Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

Pelatihan Peacemaker TFT 2025 Resmi Digelar di Ternate, Siapkan Kader Perdamaian dari Berbagai Kalangan

  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 999
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BalengkoSpace.com, Ternate, 15 Juni 2025 – Pelatihan Peacemaker Training for Trainer (TFT) 2025 resmi digelar selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juni, bertempat di Asrama Haji Ternate, Kelurahan Ngade, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kolaboratif, dengan partisipasi aktif dari berbagai unsur masyarakat, termasuk GP Ansor, mahasiswa komunitas, dan warga umum.

Pelatihan yang diinisiasi oleh Peacemaker Indonesia ini merupakan bagian dari komitmen membentuk kader-kader perdamaian lokal yang mampu menyelesaikan konflik secara konstruktif di tingkat komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di bawah naungan Yayasan Generasi Bisa (GERASA) dan turut menggandeng tiga mitra strategis: Harapan Pemuda Indonesia (HPI), Mata Garuda Indonesia, dan Timur Network.

Kegiatan diawali dengan Technical Meeting yang dihadiri panitia pelaksana dan seluruh peserta. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan berbagai informasi teknis terkait pelaksanaan pelatihan, mulai dari materi utama, metode pembelajaran, hingga aturan tata tertib yang harus dipatuhi peserta selama pelatihan berlangsung.

Ketua Panitia Pelaksana, Henaluo Harita, menyatakan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal membangun fondasi perdamaian yang kuat di Ternate. “Kota Ternate menjadi salah satu titik penting dalam pelatihan ini. Sebagai kota dengan keragaman suku, agama, dan budaya, penting bagi kita untuk memiliki kader-kader yang siap menjaga harmoni dan mencegah konflik,” ungkap Hena pada Sabtu (15/06/2025).

Pelatihan TFT ini dirancang untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan membangun serta memelihara perdamaian, baik dalam lingkup kecil seperti kelurahan, maupun skala yang lebih luas. Dengan metode pelatihan yang partisipatif dan kontekstual, peserta diajak untuk memahami akar konflik serta pendekatan damai berbasis nilai kearifan lokal.

Hena, yang akrab disapa peserta, menekankan pentingnya membangun damai dari diri sendiri. “Kami berharap melalui TFT ini, akan lahir kader-kader perdamaian yang mampu menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat, serta berkontribusi aktif dalam menciptakan kehidupan yang harmonis dan damai,” tegasnya.

Pelatihan Peacemaker TFT 2025 ini mendapat sambutan baik dari berbagai organisasi masyarakat. Peserta yang hadir berasal dari GP Ansor, mahasiswa dari berbagai komunitas di Ternate, serta perwakilan masyarakat umum yang aktif dalam kegiatan sosial.

Keterlibatan lintas elemen ini mencerminkan semangat kolaboratif Peacemaker Indonesia untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dalam upaya pembangunan perdamaian berkelanjutan.

“Pelatihan ini menunjukkan keseriusan semua pihak dalam meningkatkan kapasitas individu sebagai agen damai, bukan hanya di Ternate tapi juga untuk Indonesia secara umum,” ujar Hena menutup sesi pelatihan hari terakhir.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Generasi Bisa bersama seluruh mitra berharap dapat mencetak generasi yang tak hanya memahami pentingnya toleransi, tetapi juga memiliki kemampuan praktis menyelesaikan konflik sosial. Selanjutnya, para peserta akan menjadi trainer di komunitasnya masing-masing dan membagikan ilmu yang telah didapatkan.

“Harapannya, pelatihan ini akan memberikan dampak nyata, terutama di kawasan-kawasan yang rentan konflik, serta memperkuat budaya damai dan dialog antarwarga,” ujar Hena.(Red)

  • Penulis: Muzstakim
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan illegal logging CV Anugerah Empat Mandiri di hutan Sula

    Dugaan Illegal Logging di Sula, LBH PB PMII Desak Pencabutan Izin CV AEM

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO), 2 April 2026 – Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (LBH PB PMII) mengecam dugaan praktik illegal logging oleh CV Anugerah Empat Mandiri (AEM) di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Perusahaan tersebut diduga melakukan penebangan kayu di luar area izin, berdasarkan hasil investigasi PC PMII Kepulauan Sula dan laporan masyarakat. […]

  • Tiga Jamaah Haji Asal Halmahera Selatan Dirawat di Makassar, Wagub Malut Turun Langsung Play Button

    Tiga Jamaah Haji Asal Halmahera Selatan Dirawat di Makassar, Wagub Malut Turun Langsung

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Makassar,(balengkospace.com) –Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjenguk tiga jamaah haji asal Halmahera Selatan yang sedang dirawat di RSUP Tadjuddin Chalid, Makassar, Senin pagi (12/5). Ia ingin memastikan langsung kondisi mereka sebelum berangkat ke tanah suci. Dalam kunjungan ini, Wagub didampingi oleh dua petugas kesehatan, dr. Rosita Alkatiri dan dr. Ali Akbar Taslim. Mereka […]

  • Source : Istimewa

    SMIT Geruduk Mabes Polri, Laporkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Solidaritas Masyarakat Indonesia Timur (SMIT) mendatangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Jumat (13/2/2026). Massa menuntut penindakan tegas terhadap sindikat rokok ilegal yang dinilai telah merugikan negara dalam skala masif di wilayah Maluku Utara. Koordinator Lapangan SMIT, Valdo JR, mengungkapkan bahwa berdasarkan investigasi di lapangan, Pelabuhan Tobelo diduga kuat menjadi […]

  • Farid, mahasiswa BEM Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, berbicara dalam diskusi RUU KUHAP Yogyakarta

    Diskusi RUU KUHAP Yogyakarta: Haris Azhar vs Eddy Hiariej Bahas Restoratif Justice

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 505
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta — Social Movement Institute (SMI) menggelar diskusi dan debat terbuka bertajuk “Kita Jadi Merdeka atau Dijajah Aparat?” di Auditorium YBW UII, Jalan Cik Di Tiro No.1, Terban, Kota Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025) pukul 07.30 WIB. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, Haris Azhar dan Eddy Hiariej, untuk membahas Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum […]

  • Kebijakan regulasi digital sekolah oleh Pemerintah Norwegia

    Cegah Gangguan Proses Belajar Dasar, Pemerintah Norwegia Larang Total Penggunaan AI untuk Siswa SD

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Langkah tegas diambil oleh Pemerintah Norwegia dalam membatasi penetrasi teknologi modern di lingkungan institusi pendidikan. Mulai tahun ajaran baru pada akhir Agustus mendatang, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif akan dilarang total bagi seluruh siswa sekolah dasar (SD). Kebijakan restriktif tersebut diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store. Larangan ini […]

  • Pelatihan Etnovideografi di Universitas Khairun: Meningkatkan Kemandirian Mahasiswa dalam Pembuatan Konten Sosial

    Pelatihan Etnovideografi di Universitas Khairun: Meningkatkan Kemandirian Mahasiswa dalam Pembuatan Konten Sosial

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, Kamis (20/2/25) – Program Studi Antropologi Sosial Universitas Khairun mengadakan pelatihan Etnovideografi pada Kamis, 20 Februari 2025. Kegiatan yang diadakan di ruang Program Studi Antropologi Sosial ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa dan bertujuan untuk mengajarkan teknik pengambilan gambar serta pembuatan video etnovideografi. Ariyo Dermawan, sebagai narasumber, menyampaikan materi dengan cara […]

expand_less