Lawan Apatisme Pemuda, HMI Yogyakarta Gelar Sekolah Politik dan Demokrasi
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak

HMI Cabang Yogyakarta gelar Sekolah Politik dan Demokrasi di DPRD DIY. Program ini bertujuan melawan ketidakpercayaan pemuda terhadap parpol dan elit politik. | Source : Istimewa
BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Pandangan negatif terhadap politik di kalangan generasi muda menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Berdasarkan Survey Nasional Muda Bicara tahun 2025, sebanyak 49 persen anak muda menyatakan ketidakpercayaan mereka terhadap partai politik akibat kekecewaan pada kinerja elit, penyalahgunaan wewenang, hingga praktik politik uang.
Merespons kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta menginisiasi langkah konkret melalui program “Sekolah Politik dan Demokrasi”. Kegiatan perdana ini diselenggarakan di ruang Badan Anggaran Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (07/05/2026).
Membangun Kesadaran dan Integritas

Sekretaris HMI Cabang Yogyakarta, Nuri Abdul Aziz, menegaskan bahwa program ini bertujuan mewujudkan iklim politik yang bersih dan berintegritas. Hal senada disampaikan Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, yang menyoroti keprihatinan atas menurunnya partisipasi politik pemuda di wilayah Yogyakarta.
“Sekolah politik ini bertujuan memberikan kesadaran bagi pemilih pemula dalam menghadapi momentum politik, mulai dari Pilkada hingga Pilpres. Partisipasi warga negara adalah hak yang wajib diakomodasi oleh pemangku kebijakan,” ujar mahasiswa asal Maluku Utara tersebut di sela-sela kegiatan.
Menekankan Politik Damai khas Yogyakarta
Isra Boy juga menyoroti fenomena ekspresi politik yang kerap berujung anarkis. Melalui pendidikan politik ini, ia berharap mahasiswa memahami tanggung jawab sebagai warga negara untuk menjaga fasilitas publik dan kedamaian, terutama di DIY yang dikenal sebagai kota damai.
“Tidak mungkin ada kebebasan yang baik tanpa tanggung jawab. Kita harus menjaga fasilitas pemerintah daerah bersama-sama,” tegas Isra.
Dukungan Penuh dari Legislatif
Kegiatan ini diikuti oleh 49 peserta yang terdiri dari kader internal HMI serta mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta. Sejumlah narasumber kompeten turut hadir, di antaranya Ketua KPU Kota Yogyakarta Noor Harsya Aryo Samodro dan Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi, yang secara resmi membuka acara, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa ini. Politisi senior tersebut menyatakan komitmennya untuk mendukung sinergi antara lembaga legislatif dan organisasi kemahasiswaan demi memperkuat demokrasi.
HMI Cabang Yogyakarta berencana melanjutkan rangkaian edukasi ini dengan menyelenggarakan “Sekolah Kebijakan Publik” sebagai langkah lanjutan untuk menjangkau audiens yang lebih luas di masa mendatang. (BS)
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Muzsta

Saat ini belum ada komentar