Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Gugat Sentralistik Kekuasaan, Forum BEM DIY Sampaikan Sepuluh Tuntutan Rebut Daulat Rakyat

Gugat Sentralistik Kekuasaan, Forum BEM DIY Sampaikan Sepuluh Tuntutan Rebut Daulat Rakyat

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Daerah Istimewa Yogyakarta (Forum BEM DIY) menyampaikan pernyataan sikap tegas dalam aksi bertajuk “Dijajah Sentralistik, Bangun Persatuan dan Rebut Daulat Rakyat” dengan seruan utama “Menagih Negara, Mengembalikan Kedaulatan Rakyat” di Yogyakarta, Kamis (27/08/2026).

Gerakan ini lahir dari akumulasi evaluasi terhadap tata kelola bernegara, sentralisasi kewenangan, ketimpangan fiskal, hingga penurunan kualitas akuntabilitas institusi publik. Forum BEM DIY menegaskan bahwa kekuasaan wajib diawasi karena mandat tertinggi bernegara berada di tangan rakyat.

Poin Utama Aksi Saat Forum BEM DIY Sampaikan Sepuluh Tuntutan

Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti ketimpangan penguasaan sumber daya alam, konflik agraria, ancaman ruang hidup masyarakat adat, fenomena kebakaran hutan, akses pendidikan yang kian mahal, hingga lemahnya kontrol atas lembaga negara. Atas persoalan struktural tersebut, Forum BEM DIY sampaikan sepuluh tuntutan krusial sebagai berikut:

  1. Perkuat Otonomi Daerah dan Desentralisasi Fiskal: Hentikan sentralisasi kewenangan yang mengekang daerah. Daerah harus diberi ruang mengelola lingkungan, sumber daya alam, dan distribusi anggaran yang adil.
  2. Transparansi dan Pengesahan RUU Perampasan Aset: Desak draf RUU, naskah akademik, dan DIM perampasan aset dibuka secara jujur kepada publik.
  3. Hentikan Sentralisasi Pengelolaan SDA: Kekayaan alam tidak boleh hanya mengalir ke pusat kekuasaan dan korporasi sementara daerah menanggung dampak kerusakan ekologis.
  4. Reformasi Total Kepolisian Republik Indonesia: Mendorong profesionalitas Polri sebagai institusi sipil pelindung hukum yang setara di mata rakyat.
  5. Hentikan Militerisme dalam Kehidupan Sipil: Menjaga supremasi sipil dan membatasi perluasan peran militer di ruang publik.
  6. Sahkan RUU Masyarakat Adat dan RUU Provinsi Kepulauan: Beri perlindungan hukum atas tanah ulayat, wilayah pesisir, dan hak-hak masyarakat adat.
  7. Wujudkan Pendidikan Gratis dan Demokratis: Menjadikan pendidikan sebagai hak dasar rakyat serta menjamin kebebasan akademik di lingkungan kampus.
  8. Reformasi Total Partai Politik dan Birokrasi: Dorong transparansi pendanaan partai serta bersihkan birokrasi dari politik transaksional dan oligarki.
  9. Perkuat Pengawasan dan Akuntabilitas Penyelenggara Negara: Tegakkan penindakan atas KKN dan segala bentuk penyalahgunaan kekuasaan publik.
  10. Evaluasi Total Kebijakan Kehutanan: Lakukan pertanggungjawaban menyeluruh atas tata kelola kehutanan dan kasus kebakaran hutan di Indonesia.

Sikap Kritis Mahasiswa Saat Forum BEM DIY Sampaikan Sepuluh Tuntutan

Forum BEM DIY menegaskan bahwa tuntutan yang disuarakan bukanlah bentuk permusuhan terhadap negara, melainkan bagian dari fungsi kontrol dalam sistem demokrasi. Mahasiswa menekankan bahwa mereka tidak menolak pembangunan, melainkan menolak model pembangunan yang mengorbankan keadilan, manusia, dan lingkungan.

