Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Lawan Apatisme Pemuda, HMI Yogyakarta Gelar Sekolah Politik dan Demokrasi

Lawan Apatisme Pemuda, HMI Yogyakarta Gelar Sekolah Politik dan Demokrasi

  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Pandangan negatif terhadap politik di kalangan generasi muda menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Berdasarkan Survey Nasional Muda Bicara tahun 2025, sebanyak 49 persen anak muda menyatakan ketidakpercayaan mereka terhadap partai politik akibat kekecewaan pada kinerja elit, penyalahgunaan wewenang, hingga praktik politik uang.

Merespons kondisi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Yogyakarta menginisiasi langkah konkret melalui program “Sekolah Politik dan Demokrasi”. Kegiatan perdana ini diselenggarakan di ruang Badan Anggaran Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (07/05/2026).

Membangun Kesadaran dan Integritas

HMI Cabang Yogyakarta gelar Sekolah Politik dan Demokrasi di DPRD DIY. Program ini bertujuan melawan ketidakpercayaan pemuda terhadap parpol dan elit politik. | Source : Istimewa


Sekretaris HMI Cabang Yogyakarta, Nuri Abdul Aziz, menegaskan bahwa program ini bertujuan mewujudkan iklim politik yang bersih dan berintegritas. Hal senada disampaikan Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, Isra Boy, yang menyoroti keprihatinan atas menurunnya partisipasi politik pemuda di wilayah Yogyakarta.

“Sekolah politik ini bertujuan memberikan kesadaran bagi pemilih pemula dalam menghadapi momentum politik, mulai dari Pilkada hingga Pilpres. Partisipasi warga negara adalah hak yang wajib diakomodasi oleh pemangku kebijakan,” ujar mahasiswa asal Maluku Utara tersebut di sela-sela kegiatan.

Menekankan Politik Damai khas Yogyakarta


Isra Boy juga menyoroti fenomena ekspresi politik yang kerap berujung anarkis. Melalui pendidikan politik ini, ia berharap mahasiswa memahami tanggung jawab sebagai warga negara untuk menjaga fasilitas publik dan kedamaian, terutama di DIY yang dikenal sebagai kota damai.

“Tidak mungkin ada kebebasan yang baik tanpa tanggung jawab. Kita harus menjaga fasilitas pemerintah daerah bersama-sama,” tegas Isra.

Dukungan Penuh dari Legislatif


Kegiatan ini diikuti oleh 49 peserta yang terdiri dari kader internal HMI serta mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta. Sejumlah narasumber kompeten turut hadir, di antaranya Ketua KPU Kota Yogyakarta Noor Harsya Aryo Samodro dan Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto.

Ketua DPRD DIY, Nuryadi, yang secara resmi membuka acara, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa ini. Politisi senior tersebut menyatakan komitmennya untuk mendukung sinergi antara lembaga legislatif dan organisasi kemahasiswaan demi memperkuat demokrasi.

HMI Cabang Yogyakarta berencana melanjutkan rangkaian edukasi ini dengan menyelenggarakan “Sekolah Kebijakan Publik” sebagai langkah lanjutan untuk menjangkau audiens yang lebih luas di masa mendatang. (BS)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Muzsta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, bersama jajaran pengurus saat melakukan audiensi dengan Bupati Halmahera Selatan.

    Bupati Halsel Terima Audiensi PW IKA PMII Maluku Utara, Bahas Peran Strategis Alumni dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Labuha (BALENGKO) — Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, secara resmi menerima audiensi Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara di ruang kerja Bupati, Rabu (3/12/2025). Rombongan PW IKA PMII Malut dipimpin oleh Ketua Wilayah Muhajirin Bailussy, didampingi Sekretaris Wilayah Rahdi Anwar, Ketua PC IKA PMII […]

  • Maluku Utara, dan berapa yang melesat keluar baik ke Jakarta maupun ke rekening korporasi di Shanghai dan Hangzhou.

