Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Akademisi dan DPRD Malut Kritisi Ketimpangan Manfaat Hilirisasi SDA terhadap Fiskal Daerah

Akademisi dan DPRD Malut Kritisi Ketimpangan Manfaat Hilirisasi SDA terhadap Fiskal Daerah

  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, TERNATE – Lembaga Teras Ekonomi Pesisir Maluku Utara (TEPIS) mengkritisi dampak hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang belum sepenuhnya dirasakan dalam peningkatan kapasitas fiskal daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH). Kritik ini mencuat meski Provinsi Maluku Utara mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Hegemoni Hilirisasi SDA: Efek Domino terhadap Fiskal Daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Maluku Utara”, yang digelar bersamaan dengan peluncuran resmi TEPIS di Rotasi Cafe, Ternate, Sabtu (22/8/2026).

Forum ini menghadirkan Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara Nazlatan Ukhra Kasuba, Akademisi Universitas Khairun Dr. Aziz Hasyim, serta Direktur TEPIS Maluku Utara Fauji Yamin. Mereka menyoroti adanya kesenjangan antara angka makroekonomi yang positif dengan realitas kesejahteraan masyarakat dan kesehatan anggaran daerah.

Nazlatan Ukhra Kasuba menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah menghadapi perubahan struktur ekonomi akibat hilirisasi. Ia menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak boleh hanya berfungsi sebagai instrumen belanja rutin, melainkan harus menjadi alat strategis untuk membangun fondasi ekonomi baru.

“Ketika terjadi diversifikasi ekonomi, yang penting adalah bagaimana APBD mampu menjadi instrumen untuk memperkuat sektor-sektor baru, sehingga ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam,” ujar Nazlatan.

Lebih lanjut, Nazlatan mempertanyakan rencana pemerintah daerah untuk melakukan peminjaman hingga Rp1 triliun. Ia mendesak transparansi penuh terkait posisi fiskal, tujuan penggunaan dana, serta konsekuensi kewajiban pembayaran di masa depan. Menurut dia, publik berhak mengetahui apakah pembiayaan tersebut ditujukan untuk pembangunan produktif atau justru menambah beban fiskal jangka panjang.

Sementara itu, Dr. Aziz Hasyim dari Universitas Khairun menyoroti fenomena paradoks pembangunan di Maluku Utara. Ia menilai tingginya pertumbuhan ekonomi belum tentu mencerminkan pemerataan kesejahteraan.

“Pertumbuhan ekonomi tinggi sangat timpang dengan krisis ekstraktif yang terjadi di Provinsi Maluku Utara,” kritik Aziz.

Aziz menjelaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), tetapi juga harus diuji melalui kualitas lapangan kerja, daya beli masyarakat, tingkat kemiskinan, dan kelestarian lingkungan. Ia menilai model ekonomi ekstraktif saat ini menciptakan ketimpangan, di mana nilai tambah SDA tidak proporsional dengan manfaat yang kembali ke daerah.

Merespons hal tersebut, Aziz mendorong pemerintah daerah untuk mempertimbangkan langkah hukum berupa judicial review terhadap mekanisme pembagian DBH. Ia menilai ketentuan saat ini menyebabkan ketidakseimbangan antara kontribusi SDA daerah dengan manfaat fiskal yang diterima.

“Pemerintah daerah ada baiknya melakukan judicial review berkaitan dengan dana bagi hasil dari pusat yang tidak seimbang dengan proses hasil hilirisasi SDA secara ekstraktif,” tegasnya.

Direktur TEPIS Maluku Utara, Fauji Yamin, menyatakan bahwa forum ini bertujuan membangun ruang diskusi publik yang kritis. Menurutnya, hilirisasi harus dikaji secara holistik, mencakup aspek fiskal, lingkungan, penciptaan lapangan kerja, dan keadilan sosial.

Fauji berharap FGD ini tidak berhenti pada wacana, tetapi menghasilkan agenda advokasi kebijakan yang konkret. TEPIS akan mendorong transparansi struktur penerimaan daerah dari aktivitas SDA, evaluasi efektivitas DBH, serta penguatan diversifikasi ekonomi melalui APBD.

