Ramadhan di Morotai “Gelap-gelapan”, DPRD Pertanyakan Jadwal Pemeliharaan PLN yang Terkesan Kebetulan
- calendar_month 19 jam yang lalu
- visibility 237
- comment 0 komentar
- print Cetak

Suasana rapat anggota DPRD Pulau Morotai bersama pihak PLN Daruba guna membahas solusi atas seringnya pemadaman listrik selama bulan Ramadhan. (Foto: Dok. Ist)
BALENGKO SPACE, MOROTAI – Menanggapi keresahan masyarakat terkait seringnya pemadaman listrik di Pulau Morotai selama bulan suci Ramadhan, DPRD Pulau Morotai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak PLN, Selasa (10/03/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Sekwan mulai pukul 11.00 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Pulau Morotai, Erwin Sutanto. Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah anggota DPRD, yakni Jainudin Papala, Hi. Zainal Karim, Naswin Rowo, Rahabeam Sumahi, Johor Boleu, dan Sherly Djaena. Sementara dari pihak PLN dihadiri oleh Kepala PLN Daruba, Cahyo Tri Hatoyo, beserta staf.
Soroti Pemadaman di Waktu Krusial
Politisi Partai Demokrat, Hi. Zainal Karim, menjadi orang pertama yang menyampaikan aspirasi warga. Ia meminta penjelasan riil dari PLN mengenai penyebab gangguan listrik yang terjadi di momen sensitif seperti Ramadhan.
“Saya berharap Kepala PLN bisa menjelaskan kenapa akhir-akhir ini lampu sering mati. Ini bulan Ramadhan, masalah listrik sangat sensitif bagi publik,” ujar Zainal dalam rapat tersebut.
Senada dengan itu, Naswin Rowo dari Fraksi PKB mengkritisi pola pemeliharaan jaringan yang justru dilakukan saat Ramadhan. Ia juga menyoroti ketidaktepatan waktu penyalaan kembali listrik yang sering meleset dari jadwal yang diumumkan.
“Masyarakat mempertanyakan kenapa gangguan seperti pohon tumbang atau daun kelapa lebih sering terjadi di bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan sebelumnya. Selain itu, kenapa pemeliharaan jaringan tidak dilakukan sebelum Ramadhan saja agar tidak mengganggu ibadah?” cetus Naswin.
- Penulis: Muhammad Muzijad Mandea
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar