Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » GLOBAL UPDATE » Seabad Belum Selesai: Hatrik Aljazair dan Pembuktian La Pulga Lintas Generasi

Seabad Belum Selesai: Hatrik Aljazair dan Pembuktian La Pulga Lintas Generasi

  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 307
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Lagi-lagi, bukan namanya Lionel Messi jika tidak memberikan kejutan bagi dunia sepak bola.

Laga pembuka Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi ajang adaptasi yang wajar bagi seorang pemain. Apalagi bagi sosok yang usianya kini tidak lagi muda dan mulai menginjak kepala empat. Namun, Messi menolak tunduk pada usia. Menghadapi Aljazair dalam laga perdana fase grup, Kapten Timnas Argentina yang dijuluki La Pulga ini langsung tancap gas. Argentina menang telak 3-0, dan luar biasanya, seluruh gol diborong oleh Messi lewat torehan hatrik yang memukau.

Hasil manis hari ini tentu tidak lahir dari ruang hampa. Ia adalah buah dari rentetan kegagalan, luka, dan proses panjang di masa lalu.

Berguru pada Para Raksasa

Pemain Argentina era 2006 terlihat Lionel Scaloni memakai nomor punggung 13 | Source : Istimewa

Jika memutar kembali memori dua dekade lalu, debut Piala Dunia Messi dimulai pada edisi 2006. Saat itu, Argentina menang besar melawan Serbia & Montenegro. Di bawah bimbingan dan belajar langsung dari para senior legendaris seperti Hernan Crespo, Javier Zanetti, Juan Sebastian Veron, Pablo Aimar, Roberto Ayala, Juan Pablo Sorin, Gabriel Heinze, hingga Carlos Tevez, Messi muda ditempa.

Menariknya, Lionel Scaloni, yang kini menjadi pelatihnya, saat itu juga berstatus sebagai rekan setim Messi di lapangan. Rasa saling percaya dan chemistry kuat yang terlihat di kursi pelatih dan kapten hari ini tampaknya telah terjalin sejak era tersebut.

Namun, roda berputar. Setelah edisi 2006, para senior satu per satu gantung sepatu. Beban berat langsung berpindah ke pundak Messi. Penampilan cemerlangnya di Barcelona membuat seluruh dunia, tak hanya warga Argentina, menaruh harapan setinggi langit pada sang mega bintang.

Tembok Berlin dan Frustrasi di Timnas

Messi dihadang para pemain jerman kala itu edisi Piala Dunia 2010:, terlihat Bastian Schweinsteiger dan Sami Khedira berusaha menghentikan Messi | Source : Imago

Sial bagi Messi, kegagalan demi kegagalan seolah tak pernah berhenti menghampirinya di level internasional. Salah satu yang paling fatal dan membekas adalah kegagalan di perempat final Piala Dunia 2010 dan final 2014 melawan Jerman.

Jerman selalu menjadi lawan berat yang menggagalkan mimpi Argentina. Dengan postur tinggi besar khas Eropa Utara dan permainan umpan panjang, mereka membuat Argentina kewalahan dalam duel udara. Perang bintang Jerman yang diisi oleh Michael Ballack, Miroslav Klose, Lukas Podolski, Bastian Schweinsteiger hingga ketangguhan kiper legendaris seperti Jens Lehmann dan Manuel Neuer di era-era tersebut, seakan menjadi Tembok Berlin yang berdiri kokoh menepis segala ambisi Albiceleste.

Di titik ini, Messi menjadi sasaran empuk. Hinaan dan cemoohan menjadi santapan sehari-hari. Ironisnya, performa Messi di Barcelona begitu apik dengan raihan segudang trofi, namun berbanding terbalik ketika berseragam timnas. Ia sempat dinilai kesulitan menemukan chemistry dengan rekan senegaranya.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD DIY Tanam Pohon Beringin Bersama DLHK DIY untuk Simbol Pelestarian dan Persatuan

    Ketua DPRD DIY Tanam Pohon Beringin Bersama DLHK DIY untuk Simbol Pelestarian dan Persatuan

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Yogi
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Yogyakarta, (17/4/25) — Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nuryadi, S.Pd., bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD DIY serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, melaksanakan kegiatan penanaman pohon beringin di halaman Gedung DPRD DIY pada Kamis pagi (17/4/25). Kegiatan ini bertujuan untuk menambah ruang terbuka hijau dan menjaga kelestarian lingkungan di kawasan legislatif […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Mandiri Tanpa Pembimbing, Tim FKIP Unkhair Raih Juara III Debat Kie Raha 2026

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 456
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Kompetisi Debat Kie Raha 2026. Tim yang menggabungkan kekuatan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pendidikan Bahasa Inggris ini resmi menyabet Juara III dalam partai final yang digelar di Aula Nuku Unkhair, Rabu (28/1/2026). […]

  • Dari Iman ke Revolusi: Palestina sebagai Simbol Perlawanan Global

    Dari Iman ke Revolusi: Palestina sebagai Simbol Perlawanan Global

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 1.592
    • 0Komentar

    Di tengah gempuran Israel dan dukungan sekutunya, Palestina berdiri di tanah yang diduduki sebagai simbol yang pantang menyerah. Sebuah cerminan dari perjuangan yang dilakukan oleh Palestina sebagai gerakan perlawanan melawan penindasan dan ketidakadilan, ini bukan hanya konflik politik dan teritorial tetapi simbol yang melampaui semua itu. Semangat revolusioner merembes ke dalam jiwa dalam setiap gerakan […]

  • Oleh: Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara [Mantan Anggota Bawaslu Malut]

    DEKONSTRUKSI KRITIS PUTUSAN MK

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle : Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara [Mantan Anggota Bawaslu Malut]
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Dalam sejarah yurisprudensi ketatanegaraan Indonesia, jarang sekali lahir putusan Mahkamah Konstitusi yang memicu disonansi kognitif sekuat apa yang terjadi pada perkara gugatan terhadap keabsahan syarat pendidikan Wakil Presiden terpilih—Gibran Rakabuming Raka. Putusan Mahkamah Konstitusi yang secara tegas menyatakan bahwa ketidakmampuan Pemohon membuktikan adanya ijazah atau sertifikat setara Sekolah Menengah Atas dari luar negeri tidak serta […]

  • Proses Pembebasan Lahan AMP PT Eltis Anugrah Sejati di Morotai Dipertanyakan, Camat: Hanya Beri Rekomendasi

    Proses Pembebasan Lahan AMP PT Eltis Anugrah Sejati di Morotai Dipertanyakan, Camat: Hanya Beri Rekomendasi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 139
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Proses pembebasan lahan untuk pembangunan Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Eltis Anugrah Sejati di Desa Joubela, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menuai sorotan. Selain ukuran dan mekanisme pembebasan lahan yang dipertanyakan, kejelasan status perizinan usaha serta dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) atau UKL-UPL juga belum transparan. […]

  • PESAWAT LION AIR GAGAL MENDARAT DI YOGYAKARTA AKIBAT CUACA BURUK, DIALIHKAN KE SURABAYA

    PESAWAT LION AIR GAGAL MENDARAT DI YOGYAKARTA AKIBAT CUACA BURUK, DIALIHKAN KE SURABAYA

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Minggu (13/4/2025) – Sebuah pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 634 rute Makassar–Yogyakarta yang terbang pada Sabtu, 12 April 2025, gagal mendarat di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) akibat cuaca buruk. Pesawat sempat berputar-putar selama beberapa menit di atas wilayah Yogyakarta sembari menunggu cuaca membaik. Namun, kondisi cuaca yang tak kunjung stabil membuat pilot […]

expand_less