    REZIM PAJAK di SEKTOR TAMBANG: Kebocoran Fiskal, dan Wacana Nasionalisasi Tambang di Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Hasrul Hi Kahar Mahasiswa Sosiologi - Yogyakarta
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Ada kalimat berbahaya yang keluar dari pejabat republik kita:“Hilirisasi Nikel Adalah Kemandirian Bangsa”. Tapi mari kita bedah kalimat itu sampai ke akarnya dengan angka di tangan, bukan dengan slogan. Di Maluku Utara, khususnya Halmahera Tengah dan Pulau Obi merupakan dua jantung industri nikel di Maluku Utara. pertanyaan yang jarang dijawab tuntas adalah siapa sebenarnya yang […]

  • Episentrum Rempah Dunia Ternate

    Episentrum Rempah Dunia atau Sekadar Citra? Catatan Kritis untuk Ternate

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Amril Hi. Ade (Mahasiswa Kota Ternate yang menempuh pendidikan di Yogyakarta)
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Ternate kembali menyiapkan panggung. Tema “Episentrum Rempah Dunia” diangkat dalam Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026. Agenda pun disusun rapi: festival, simposium, hingga parade budaya. Sekilas, semuanya tampak meyakinkan, seolah dengan kemasan yang tepat, Ternate bisa kembali menjadi pusat perhatian dunia. Namun di balik itu, muncul pertanyaan mendasar: apakah yang […]

  • Satgas Armada Sampah Laut Kota Ternate dan Komunitas Batu Meja mengangkat sampah plastik di perairan pesisir Kelurahan Makassar Timur.

    Kolaborasi Satgas Armada Sampah Laut dan Komunitas Batu Meja Bersihkan Pesisir Makassar Timur Ternate

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kontributor Wilayah Kota Ternate (Agung Selang)
    • visibility 891
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO SPACE) 21 September 2025 – Satgas Armada Sampah Laut Kota Ternate bersama Komunitas Batu Meja Kelurahan Makassar Timur membersihkan perairan pesisir Makassar Timur, Kecamatan Kota Ternate Tengah. Mereka mengerahkan armada sampah laut dan perlengkapan jaring pengait untuk mengangkat sampah plastik, botol, serta limbah rumah tangga yang mencemari laut. Tim mengumpulkan sampah dari permukaan […]

  • NAHKODA BARU: Ketua Umum terpilih PKPM NUKU Yogyakarta periode 2025–2026, Nurfina Ahmad (tengah), berfoto bersama peserta usai ditetapkan dalam Kongres XXII di Asrama PKPM NUKU Yogyakarta, Kamis (22/1/2025).(Foto: Istimewa)

    Kongres XXII PKPM NUKU Yogyakarta Tetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum Baru

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 248
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA (BALENGKO) – Perkumpulan Keluarga dan Mahasiswa Nuku (PKPM NUKU) Yogyakarta resmi menetapkan Nurfina Ahmad sebagai Ketua Umum periode 2025–2026. Penetapan ini dilakukan dalam Kongres ke-XXII yang dirangkaikan dengan Simposium Kepemimpinan di Asrama PKPM NUKU Yogyakarta, 16–22 Januari 2026. Kongres yang merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi ini berjalan demokratis meski sempat mengalami perpanjangan jadwal […]

  • Massa aksi membentangkan spanduk berisi kritik tajam dan penolakan terhadap Budiman Sudjatmiko serta Nusron Wahid di tengah forum diskusi "Pancasila Pemersatu Bangsa" di GIK UGM, Yogyakarta, Senin (15/6/2026). Ketegangan ini memaksa panitia dan aparat keamanan mengevakuasi para pejabat negara tersebut dari lokasi acara. (Foto: Istimewa)

    Dituding ‘Pengkhianat Reformasi’, Kehadiran Budiman Sudjatmiko dan Nusron Wahid di UGM Ditolak Massa

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 259
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Gelombang pergerakan mahasiswa di ruang akademis kembali memanas. Forum diskusi kebangsaan bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” yang diselenggarakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin malam (15/06/2026) berakhir dengan ketegangan hebat. Ratusan mahasiswa menggelar aksi protes keras yang berujung pada pembubaran paksa acara. Insiden Diskusi Pancasila […]

expand_less