“Ketika kekuasaan menjauh, rakyat harus mendekat. Kekuasaan memiliki batas dan jabatan memiliki masa, sementara kedaulatan tetap berada di tangan rakyat,” tegas seruan Forum BEM DIY.

Melalui konsolidasi ini, Forum BEM DIY berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu kerakyatan serta mendorong partisipasi publik secara konsisten di jalur demokratis.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • jccnetwork.id

    Dugaan Konflik Kepentingan Tambang di Maluku Utara, LBH Ansor Siapkan Laporan ke KPK dan MKD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Balengko Space — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyatakan akan membawa dugaan konflik kepentingan serta potensi pelanggaran perizinan di sektor pertambangan nikel ke tingkat nasional. Langkah ini, menurut LBH Ansor, merupakan bagian dari upaya mendorong transparansi dan pengujian hukum atas sejumlah temuan awal yang mereka himpun. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, […]

  • Menghidupkan Suara yang Diam: Perjalanan Tantri Atmodjo Menulis Buku Ruang Gelap di Dalam Diri

    Menghidupkan Suara yang Diam: Perjalanan Tantri Atmodjo Menulis Buku Ruang Gelap di Dalam Diri

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Di balik rutinitas sebagai mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Tantri Atmodjo menyimpan sebuah misi sunyi namun bermakna: menulis buku yang bisa menyentuh hati banyak orang, terutama perempuan. Besar di Ternate, Maluku Utara, Tantri kini tengah menulis buku self-improvement berjudul Ruang Gelap di Dalam Diri. Sebuah karya yang bukan hanya menawarkan kisah, tetapi juga keberanian untuk […]

  • Ketua LBH Ansor Malut, Zulfikran Bailussy, menyerukan perlunya penyidikan menyeluruh dalam kasus dugaan penyertaan modal PT Taliabu Jaya Mandiri.

    Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Perumda PT Taliabu Jaya Mandiri (TJM), LBH Ansor Malut: “Kejati Maluku Utara Harus Ambil Alih Penanganan Perkara”

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyampaikan sikap terkait perkembangan kasus dugaan korupsi penyertaan modal pada Perumda PT Taliabu Jaya Mandiri (TJM) yang kini menyeret empat tersangka. Ketua LBH Ansor Malut, Zulfikran Bailussy, menilai bahwa penanganan perkara tersebut tidak boleh berhenti pada pelaksana teknis, melainkan perlu ditelusuri hingga level pembuat kebijakan. […]

  • Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Nahdlatul Ulama (Unutara) di SMAN 6 Tidore

    Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Nahdlatul Ulama (Unutara) di SMAN 6 Tidore

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.248
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Tidore, Rabu (19/2/25) – Universitas Nahdlatul Ulama (Unutara) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Maluku Utara dengan menggelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di SMAN 6 Tidore Kepulauan, yang terletak di Kelurahan Rum. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program studi unggulan dan memberikan informasi langsung kepada calon mahasiswa mengenai […]

  • Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Gantikan Ali Khamenei Play Button

    Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Baru Iran, Gantikan Ali Khamenei

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Mojtaba Khamenei resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran pada Senin, 9 Maret 2026. Ia menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, setelah dipilih melalui pemungutan suara oleh Assembly of Experts. nonton video lengkapnya jangan lupa subscribe

  • ASN Diduga Terlibat Aksi Tolak DOB Sofifi, LBH Ansor Desak Mendagri Turun Tangan

    ASN Diduga Terlibat Aksi Tolak DOB Sofifi, LBH Ansor Desak Mendagri Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 23 Juli 2025 — Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda (LBH GP) Ansor Kota Ternate mendesak Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, untuk memanggil dan meminta klarifikasi dari Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, terkait dugaan kuat keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam aksi penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sofifi. Aksi […]

expand_less