Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Peringati IWD 2026, FPUD Malut Demo di Kantor Wali Kota Ternate: Soroti Penindasan Perempuan dan Isu Lingkungan

Peringati IWD 2026, FPUD Malut Demo di Kantor Wali Kota Ternate: Soroti Penindasan Perempuan dan Isu Lingkungan

  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TERNATE (BALENGKO) – Front Perjuangan untuk Demokrasi Maluku Utara (FPUD-Malut) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Ternate pada Minggu (8/3/2026). Aksi yang bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional (IWD) ini menyoroti ketimpangan struktur sosial, kebijakan ekonomi-politik, hingga tuntutan perlindungan hukum bagi pekerja perempuan.

Koordinator Lapangan FPUD-Malut, Amex, dalam orasinya menegaskan bahwa IWD bukan sekadar perayaan simbolis. Menurutnya, esensi hari tersebut adalah momentum perlawanan terhadap sistem yang menindas perempuan, khususnya dari kelas pekerja dan rakyat miskin.

Kritik Terhadap Perayaan Simbolis

Amex menilai, peringatan IWD sering kali direduksi menjadi acara seremonial seperti pemberian bunga atau seminar korporasi. Baginya, hal tersebut hanya menyentuh lapisan permukaan tanpa menyasar akar masalah yang dihadapi perempuan marginal.

“Perempuan yang paling merasakan kerasnya realitas sering kali tidak terlihat. Mereka adalah pekerja rumah tangga tanpa perlindungan, korban kekerasan seksual yang terstigma, hingga perempuan yang terpaksa masuk ke dunia prostitusi karena tekanan ekonomi,” ujar Amex.

Ia menambahkan, penindasan terhadap perempuan bukan sekadar kegagalan individu, melainkan dampak struktur kapitalisme dan patriarki yang diperkuat oleh kebijakan negara.

Sejarah dan Isu Perlindungan Kerja

Massa aksi mengingatkan kembali sejarah IWD yang lahir dari gerakan buruh tekstil di New York dan perjuangan Clara Zetkin di awal abad ke-20. Semangat inilah yang dibawa untuk mendesak pemerintah segera mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).

FPUD-Malut menilai, mandeknya UU PPR selama dua dekade menunjukkan rendahnya prioritas negara terhadap jutaan pekerja rumah tangga yang mayoritas adalah perempuan.

Tuntutan Massa Aksi

Selain isu gender, demonstran juga membawa sejumlah isu krusial terkait agraria, lingkungan, dan hak asasi manusia di Maluku Utara. Berikut adalah poin-poin tuntutan utama mereka:

  • Perlindungan Hukum: Segera sahkan UU PPRT dan tuntaskan kasus kekerasan seksual di Maluku Utara.
  • Hak Buruh: Naikkan upah buruh dan penuhi hak maternitas bagi pekerja perempuan.
  • Lingkungan & Agraria: Hentikan aktivitas tambang PT MAI, PT MHM, dan PT HTE; tolak proyek geothermal Talaga Rano; serta wujudkan reforma agraria sejati.
  • Sosial Politik: Gratiskan biaya pendidikan dan kesehatan, tarik militer dari tanah Papua, serta hapus utang luar negeri.
  • Kesetaraan: Berikan kuota 50 persen bagi perempuan di semua tempat kerja.

Aksi yang diikuti oleh berbagai organisasi di Kota Ternate ini berlangsung tertib. Massa menegaskan akan terus mengawal isu-isu keadilan sosial demi terwujudnya kesetaraan nyata bagi seluruh perempuan di Indonesia.

  • Penulis: Muhammad Muzijad Mandea
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BELA RUANG HIDUP: Warga Desa Sagea saat melakukan aksi protes terhadap aktivitas pertambangan yang mengancam lingkungan mereka. WALHI Maluku Utara mendesak kepolisian menghentikan pemanggilan terhadap 14 warga yang dinilai sebagai bentuk kriminalisasi pejuang lingkungan. (Foto: Istimewa)

    WALHI Malut Desak Polda Hentikan Pemanggilan 14 Warga Desa Sagea

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Ternate, (BALENGKO) – WALHI Maluku Utara memandang serius pemanggilan 14 warga Desa Sagea oleh Polda Maluku Utara pasca aksi penolakan aktivitas pertambangan PT Mining Abadi Indonesia (MAI). Aksi yang dilakukan warga bersama Koalisi Save Sagea tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum yang dijamin konstitusi. Hak itu diatur dalam Pasal 28E UUD 1945 serta […]

  • Masri Anwar saat diwawancarai di Yogyakarta tentang buku Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi

    Masri Anwar dan Buku “Kerusakan Ekologi Sebuah Antologi”: Suara dari Halmahera Tengah yang Terkikis Tambang

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 876
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta – 17 September 2025. Maluku Utara dikenal dengan kekayaan alamnya yang melimpah: dari pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Namun, di balik derasnya arus investasi tambang, kerusakan lingkungan semakin terasa, terutama bagi masyarakat yang hidup di sekitar wilayah tambang. Keresahan itulah yang mendorong Masri Anwar, aktivis lingkungan sekaligus akademisi asal Maluku Utara, untuk menulis […]

  • Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, (27/2/25) – Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (Gapura) di Lapangan Ngaralamo (Salero), Kota Ternate, pada pukul 09.00 WIT. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat dan sejumlah instansi terkait. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjaga kestabilan harga bahan pangan menjelang bulan suci Ramadhan. Sosialisasi Bank Indonesia untuk Masyarakat […]

  • Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 338
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Yogyakarta, 3 Juni 2025 – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata (HIMAIT) resmi memilih pemimpin baru dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 yang berlangsung Sabtu (1/6) di Asrama Sula, Yogyakarta. Afif Salih Buton terpilih sebagai Ketua Umum, sementara Muh. Keven Sarkol atau Faldo Rettob mendampingi sebagai Wakil Ketua Umum untuk periode 2025–2026. Afif menyampaikan […]

  • Peserta lomba gerak jalan indah SD di Halmahera Tengah memeriahkan HUT RI ke-80

    Lomba Gerak Jalan Indah SD Meriahkan HUT RI ke-80 di Halmahera Tengah

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 383
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar lomba gerak jalan indah Halmahera Tengah untuk siswa SD pada Selasa (12/8/2025) di Kecamatan Weda. Panitia mencatat 16 tim dari SD Negeri, MI, dan SDIT ikut memeriahkan acara tersebut. Setiap tim menampilkan formasi kreatif, kekompakan langkah, dan semangat nasionalisme. Wakil Bupati Membuka Lomba Gerak Jalan Indah Halmahera Tengah […]

  • Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang Bima, NTB

    Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang Bima, NTB

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Balengko Space, Yogyakarta, Sabtu (8/2/24) – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu korban banjir bandang yang melanda Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi solidaritas ini berlangsung di lampu merah Gamping, arah Kampus Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjaya) 1, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai […]

expand_less