Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan

Proyeksi IAIN Ternate Menuju UIN Sultan Baabullah: Transformasi Akademik dan Tantangan Masa Depan

  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • visibility 1.630
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia yang di dalamnya adalah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Menjadi sesuatu yang niscaya bahwa ada sisi dan dinamika lain yang mengemuka dari civitas akademika agar dinyalakan api perubahan atau transformasi yang terjadi di lingkungan Kampus ke-islaman ini adalah besarnya ekspektasi-harapan publik Maluku Utara untuk bisa melihat secara nyata mutaghayyirah-perubahan paradigma akademik yang harus terjadi di Kampus IAIN Ternate. Implikasi terbesar untuk mewujudkan transformasi di lingkungan IAIN Ternate adalah bagaimana Kampus Keagamaan Islam Negeri ini mampu berkiprah dalam konteks dan perspektif yang waasi’un-luas dalam membangun dan mengembangkan secara tajam al-hadharah-budaya akademik, budaya penelitian, dan budaya pengabdian terhadap pengembangan masyakarat Islam Kepulauan di Maluku Utara. Transliterasi atas perubahan tersebut secara komprehensif harus mampu dibuktikan oleh IAIN Ternate untuk cepat dan sesegera mungkin men-contruct pemikiran role model Islam Kepulauan yang memiliki kesigapan dan kesiapan untuk merespon dan mengembangkan paham ke-Islaman yang mendorong terwujudnya kemashlahatan al-waqi’yyah-realistis bagi masyarakat Islam Kepulauan di Jaziratul Muluk.

 Konstruktivisme yang dimunculkan atas terwujudnya proses transformasi tersebut harus dikonsepsikan dalam format-bentuk terciptanya sebuah polarisasi dalam “frame” aktualisasi pemikiran ke-Islaman yang lebih-lebih peka lagi dalam merespon berbagai musykilah-persoalan kebangsaan, kerakyatan, dan ke-ummatan sekaligus di Provinsi Maluku Utara, sehingga transformasi dimaksud tidak kemudian hanya dipandang sebagai “kemubaziran akademik” yang tak jelas orientasinya-dis-orientasi. Memang perlu diakui bahwa kekuatan dan kebesaran dunia akademik yang dimiliki oleh PTKIN di Indonesia, khsusnya di IAIN Ternate tidak bisa diukur dan ditentukan hanya dengan keberhasilan peningkatan alih status dari STAIN ke IAIN Ternate dan adanya rencana besar untuk beralih status lagi dari IAIN ke UIN SUBA-Sultan Baabullah Ternate. Akan tetapi lebih dari itu, kebesaran dan kekuatan akademik di IAIN Ternate terletak pada pembuktian terhadap eksistensi dan kiprah nyata secara kelembagaannya sendiri. Kampus Keagamaan Islam ini harus mampu membuktikan sekaligus membangun serta mengokohkan diri menjadi institusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri satu-satunya di Maluku Utara yang memiliki budaya riset unggul, meningkatkan frekuensi instrumen baru untuk menunjukkan reputasi Kampus Keagamaan Islam ini untuk mendapatkan apresisasi oleh masyarakat Maluku Utara dan stakeholders kelembagaan lainnya di Provinsi Maluku Utara.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (1)

  • Todd

    Sangat setuju dengan pandangan Pak Fahrul mengenai pentingnya nalar kritis dalam transformasi IAIN Ternate menuju UIN Sultan Baabullah, terutama agar kampus tidak hanya menjadi “cagar budaya” tapi pusat peradaban yang modern. Terkait visi universitas yang berbasis teknologi dan kebutuhan holistik, apakah dalam perencanaan transformasi ini juga mencakup standar kesehatan lingkungan kampus yang lebih baik? Saya sedang meriset standar pengobatan darurat untuk civitas akademika di daerah kepulauan, dan menemukan referensi ini https://e-residence.com/nifonline/ mengenai ketersediaan obat-obatan esensial. Menurut Bapak, sejauh mana kesiapan infrastruktur medis kampus dalam mendukung produktivitas mahasiswa agar tetap unggul dan sehat di masa depan?

