Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 1.063
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BalengkoSpace.com, Ternate, 15 Juni 2025 – Pelatihan Peacemaker Training for Trainer (TFT) 2025 resmi digelar selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juni, bertempat di Asrama Haji Ternate, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, termasuk GP Ansor, mahasiswa komunitas, dan warga umum.

Pelatihan yang diinisiasi oleh Peacemaker Indonesia ini merupakan bagian dari komitmen membentuk kader-kader perdamaian lokal yang mampu menyelesaikan konflik secara konstruktif di tingkat komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah naungan Yayasan Generasi Bisa (GERASA) dan turut menggandeng tiga mitra strategis: Harapan Pemuda Indonesia (HPI), Mata Garuda Indonesia, dan Timur Network.

Kegiatan diawali dengan Technical Meeting yang dihadiri panitia pelaksana dan seluruh peserta. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan berbagai informasi teknis terkait pelaksanaan pelatihan, mulai dari materi utama, metode pembelajaran, hingga aturan tata tertib yang harus dipatuhi peserta selama pelatihan berlangsung.

Ketua Panitia Pelaksana, Henaluo Harita, menyatakan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal membangun fondasi perdamaian yang kuat di Ternate. “Kota Ternate menjadi salah satu titik penting dalam pelatihan ini. Sebagai kota dengan keragaman suku, agama, dan budaya, penting bagi kita untuk memiliki kader-kader yang siap menjaga harmoni dan mencegah konflik,” ungkap Hena pada Sabtu (15/06/2025).

Pelatihan TFT ini dirancang untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan membangun serta memelihara perdamaian, baik dalam lingkup kecil seperti kelurahan, maupun skala yang lebih luas. Dengan metode pelatihan yang partisipatif dan kontekstual, peserta diajak untuk memahami akar konflik serta pendekatan damai berbasis nilai kearifan lokal.

Hena, yang akrab disapa peserta, menekankan pentingnya membangun damai dari diri sendiri. “Kami berharap melalui TFT ini, akan lahir kader-kader perdamaian yang mampu menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat, serta berkontribusi aktif dalam menciptakan kehidupan yang harmonis dan damai,” tegasnya.

Pelatihan Peacemaker TFT 2025 ini mendapat sambutan baik dari berbagai organisasi masyarakat. Peserta yang hadir berasal dari GP Ansor, mahasiswa dari berbagai komunitas di Ternate, serta perwakilan masyarakat umum yang aktif dalam kegiatan sosial.

Keterlibatan lintas elemen ini mencerminkan semangat kolaboratif Peacemaker Indonesia untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dalam upaya pembangunan perdamaian berkelanjutan.

“Pelatihan ini menunjukkan keseriusan semua pihak dalam meningkatkan kapasitas individu sebagai agen damai, bukan hanya di Ternate tapi juga untuk Indonesia secara umum,” ujar Hena menutup sesi pelatihan hari terakhir.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Generasi Bisa bersama seluruh mitra berharap dapat mencetak generasi yang tak hanya memahami pentingnya toleransi, tetapi juga memiliki kemampuan praktis menyelesaikan konflik sosial. Selanjutnya, para peserta akan menjadi trainer di komunitasnya masing-masing dan membagikan ilmu yang telah didapatkan.

“Harapannya, pelatihan ini akan memberikan dampak nyata, terutama di kawasan-kawasan yang rentan konflik, serta memperkuat budaya damai dan dialog antarwarga,” ujar Hena.(Red)

  • Penulis: Muzstakim
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Masjid Mangkrak, Aktivis PMII Desak Inspektorat Audit Anggaran Desa Pas Ipa

    Pembangunan Masjid Mangkrak, Aktivis PMII Desak Inspektorat Audit Anggaran Desa Pas Ipa

