Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 570
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lingkungan yang alami, aman dan nyaman selalu menjadi keinginan bagi setiap manusia, terutama dilingkungan kampus supaya Mahasiswa/i dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran terutama dalam menghadapi isu lingkungan yang semakin hari berdampak. Mahasiswa merupakan Agen Perubahan serta generasi penerus bangsa, selalu dituntut untuk mampu membawa perubahan dimanapun berada, termasuk dilingkungan kampus itu sendiri.

Eksistensi kesadaran Mahasiswa sebagai masyarakat intlektual memiliki tanggung jawab yang besar sebagai pelestari lingkungan Perguruan Tinggi dalam menjaga kelestarian lingkungan kampus yang seharusnya menjadi tempat yang bersih, rapi serta peduli terhadap lingkungan sekitar seperti membuang sampah pada tempatnya. Namun kenyataannya masih sering dijumpa sebaliknya, sampah berserakan di berbagai sudut kampus, mulai dari halaman, sampai ke ruang kelas.

Mahasiswa dengan kebiasaan membuang sampah sembarangan, meskipun tempat sampah telah disediakan di area kampus, sikap acuh tak acuh yang sering kali dilakukan Mahasiswa menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih belum sepenuhnya tertanam dalam pola pikir Mahasiswa. Selain itu, kurangnya sosialisasi serta edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar oleh pihak perguruan tinggi juga menjadi salah satu faktor penting terhadap rendahnya kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekitar. Mahasiswa seharusnya dapat mempengaruhi lingkungan, bukan dipengaruhi oleh lingkungan. Sehingga Mahasiswa harus berperan aktif dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang alami, aman serta nyaman untuk berbagai aktivitas akademis.

Persoalan ini menimbulkan pertanyaan, mengapa justru Mahasiswa sebagai kaum intelektual masih kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan kampus?. Krisis kepedulian lingkungan inilah yang menjadi tantangan serius yang perlu segera diatasi oleh Perguruan Tinggi. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya kesadaran Mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Ketidakpedulian yang dilakukan oleh Mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan kampus dapat memperlambat keefektivitasan dalam pembelajaran serta membuat lingkungan belajar menjadi tidak nyaman. Begitu pula sebaliknya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan mampu memberikan berbagai manfaat, antara lain proses belajar akan menjadi lebih efektif serta suasana belajar akan terasa lebih nyaman. Hal ini dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan merupakan aspek penting yang akan mempengaruhi kelancaran serta keberhasilan dalam aktivitas belajar dilingkungan Perguruan Tinggi. Untuk itu diperlukan perhatian khusus serta upaya mencari solusi efektif guna meningkatkan kesadaran Mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan kampus, yang mungkin bersumber dari berbagai faktor, seperti pengaruh lingkungan pertemanan atau bahkan kurangnya rasa bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Mengatasi krisis kepedulian terhadap lingkungan di kalangan Mahasiswa, diperlukan adanya pendekatan secara langsung oleh pihak Perguruan Tinggi serta berkelanjutan. Pertama, Perguruan Tinggi harus lebih aktif dalam mengadakan sosialisasi dan edukasi terkait pentingnya menjaga lingkungan. Seminar, workshop, serta kampanye lingkungan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan kesadaran Mahasiswa terhadap kebersihan lingkungan. Kedua, kampus perlu menyediakan fasilitas yang dapat mendukung perilaku ramah lingkungan, seperti tempat sampah terpilah, stasiun isi ulang air minum, serta sistem daur ulang yang efektif. Dengan adanya fasilitas yang memadai, Mahasiswa akan lebih mudah menerapkan kebiasaan peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun disisi lain Mahasiswa sendiri harus mengambil inisiatif untuk berubah, kesadaran untuk menjaga lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dengan membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, serta berpartisipasi dalam kegiatan lingkungan, Mahasiswa dapat menjadi Agen Perubahan dalam menciptakan kampus yang bersih dan hijau.

