mereka tidak hanya berkontribusi di […]

  • Arti jahil murakkab

    Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Secara bahasa, kata jahil berasal dari bahasa Arab al-jahl yang berarti: tidak mengetahui, kebodohan, lawan dari ilmu. Orang yang jahil adalah orang yang tidak memiliki pengetahuan atau bertindak tanpa dasar ilmu. Sementara itu, beberapa ulama menjelaskan makna jahil sebagai berikut: Imam Al-Raghib Al-Ashfahani menjelaskan bahwa jahil adalah kosongnya jiwa dari ilmu dan pengetahuan yang benar. […]

expand_less