Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Analisis Kritis 1 Tahun 8 Bulan Kepemimpinan Sherly Tjoanda

Analisis Kritis 1 Tahun 8 Bulan Kepemimpinan Sherly Tjoanda

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Satu tahun delapan bulan telah berlalu sejak Sherly Tjoanda Laos resmi dilantik sebagai Gubernur Maluku Utara pada Februari 2025. Memasuki akhir 2026, nama Sherly menjadi sorotan nasional tidak hanya karena statusnya sebagai gubernur perempuan pertama di Provinsi tersebut, tetapi juga karena lonjakan tingkat kepuasan publik yang mencengangkan. Survei Indikator Politik Indonesia per Maret 2026 mencatat angka kepuasan sebesar 85,1% terhadap kinerjanya—sebuah angka yang sangat tinggi untuk kepala daerah yang baru menjabat kurang dari dua tahun. Namun, dalam demokrasi yang sehat, angka kepuasan yang tinggi harus dibaca secara kritis. Apakah angka tersebut murni refleksi dari keberhasilan pembangunan struktural, ataukah lebih didorong oleh faktor popularitas personal dan program-program populis jangka pendek? Opini ini akan membedah sisi terang dan bayangan dari kepemimpinan Sherly Tjoanda Laos, menelusuri jejak rekam fiskal, kebijakan publik, serta tantangan struktural yang masih mengintai di balik senyum puas masyarakat Maluku Utara atas kepemimpinannya.

Sisi Terang—Akselerasi Fiskal dan Gaya Kepemimpinan Humanis

Tidak dapat dimungkiri, Sherly membawa angin segar dalam tata kelola keuangan daerah. Salah satu capaian paling konkret adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam perubahan ABPD tersebut, PAD Maluku Utara ditetapkan sebesar Rp 3,3 triliun—meningkat 18,6 % dari APBD induk. Pendapatan Asli Daerah (PAD) 1,6 triliun atau naik 39 %—sementara dana transfer mencapai 1,697 triliun atau meningkat 4 %. Lonjakan drastis ini menunjukkan adanya optimalisasi sumber daya lokal, terutama dari sektor pertambangan dan kelautan, yang selama ini mungkin belum tergali maksimal. Selain itu, konsistensi Maluku Utara meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI di bawah komandonya menegaskan perbaikan sistem akuntabilitas keuangan. Langkah simbolis namun bermakna juga ditunjukkan ketika ia memilih untuk tidak menggunakan anggaran pribadi (hak budget) sebesar Rp 548 juta yang dialokasikan dalam APBD 2026. Gestur ini membangun narasi “pemimpin sederhana” yang resonan dengan kondisi ekonomi masyarakat pasca-pandemi. Gaya komunikasi Sherly yang luwes, sering turun langsung ke lapangan, dan responsif terhadap keluhan warga melalui media sosial berhasil menciptakan kedekatan emosional (emotional proximity). Dalam politik pencitraan modern, kedekatan ini sering kali diterjemahkan oleh publik sebagai bentuk kepedulian nyata, yang berkontribusi besar terhadap tingginya angka kepuasan survei.

Bayangan Masalah—Krisis Arus Kas dan Potret Kesejahteraan ASN

Di balik gemerlap angka PAD dan survei kepuasan, terdapat realitas pahit yang dihadapi oleh aparatur sipil negara (ASN) di Maluku Utara. Pada pertengahan 2026, Gubernur Sherly secara terbuka mengakui bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengalami keterbatasan arus kas (cash flow). Kondisi ini berimbas langsung pada keterlambatan pembayaran Tunjangan Kinerja (TK) dan bahkan gaji bagi ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sebagai solusi darurat, pemerintah Provinsi Maluku Utara dihalalkan mengambil langkah kontroversial—pemotongan TPP (Tunjangan Performance) sebesar 10% untuk ASN level staf dan PPPK mulai Juli hingga Desember 2026. Bagi seorang Gubernur yang citranya dibangun di atas rasa empati, seharusnya pemotongan pendapatan pegawai negeri sipil itu berbasis kinerja—tidak boleh dipukul rata pemotongannya karena PNS itu ada yang rajin kerja dan banyak juga yang malas kerja—yang merupakan tulang punggung birokrasi pelayanan publik—adalah paradoks yang sulit dijelaskan. Kritik utama yang muncul adalah—Jika PAD sudah melonjak hingga Rp1,620 triliun, mengapa cash flow Pemerintah justru macet? Ini mengindikasikan adanya masalah serius dalam manajemen kas, proyeksi penerimaan yang terlalu optimistik, atau struktur belanja yang tidak efisien. Ketergantungan pada Dana Transfer Pusat yang dikabarkan turun hingga 50% juga memperparah situasi, namun seharusnya hal ini bisa diprediksi jauh-jauh hari dalam penyusunan RAPBD.