  • Penulis: Mursid Puko
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peserta lomba domino HUT RI ke-80 Halmahera Tengah adu strategi di meja pertandingan

    Domino HUT RI ke-80 di Halteng, Wakil Bupati Turun Arena

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 837
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, WEDA –(11/8/25) Pada 8–9 Agustus 2025, Pendopo Falcilno Weda dipenuhi semangat kompetisi dan kebersamaan. Sebanyak 64 peserta beradu strategi dalam lomba domino HUT RI ke-80 Halmahera Tengah, bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini. Pertandingan dimulai sejak babak penyisihan. Suasana semakin memanas di babak 16 besar, 8 besar, semifinal, hingga final. Penonton bersorak […]

  • KETUA FATAYAT NU CABANG TIDORE

    Astuti Ardenan Terpilih Jadi Ketua Fatayat NU Tidore, Fokus Isu Perempuan dan Anak

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.640
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TIDORE – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Tidore resmi menetapkan Astuti Ardenan sebagai Ketua Umum periode 2025–2030. Pemilihan berlangsung pada Minggu (3/8/2025) di Kedai Sahabat, kawasan Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan. Astuti terpilih setelah mengantongi rekomendasi dari tujuh ranting Fatayat NU yang tersebar di delapan kecamatan di wilayah Tidore Kepulauan. Satu ranting lainnya […]

  • Sherly Play Button

    Sherly Tjoanda Disorot, “Jakarta” Digugat: Membaca Federalisme Fiskal dan Aksi Mahasiswa di Jogja

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Dalam episode Balengko Space kali ini, kami berbincang bersama Hendra Kasim, akademisi asal Maluku Utara yang sedang melanjutkan studi doktoral (S3) di Yogyakarta. Kami membahas sejumlah isu yang sedang menjadi perhatian publik: mulai dari kebijakan pemerintah daerah di bawah Sherly Tjoanda, ketimpangan hubungan fiskal pusat dan daerah hingga aksi mahasiswa Maluku Utara di Yogyakarta. Nonton […]

  • Oleh: Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara

    Pemuda Pesakitan, Penikmat Sejarah Peradaban.

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Kita hidup di zaman yang gemerlap tapi sunyi,masa ketika para pemuda lebih sibuk memotret reruntuhan sejarah ketimbang membangunnya kembali. Mereka menjadi penikmat kisah-kisah perjuangan, bukan pelanjut perjuangan itu sendiri. Kita bangga dengan masa lalu, tapi lupa bertanggung jawab atas masa depan. Pemuda hari ini, dalam banyak hal telah menjadi pesakitan sejarah.Tersandera oleh kemapanan, dipenjara oleh […]

  • KAWAL APBD: Naswin Rowo, Anggota DPRD Pulau Morotai, berdialog langsung dengan warga Desa Momojiu dalam agenda Reses I, Sabtu (14/3). Sejumlah aspirasi mulai dari pembangunan talud penahan ombak hingga instalasi PDAM diserap untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama Pemerintah Daerah. Play Button

    Serap Aspirasi di Desa Momojiu, Naswin Rowo Kawal Usulan Warga Masuk APBD

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 610
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, melaksanakan agenda Reses I Masa Sidang I Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Momojiu, Kecamatan Morotai Selatan, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi wakil rakyat tersebut untuk menjaring keluhan serta kebutuhan mendesak masyarakat di daerah pemilihannya. Agenda ini […]

  • DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jailolo (BALENGKO) – DPRD Kabupaten Halmahera Barat resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) RSUD Jailolo dalam rapat paripurna, Kamis (16/4/2026). Langkah ini diambil untuk menelusuri berbagai persoalan yang mencuat, mulai dari pelayanan hingga pengelolaan rumah sakit. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Halmahera Barat, F. Glen Balatjai, mengapresiasi seluruh fraksi yang telah bersepakat hingga pansus terbentuk. “Ini […]

expand_less