Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » GLOBAL UPDATE » Siapa Sangka Bayi yang Dimandikan Messi 19 Tahun Lalu Kini Jadi Lawan Berebut Trofi Piala Dunia?

Siapa Sangka Bayi yang Dimandikan Messi 19 Tahun Lalu Kini Jadi Lawan Berebut Trofi Piala Dunia?

  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, ATLANTA – Ada kisah-kisah di dunia nyata yang jalannya terasa jauh lebih dramatis ketimbang skenario film fiksi terbaik Hollywood. Salah satu kisah magis itu kini sedang tersaji di panggung termegah sepak bola bumi, melibatkan sang megabintang legendaris, Lionel Messi, dan pemuda ajaib yang digadang-gadang sebagai pewaris takhtanya, Lamine Yamal.

Mundur ke tahun 2007 silam, sebuah sesi pemotretan amal garapan badan PBB untuk anak-anak, UNICEF, mempertemukan Messi muda dengan seorang bayi mungil berusia lima bulan. Bayi yang saat itu dimandikan dan digendong dengan kikuk oleh La Pulga di dalam bak plastik sederhana itu bernama Lamine Yamal.

Saat rana kamera fotografer Joan Monfort mengabadikan momen tersebut, tidak ada satu pun manusia di bumi yang tahu bahwa bayi mungil tersebut akan tumbuh besar menjadi salah satu talenta muda paling mematikan di kolong langit.

Kini, setelah 19 tahun berlalu, takdir menenun benang merah yang sangat rapi. Keduanya dipertemukan kembali di puncak tertinggi sepak bola. Lionel Messi bersiap melakoni laga final yang diyakini kuat menjadi tarian terakhirnya (The Last Dance) di ajang Piala Dunia, sementara Lamine Yamal akan menapakkan kakinya di laga final Piala Dunia pertamanya bersama Tim Nasional Spanyol.

Simbolisme Angka 19 dan DNA Catalan

Pertemuan ini bukan sekadar duel perebutan trofi berlapis emas, melainkan upacara penyerahan obor generasi yang dipenuhi simbol kebetulan yang indah.

Lamine Yamal melangkah ke lapangan hijau dengan mengenakan nomor punggung 19 di skuad La Furia Roja. Angka tersebut adalah nomor yang sama yang dipakai oleh Lionel Messi di masa-masa awal meniti karier profesionalnya, baik saat membela Barcelona maupun ketika mulai menggebrak bersama Timnas Argentina.

Romantisme kisah ini kian lengkap mengingat keduanya merupakan produk asli dari rahim akademi legendaris yang sama, La Masia milik FC Barcelona. Di sanalah bakat mentah keduanya ditempa hingga mampu membius jutaan pasang mata pencinta sepak bola.

Dari sebuah jepretan foto amal sederhana yang berdebu di arsip surat kabar lawas, kini menjelma menjadi duel epik demi memperebutkan trofi paling bergengsi di kolong langit. Pertemuan mereka menjadi bukti otentik bahwa sepak bola tidak pernah hanya sekadar taktik di atas rumput hijau, melainkan tentang takdir, mimpi, dan perjalanan hidup manusia yang tak pernah bisa ditebak arahnya.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Ansor Ternate menyerahkan laporan ke Dewan Pers terkait pemberitaan sepihak

    LBH Ansor Ternate Laporkan Dugaan Pemberitaan Sepihak ke Dewan Pers

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 830
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO SPACE) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate melaporkan dugaan pemberitaan sepihak ke Dewan Pers Republik Indonesia. Laporan ini diajukan karena sejumlah pemberitaan media online JendelaNewsTV.com dinilai tidak berimbang dan mencederai kehormatan Yusri N. Samsudin, ASN Kementerian Agama Maluku Utara. Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran Bailussy, SH, menjelaskan bahwa pihaknya menempuh jalur […]

  • Menyerukan Keadilan untuk Masyarakat Adat: Sikap Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta

    Menyerukan Keadilan untuk Masyarakat Adat: Sikap Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.303
    • 0Komentar

    Balengko Space – Yogyakarta, (23 Mei 2025) Mahasiswa Halmahera Timur yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta menyampaikan pernyataan sikap terkait penahanan 11 warga masyarakat adat Maba, Desa Sangaji, Kabupaten Halmahera Timur. Mereka mengajak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk meninjau kembali proses hukum yang sedang berjalan serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat. Diketahui […]

  • Kelas Inspirasi Rote Mengajar 2026 (Sumber: Dokumentasi Rote Mengajar oleh Josephina Manurung).

    Sepenggal kisah pulang seorang kakak untuk adik-adiknya di Rote Ndao

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tiga puluh tahun lalu, tahun 1996, adalah terakhir kalinya saya menetap di Pulau Rote. Saat itu saya hanyalah anak desa yang berangkat merantau untuk melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas, membawa cita-cita yang bahkan saya sendiri belum berani ukur besarnya. Sejak hari itu, jalan hidup membawa saya jauh dari Nusa Fua Funi tercinta ini: kuliah, lalu […]

  • Euforia Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Hijaukan Kota Daruba

    Euforia Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Hijaukan Kota Daruba

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 249
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Pulau Morotai kembali dipenuhi semangat sepak bola dunia. Ribuan penggemar Timnas Brasil menggelar konvoi akbar mengelilingi Kota Daruba, Jumat (19/6), sebagai bentuk dukungan jelang laga Timnas Brasil melawan Timnas Haiti. Iring-iringan kendaraan roda dua dan roda empat memadati sejumlah ruas jalan utama sambil membawa bendera kuning-hijau serta membunyikan klakson secara serentak. […]

  • Inspirasi di Balik “Dreams”: Wawancara Eksklusif dengan Mister Nobody

    Inspirasi di Balik “Dreams”: Wawancara Eksklusif dengan Mister Nobody

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram misternobody.zip Mimpi yang Tak Sekadar Bunga Tidur Single terbaru Mister Nobody, Dreams, menyimpan cerita menarik di balik proses kreatifnya. Meski lagu ini sebenarnya sudah dirilis sebelumnya, music video-nya baru saja diluncurkan. Apa yang melatarbelakangi keputusan ini? “Music video ini terealisasi waktu gue balik ke Maluku Utara, tepatnya di Ternate. Gue ketemu […]

  • Akbar Mangoda

    Bukan Sekadar Jaga Harga, Akbar Mangoda Minta Pasar Murah Morotai Jadi Penyelamat Nasib Petani Lokal

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 257
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO)– Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyelenggarakan Gerakan Pasar Murah menjelang bulan suci Ramadhan. Namun, ia menekankan agar momentum ini tidak sekadar menjadi ajang menjaga stabilitas harga, tetapi juga instrumen untuk menyejahterakan petani lokal. Akbar menyarankan agar […]

expand_less