“Hilirisasi pada akhirnya bukan hanya soal seberapa besar SDA dapat diolah, tetapi tentang siapa yang memperoleh manfaat dan apakah pembangunan tersebut mampu menciptakan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara,” tutup Fauji

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi foto : Ai

    Pisau Bermata Dua Media Sosial: Antara Promosi dan Ancaman “Viral” bagi UMKM

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Andika Putra Pratama Mahasiswa S1 Manajemen
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Media sosial kini bertransformasi menjadi panggung utama bagi pelaku usaha kecil. Dari warung makan sederhana hingga bisnis rumahan, platform digital menawarkan solusi promosi yang murah dengan jangkauan tanpa batas. Namun, di balik kemudahan tersebut, tersimpan risiko besar yang sering kali diabaikan: risiko menjadi viral karena kesalahan. Di era yang serba cepat ini, satu kekhilafan kecil […]

  • Sumber Foto: iluvislam.com

    Intelijen di Era Multipolar: Dari Hudzaifah bin al-Yaman hingga Krisis Nurani Global

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Muhammad
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Ketika dunia kembali terbelah dalam persaingan multipolar antara Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, dan kekuatan regional lain, intelijen menjadi senjata utama yang menentukan arah geopolitik. Namun, di tengah kebisingan algoritma dan operasi rahasia lintas negara. Pada bagian ini ada satu hal yang saya ajukan setidaknya paling  mendasar yaitu moral. Figur Hudzaifah bin al-Yaman, Shahibu Sirri Rasulullah […]

  • Source : Istimewa

    Topeng Diplomasi, Wajah Agresi: Catatan Kelam dari Langit Teheran

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Irfandi R. Hi Mustafa Akademisi Unutara
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sabtu 28 Februari 2026, asap membubung di atas Teheran. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, nyaris menjadi sasaran. Amerika Serikat dan Israel secara resmi melancarkan serangan terhadap Iran, sebuah “hal yang dikhawatirkan sejak lama” akhirnya menjadi kenyataan . Namun, apa yang sesungguhnya terjadi di kawasan Teluk bukanlah sekadar eskalasi milistik biasa. Ini adalah sebuah […]

  • Fahri Sibua (Ketua Bidang Ekonomi DPD II KNPI Pulau Morotai)

    Ujian Penegakan Hukum: Menanti Ketegasan Polri dalam Perkara Dugaan Kekerasan Seksual Paman terhadap Keponakan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Fahri Sibua (Ketua Bidang Ekonomi DPD II KNPI Pulau Morotai)
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Pemerkosaan hari ini sudah menjadi salah satu masalah paling serius dalam kehidupan sosial dan hukum kita. Kejahatan ini bukan hanya merusak tubuh korban, tetapi juga menghilangkan rasa aman, martabat, dan masa depan seseorang, terlebih ketika korbannya adalah anak dan pelakunya diduga berasal dari lingkungan keluarga sendiri. Karena itu, saya melihat perkara dugaan paman memperkosa keponakannya […]

  • Santri Darul Falah Ternate Borong Juara 1 di STQH ke-VIII Pulau Morotai

    Santri Darul Falah Ternate Borong Juara 1 di STQH ke-VIII Pulau Morotai

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Balengko Space – Dua santri Pondok Pesantren Darul Falah Ternate meraih juara pertama dalam Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) ke-VIII tingkat Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara. Ajang ini berlangsung pada 19–21 Mei 2025 dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Provinsi Maluku Utara. M. Maulana Zaelawat meraih Juara 1 pada cabang 500 Hadits. Sementara […]

  • Sejumlah alumni MAN Insan Cendekia Halmahera Barat membagikan takjil kepada masyarakat di Pandara Kananga, Ternate Tengah, Sabtu (14/03/2025). Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus mempererat silaturahmi alumni di bulan Ramadan.

    Alumni MAN Insan Cendekia Halmahera Barat Berbagi Takjil di Ternate, Perkuat Silaturahmi Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Muzsta
    • visibility 205
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate — Alumni MAN Insan Cendekia Halmahera Barat menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di kawasan kuliner Pandara Kananga yang berada di Kampung Makassar Timur, Ternate Tengah, pada Sabtu (14/03/2025) pukul 17.30 WIT. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan. Beberapa alumni yang hadir dalam kegiatan […]

expand_less