Analisis Program—Antara Populisme dan Pembangunan Berkelanjutan

Kepemimpinan Sherly banyak disoroti karena program-program yang bersifat cepat terlihat (quick wins), seperti bantuan sosial, perbaikan infrastruktur skala kecil, dan program pendidikan gratis. Program-program ini memang efektif mendongkrak popularitas, namun pertanyaan besarnya adalah—Apakah Maluku Utara sedang bergerak menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan? Provinsi Maluku Utara memiliki potensi emas, nikel, dan kelautan yang luar biasa. Namun, laporan-laporan lapangan menunjukkan bahwa manfaat dari industri ekstraktif ini belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat akar rumput di luar pusat-pusat pertambangan.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara
  • Editor: Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa Play Button

    Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Musisi Anak Timur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Lagu berjudul “Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa Adanya” tengah menuai perhatian di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok. Lagu ini dibawakan dengan aransemen dangdut remix atau koplo, sebuah genre musik yang sangat akrab di telinga anak muda, terutama di kawasan Indonesia Timur yang memiliki kedekatan kuat dengan irama tersebut. Popularitas lagu ini tidak hanya terletak […]

  • Dr. Lukman Tamhir, M.Pd saat pelantikan sebagai Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan (Tikep).

    Dr. Lukman Tamhir Dilantik Jadi Kepala MAN 2 Tidore Kepulauan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 370
    • 0Komentar

    SOFIFI, BALENGKO SPACE – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tidore Kepulauan (Tikep) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Dr. Lukman Tamhir, S.Ag., M.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 1 Kota Ternate, resmi dilantik menjadi Kepala MAN 2 Tikep pada Selasa (21/04/2026). Pelantikan jebolan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini membawa harapan besar […]

  • Dialog publik PMII bahas sengketa lahan Ternate

    Ternate Krisis Kepercayaan: Pejabat Absen Dialog Sengketa Lahan, PC PMII Ternate Bereaksi

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 969
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Ternate, Kamis (14/8/25) Sengketa lahan yang melibatkan Polda Maluku Utara (Malut) dan warga di kawasan Ubo-Ubo, Kayu Merah, dan Bastiong Karance di Ternate kini memasuki babak baru. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ternate dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate mengambil peran penting, menyoroti ketidakadilan dan potensi konflik sosial. Pada […]

  • foto penulis

    PAUD Berbasis Cinta atau Pabrik Robot? Kritik atas Pendidikan Formal dengan Belajar dari Jepang dan Budaya Sasak di Lombok Timur

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle LILIK FEBY RAHMAWATI
    • visibility 497
    • 0Komentar

    Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, nilai, dan orientasi hidup generasi mendatang. Sayangnya, praktik pendidikan formal di banyak tempat masih berorientasi pada capaian kognitif semata, seakan-akan anak-anak adalah “robot” yang diprogram untuk menguasai hitungan, membaca, dan menulis secepat mungkin. Orientasi semacam ini kerap mengabaikan hakikat PAUD sebagai ruang bermain yang […]

  • Mahasiswa Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Pas Ipa, Desak Inspektorat Lakukan Audit

    Mahasiswa Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Pas Ipa, Desak Inspektorat Lakukan Audit

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Kepulauan Sula – Dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2023 di Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, kembali menuai sorotan. Mursid Puko, mahasiswa asal desa setempat, angkat bicara mengenai belum maksimalnya realisasi sejumlah program yang hingga pertengahan 2025 tak kunjung tuntas. Mursid menilai lambatnya audit dari pihak Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula terhadap pengelolaan […]

  • Source : Istimewa

    Jamin Mutu Pendidikan, Prodi Kimia Unutara Jalani Visitasi Akreditasi LAMSAMA

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 830
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) melaksanakan visitasi akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA) di Kampus Unutara, Ternate, Senin (9/2/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 11 Februari ini bertujuan mengevaluasi dan menjamin mutu pendidikan tinggi di wilayah Maluku Utara. Komitmen Peningkatan Kualitas Tim asesor […]

expand_less