Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Ketika Teknologi Memisahkan, Kepedulian Sosial menyatukan: Kisah Inspiratif Seorang Volunteer

Ketika Teknologi Memisahkan, Kepedulian Sosial menyatukan: Kisah Inspiratif Seorang Volunteer

  • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
  • visibility 315
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Perkembangan teknologi dan globalisasi telah mengubah cara pandang dan interaksi manusia. Jika pada era 90-an surat kabar dan komunikasi tatap muka menjadi andalan, kini batasan-batasan komunikasi seolah lenyap dengan hadirnya gadget dan media sosial.

Namun, di balik kemudahan itu, muncul efek negatif yang mengubah pola hubungan sosial. Banyak orang menjadi sibuk dengan dunia virtual hingga abai pada lingkungan sekitar. Interaksi yang dulu hangat, seperti bertetangga atau ngopi bersama, kini sering tergantikan dengan layar ponsel. Kehidupan terasa dekat di dunia maya, tapi jarak nyata semakin lebar.

Efek ini paling terasa pada generasi muda. Beberapa tenggelam dalam rutinitas digital, namun masih ada yang memilih jalan berbeda—menyisihkan waktu untuk kegiatan sosial. Mereka menjadi sukarelawan (volunteer), memberikan tenaga dan pikiran demi membantu masyarakat.

Mengenal Masayu Tezafiany, Anak Muda Inspiratif

Masayu Tezafiany, akrab disapa Femy, adalah contoh anak muda yang memilih terjun ke dunia sosial. Ia bergabung dengan ”Bantu”, sebuah platform konsultan CSR dan donasi Islami yang berdiri sejak 2014. Dengan misi menanamkan semangat gotong royong dan menerapkan Effective Altruism untuk mengentaskan kemiskinan, Bantu aktif dalam kegiatan sosial di berbagai wilayah.

Selain kesibukannya di Halalin, perusahaan yang bergerak di industri halal, Femy aktif menjadi volunteer. “Motivasi saya adalah membantu masyarakat secara langsung. Saya percaya, Bantu punya program yang tepat untuk menciptakan perubahan nyata,” ungkapnya.

Tak hanya di Bantu.id, Femy juga pernah menjadi sukarelawan di beberapa acara besar dan mengajar anak-anak di panti asuhan. “Pengalaman itu mengajarkan saya pentingnya memahami kebutuhan orang lain, terutama anak-anak,” tambahnya.

Peluang Belajar dan Berkembang Melalui Volunteering

Menjadi volunteer memberikan banyak manfaat. Bagi Femy, kegiatan ini melatih kemampuan komunikasi, manajemen waktu, serta kepekaan terhadap berbagai masalah sosial. Ia juga mengakui bahwa keterampilannya dalam teknologi administratif sangat mendukung pekerjaannya. “Kegiatan ini membantu saya belajar mendengarkan pendapat orang lain dan mencari solusi bersama,” jelasnya.

Harapan Femy ke depan adalah terus memberi dampak positif bagi masyarakat dan menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Volunteer of the Month: Sebuah Apresiasi

Sebagai wujud penghargaan, Bantu memberikan gelar Volunteer of the Month kepada sukarelawan yang berdedikasi tinggi. Femy melihat penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik. “Saya ingin terus berkembang dan membuktikan bahwa kebaikan kecil pun bisa membawa perubahan besar,” katanya dengan optimis.

Di tengah derasnya arus teknologi, kisah seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai sosial tetap relevan. Bagi generasi muda, volunteering adalah langkah kecil yang bisa membawa perubahan besar—untuk masyarakat dan untuk diri mereka sendiri. Apakah Anda siap untuk memulai?

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Farid, mahasiswa BEM Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, berbicara dalam diskusi RUU KUHAP Yogyakarta

    Diskusi RUU KUHAP Yogyakarta: Haris Azhar vs Eddy Hiariej Bahas Restoratif Justice

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 459
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta — Social Movement Institute (SMI) menggelar diskusi dan debat terbuka bertajuk “Kita Jadi Merdeka atau Dijajah Aparat?” di Auditorium YBW UII, Jalan Cik Di Tiro No.1, Terban, Kota Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025) pukul 07.30 WIB. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, Haris Azhar dan Eddy Hiariej, untuk membahas Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum […]

  • jccnetwork.id

    Dugaan Konflik Kepentingan Tambang di Maluku Utara, LBH Ansor Siapkan Laporan ke KPK dan MKD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Balengko Space — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyatakan akan membawa dugaan konflik kepentingan serta potensi pelanggaran perizinan di sektor pertambangan nikel ke tingkat nasional. Langkah ini, menurut LBH Ansor, merupakan bagian dari upaya mendorong transparansi dan pengujian hukum atas sejumlah temuan awal yang mereka himpun. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, […]

  • Mahasiswa Biologi Sains UNUTARA melakukan penelitian ekosistem laut Maluku Utara

    Program Studi Biologi Sains UNUTARA: Momentum Emas Pengembangan Riset dan Konservasi Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Rosita Tuhuteru (Ketua Himpunan Mahasiswa Sains Biologi)
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    Program Studi Sains di Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) patut disambut dengan antusias. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, hadirnya program studi ini membuka jalan bagi pengembangan riset dan sumber daya manusia yang memahami keanekaragaman hayati, ekologi, dan potensi alam Maluku Utara yang begitu kaya. Maluku Utara adalah wilayah yang […]

  • Karmila, Ketua Umum perempuan pertama PMII Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra Yogyakarta periode 2025–2026

    Karmila Terpilih sebagai Ketua Umum Perempuan Pertama PMII Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 7 Oktober 2025 – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Sultan Agung Universitas Janabadra Yogyakarta resmi menetapkan Karmila, kader asal Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur, sebagai Ketua Umum periode 2025–2026 dalam Rapat Tahunan Komisariat (RTK) yang digelar pada 4 September 2025 di Omah PMII Yogyakarta. Karmila tercatat sebagai perempuan pertama yang terpilih […]

  • PW GP Ansor Malut bertemu Gubernur  Malut Sherly Tjoanda untuk pemantapan Pelantikan

    PW GP Ansor Malut bertemu Gubernur Malut Sherly Tjoanda untuk pemantapan Pelantikan

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.330
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Ternate,  (25/7/25) Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Maluku Utara siap menggelar pelantikan kepengurusan baru dan meresmikan Kebun Ansor pada 9 Agustus 2025. Kedua agenda tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Utara, serta Wakil Gubernur jika tidak ada halangan. Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif Abdullah, mengatakan bahwa […]

  • Arti jahil murakkab

    Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Secara bahasa, kata jahil berasal dari bahasa Arab al-jahl yang berarti: tidak mengetahui, kebodohan, lawan dari ilmu. Orang yang jahil adalah orang yang tidak memiliki pengetahuan atau bertindak tanpa dasar ilmu. Sementara itu, beberapa ulama menjelaskan makna jahil sebagai berikut: Imam Al-Raghib Al-Ashfahani menjelaskan bahwa jahil adalah kosongnya jiwa dari ilmu dan pengetahuan yang benar. […]

expand_less