Waspada Digital Grooming, Densus 88 Edukasi Siswa SMK Putra Bahari Ternate Cegah Radikalisme
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 33
- comment 0 komentar

Anggota Satgaswil Malut Densus 88 AT Polri, Briptu Andi Riski Putra, mengedukasi siswa SMK Putra Bahari Ternate tentang bahaya radikalisme daring, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini bertujuan mencegah rekrutmen anak melalui game online dan media sosial. (Foto: Istimewa)
TERNATE (BALENGKO) – Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri menggelar sosialisasi pencegahan radikalisme di SMK Putra Bahari Kota Ternate, Rabu (11/2/2026). Kegiatan ini menyasar para siswa untuk mengantisipasi penyebaran paham ekstremis melalui media sosial dan game online.
Briptu Andi Riski Putra, Anggota Tim Pencegahan Satgaswil Malut, memaparkan data mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 112 anak di 26 provinsi terpapar radikalisme. Mayoritas korban direkrut tanpa pertemuan fisik melalui modus digital grooming.
“Pelaku mendekati anak-anak di medsos dan game online. Mereka dipandu berbaiat melalui video call atau rekaman suara,” ujar Briptu Andi.
Densus 88 membekali siswa tips sehat bermedia sosial. Siswa didorong menggunakan teknologi untuk belajar dan berkarya. Kreativitas digital harus dikembangkan guna menjauhi aktivitas negatif di ruang siber.
Briptu Andi juga berpesan agar siswa menghormati perbedaan suku, agama, dan budaya. Ia meminta siswa menghindari aksi perundungan (bullying). Selain itu, siswa dilarang bergabung dengan komunitas berbasis kekerasan.
Kepala SMK Putra Bahari, H. Umar Muchtar, mengapresiasi kepedulian Polri. Ia berterima kasih atas edukasi yang melindungi generasi muda tersebut. Menurutnya, pemahaman ini sangat penting bagi masa depan siswa di era digital.
- Penulis: Mursid Puko
- Editor: Muzsta Oscar

Saat ini belum ada komentar