Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

Darurat Abrasi di Koloray: Jarak Rumah ke Pantai Tinggal 4 Meter

  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 116
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Desa Koloray di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, menghadapi ancaman serius akibat abrasi pantai yang terus menggerus daratan. Kondisi ini tidak hanya mengancam infrastruktur pemukiman, tetapi juga berpotensi menghilangkan sumber air bersih bagi sekitar 600 jiwa penduduk setempat.

Berdasarkan pantauan, bangunan penahan ombak (breakwater) yang sebelumnya dibangun melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) pada tahun 2007/2008 kini telah hancur hingga 90 persen. Kerusakan infrastruktur tersebut membuat garis pantai semakin mendekat ke area permukiman warga.

Salah satu warga Desa Koloray, Ical Kudo, dalam wawancara dengan media Balengko.space, Jumat (14/8/2026), mengungkapkan bahwa jarak antara rumah warga serta fasilitas umum dengan bibir pantai kini menyusut drastis.

“Dulu jaraknya sekitar 20 meter dari bibir pantai, namun saat ini tersisa kurang lebih 4 meter saja,” ujar Ical.

Selain mengancam keberadaan fisik desa, abrasi juga berdampak langsung pada krisis air bersih. Ical menjelaskan bahwa intrusi air laut telah mencemari sumber air tawar warga.

“Dampaknya sangat terasa, kami sudah tidak lagi bisa mengonsumsi air sumur karena air laut telah bercampur dan mengontaminasi air bersih,” katanya.

Akibat kondisi tersebut, masyarakat yang sebelumnya mengandalkan air sumur kini terpaksa membeli air galon dengan bepergian ke Daruba, ibu kota kecamatan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ical menambahkan, masalah abrasi di Desa Koloray telah berlangsung selama kurang lebih 12 tahun. Namun, ia menilai perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi desanya masih minim.

“Sudah bertahun-tahun lamanya, tetapi pemerintah daerah seolah-olah mengabaikan desa kami, seakan-akan kami dianaktirikan,” keluhnya.

Warga mendesak adanya tindakan nyata dari pemerintah. Jika penghalang ombak tidak segera dibangun atau diperbaiki, Desa Koloray dikhawatirkan akan hilang ditelan air laut.

“Harapan kami, pemerintah daerah dapat segera memperhatikan daerah-daerah yang terdampak abrasi, khususnya Desa Koloray, sebelum terlambat,” tutup Ical.

  • Penulis: Jainudin Naba
  • Editor: Muh. Mujizad Mandea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Genjot PAD Morotai, Naswin Rowo Desak Pengaktifan Palang Pintu Pasar dan Mall Morotai

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 447
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO SPACE) – Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai dari Fraksi KNN, Naswin Rowo, mendesak Pemerintah Daerah untuk segera mengaktifkan sejumlah fasilitas publik yang terbengkalai. Hal ini dinilai krusial guna mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah ditetapkan. Dua poin utama yang menjadi sorotan adalah pengoperasian palang pintu otomatis di kawasan pasar serta […]

  • Anggota DPRD Pulau Morotai, Moh Akbar Mangoda, saat melaksanakan reses masa sidang I di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, menyerap aspirasi warga dan menyalurkan bantuan kepada lansia dan janda.

    Serap Aspirasi Warga Darame, Anggota DPRD Morotai Akbar Mangoda Fokus Infrastruktur dan Bantuan Sosial

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Morotai (BALENGKO) – Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Moh Akbar Mangoda, melaksanakan reses masa sidang I di Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan. Dalam sambutannya, Akbar menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD pada penutupan masa sidang, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 161 huruf (i). Ia […]

  • Tali bukan Solusi: Balengko Space Ajak Generasi Muda Pahami Isu Bunuh Diri

    Tali bukan Solusi: Balengko Space Ajak Generasi Muda Pahami Isu Bunuh Diri

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 658
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, Sabtu, (8/2/25) – Balengko Space sukses mengadakan workshop bertajuk “Tali Bukan Solusi dari Permasalahan yang Kamu Hadapi” yang membahas fenomena bunuh diri di Kota Ternate dari perspektif Psikologi dan Agama. Acara ini berlangsung di Only Six Coffee pada Sabtu, (8/2/25), pukul 16.00 WIT – 17.30 WIT, dengan sasaran utama mahasiswa […]

  • Ramadhan Sebagai Spirit Pembebasan Diri

    Ramadhan Sebagai Spirit Pembebasan Diri

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Saat ini umat Islam telah berada pada puncak perpisahan dengan ramadhan sebagai bulan yang suci, bulan yang dimana semua umat Islam diberikan tarbiyah (pendidikan) oleh Allah Swt. Ramadhan adalah salah satu bulan yang istimewa dari sekian banyak bulan dalam Islam, sehingga begitu banyak keistimewaan yang terdapat dalam ramadhan kita pun  diperintahkan oleh Allah Swt untuk […]

  • Bonbu: Dari Tenda Kecil ke Pusat Kuliner Korea yang Digemari

    Bonbu: Dari Tenda Kecil ke Pusat Kuliner Korea yang Digemari

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Bonbu, sebuah usaha kuliner khas Korea yang kini berlokasi di Ruko Tabespot G6/2, BSD, telah berhasilmenarik perhatian pecinta makanan Korea. Di balik kesuksesan ini, ada kisah inspiratif dari empat teman Sally Cationa, GraciaTumakaka, Ivan Hermawan, dan Jason Nataniel Sutanto yang memulai perjalanan mereka dari sebuah tenda kecil. Inspirasi di Balik Bonbu Menurut Sally, inspirasi […]

  • Pengaruh Teknologi dan gaya hidup, Menjadi Penyebab Obesitas?

    Pengaruh Teknologi dan gaya hidup, Menjadi Penyebab Obesitas?

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Sumber gambar : Ai Kemajuan teknologi dan globalisasi membawa dampak besar pada aktivitas manusia. Di satu sisi, teknologi mempermudah kehidupan, tetapi di sisi lain, dampak negatifnya, seperti penurunan mobilitas fisik, tak bisa diabaikan. Salah satu efek nyata adalah meningkatnya kasus obesitas, yang kini menjadi masalah kesehatan global. Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Instan Jika kita […]

expand_less