    Balas1 Maret 2026 7:49 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa-siswi SMP Al-Qur'an Putra Bahari menyimak paparan Satgaswil Malut Densus 88 AT Polri terkait cara sehat bermedia sosial di Kota Ternate, Rabu (11/2/2026). Densus 88 mencatat 112 anak terpapar radikalisme sepanjang tahun 2025 akibat rekrutmen daring. (Foto: Istimewa)

    Waspada Digital Grooming, Densus 88 Edukasi Siswa SMP di Ternate Cegah Radikalisme

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 122
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara Densus 88 Antiteror Polri membentengi siswa SMP Al-Qur’an Putra Bahari Kota Ternate dari ancaman radikalisme melalui media sosial dan game online, Rabu (11/2/2026). Langkah ini merespons maraknya fenomena digital grooming yang menyasar anak-anak sebagai target rekrutmen kelompok ekstremis. Anggota Tim Pencegahan Satgaswil Malut Densus 88 AT […]

  • Kebakaran Ternate ilustrasi

    Kebakaran di Ternate Marak, LBH Ansor Desak Polres Lakukan Penyelidikan Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Kebakaran di Ternate yang terjadi secara beruntun dalam beberapa waktu terakhir memicu perhatian serius dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyoroti sedikitnya empat peristiwa kebakaran yang terjadi di lokasi berbeda, yakni Bastiong Talangame, kawasan Stadion, Kelurahan Takoma (Warung Bakso Fajar), serta wilayah Perikanan. […]

  • Oleh : Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia) Foto : Istimewa

    Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut Marut

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Asmaul Jinudin (Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia)
    • visibility 342
    • 0Komentar

    “Di tengah gemerlap kota yang bising, disudut ruang yang hampa. Terdengar suara tangisan rakyat jelata yang menunggu dan menagih janji pemerinta terhadap kesejatraan rakyatnya.” Menolak Lupa dalam Pusaran Janji yang Karut-Marut memanifestasikan sebuah resistensi epistemologis terhadap dekadensi moral yang terbungkus dalam retorika banal. Dalam menggunakan kacamata fenomenologi Edmund Husserl, janji semestinya merupakan sebuah bentuk intensionalitas […]

  • HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    HERMENEUTIKA PEMBEBASAN DAN PERAN STRATEGIS TOKOH AGAMA

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Sahrul Ali Poipessy
    • visibility 827
    • 0Komentar

    Hermeneutika pembebasan berangkat dari pendekatan yang ditawarkan oleh Hasan Hanafi dalam rangka untuk memahami Al-Qur’an. Pendekatan ini merupakan salah satu cara dan alternatif baru dalam menafsirkan teks suci dengan tujuan untuk membebaskan manusia dari berbagai bentuk ketidakadilan, penindasan, dan eksploitasi. Dalam pengembangannya, Hanafi banyak dipengaruhi oleh pemikiran Hans-Georg Gadamer dan Edmund Husserl yang merupakan dua […]

  • Source : Istimewa

    SMIT Geruduk Mabes Polri, Laporkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Solidaritas Masyarakat Indonesia Timur (SMIT) mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Jumat (13/2/2026). Massa menuntut penindakan tegas terhadap sindikat rokok ilegal yang dinilai telah merugikan negara dalam skala masif di wilayah Maluku Utara. Koordinator Lapangan SMIT, Valdo JR, mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi di lapangan, Pelabuhan Tobelo diduga kuat menjadi […]

  • Syawalan dan Silaturahmi warga Maluku Utara di Yogyakarta 2025

    Syawalan dan Silaturahmi warga Maluku Utara di Yogyakarta 2025

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 696
    • 0Komentar

    Yogyakarta, (19/4/25) — Sesepuh Maluku Utara, mahasiswa, dan perwakilan Organda kabupaten berkumpul di Pantai Depok, Yogyakarta, dalam acara syawalan dan silaturahmi. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB dan menjadi momen halal bihalal warga Maluku Utara yang menetap di Yogyakarta. Acara berlangsung santai namun penuh makna. Para sesepuh dan mahasiswa mengikuti rangkaian […]

expand_less