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.470
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com , Mangoli Barat, 29 Juni 2025 – Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, yang semula diharapkan menjadi pusat ibadah dan kegiatan keagamaan warga, kini justru menyisakan kekecewaan. Proyek pembangunan rumah ibadah tersebut terlihat mangkrak dan nyaris tidak ada aktivitas pekerjaan selama berbulan-bulan terakhir. Kondisi ini memicu keresahan di tengah masyarakat […]

  • Gempa M8,6 di Rusia Berpotensi Tsunami, Halmahera Utara Termasuk Wilayah Waspada

    Gempa M8,6 di Rusia Berpotensi Tsunami, Halmahera Utara Termasuk Wilayah Waspada

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 961
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 30 Juli 2025 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa telah terjadi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 8,6 pada Rabu, 30 Juli 2025 pukul 06:24:54 WIB. Gempa tersebut berlokasi di koordinat 52,54 LU dan 160,07 BT, berjarak 164 km Tenggara Kamchatka, Rusia, dengan kedalaman 43 km. Berdasarkan hasil pemodelan tsunami yang […]

  • MAKNA BUDAYA DAN IDENTITAS TARIAN CAKALELE: JANGAN DIMODIFIKASI MENJADI KONTEN HIBURAN SEMATA

    MAKNA BUDAYA DAN IDENTITAS TARIAN CAKALELE: JANGAN DIMODIFIKASI MENJADI KONTEN HIBURAN SEMATA

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Jidan M. Jein | Mahasiswa Magister Jurusan PBSI Universitas Lambung Mangkurat
    • visibility 442
    • 0Komentar

    P erkembangan media sosial saat ini telah membuka ruang ekspresi budaya yang luas, memungkinkan tradisi lokal dilihat, dibagikan, dan dinikmati oleh khalayak global. Di satu sisi, hal ini menjadi peluang emas bagi pelestarian budaya, termasuk tarian Cakalele dari Maluku Utara. Namun, di sisi lain, muncul fenomena yang mengkhawatirkan: tarian Cakalele sering kali dipertontonkan sekadar sebagai […]

  • Bonbu: Nikmati Keunikan Makanan Korea yang Modern di BSD

    Bonbu: Nikmati Keunikan Makanan Korea yang Modern di BSD

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram bonbu.id Berada di Ruko Tabespot G6/2, BSD, Bonbu adalah surga bagi para pencinta kuliner Korea. Dengan menyajikan makanan khas Korea yang dimodifikasi secara modern, Bonbu menggabungkan kelezatan tradisional dengan selera lokal. Tidak hanya menawarkan cita rasa yang autentik, Bonbu juga menghadirkan pengalaman kuliner yang berfokus pada kenyamanan, atau dikenal dengan istilah […]

  • Fenomena Perilaku Remaja dan Kisah Inspiratif dari Olahraga Tinju.

    Fenomena Perilaku Remaja dan Kisah Inspiratif dari Olahraga Tinju.

    • calendar_month Minggu, 5 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Balengko Space – Dewasa ini, perilaku remaja sering menjadi sorotan masyarakat. Dari aksi tawuran hingga perkelahian di berbagai tempat, tindakan-tindakan ini membawa keresahan yang nyata. Berdasarkan data dari WHO, diperkirakan setiap tahun terjadi 193.000 pembunuhan di kalangan remaja usia 15–29 tahun secara global, dengan mayoritas korban dan pelaku adalah laki-laki. Di lansri dari VOA Indonesia, […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Tolak Wacana Pergeseran Posisi Polri, GAMKI Jabar: Ancaman Serius bagi Supremasi Hukum

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG (BALENGKO), 29 Januari 2026 — Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPD GAMKI) Jawa Barat menyatakan sikap tegas menolak berkembangnya wacana penggeseran posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dari bawah naungan langsung Presiden. GAMKI Jabar menilai langkah tersebut bukan sekadar wacana teknis kelembagaan, melainkan ancaman nyata terhadap supremasi hukum dan stabilitas sistem […]

expand_less