Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Ketika Teknologi Memisahkan, Kepedulian Sosial menyatukan: Kisah Inspiratif Seorang Volunteer

Ketika Teknologi Memisahkan, Kepedulian Sosial menyatukan: Kisah Inspiratif Seorang Volunteer

  • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
  • visibility 336
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Perkembangan teknologi dan globalisasi telah mengubah cara pandang dan interaksi manusia. Jika pada era 90-an surat kabar dan komunikasi tatap muka menjadi andalan, kini batasan-batasan komunikasi seolah lenyap dengan hadirnya gadget dan media sosial.

Namun, di balik kemudahan itu, muncul efek negatif yang mengubah pola hubungan sosial. Banyak orang menjadi sibuk dengan dunia virtual hingga abai pada lingkungan sekitar. Interaksi yang dulu hangat, seperti bertetangga atau ngopi bersama, kini sering tergantikan dengan layar ponsel. Kehidupan terasa dekat di dunia maya, tapi jarak nyata semakin lebar.

Efek ini paling terasa pada generasi muda. Beberapa tenggelam dalam rutinitas digital, namun masih ada yang memilih jalan berbeda—menyisihkan waktu untuk kegiatan sosial. Mereka menjadi sukarelawan (volunteer), memberikan tenaga dan pikiran demi membantu masyarakat.

Mengenal Masayu Tezafiany, Anak Muda Inspiratif

Masayu Tezafiany, akrab disapa Femy, adalah contoh anak muda yang memilih terjun ke dunia sosial. Ia bergabung dengan ”Bantu”, sebuah platform konsultan CSR dan donasi Islami yang berdiri sejak 2014. Dengan misi menanamkan semangat gotong royong dan menerapkan Effective Altruism untuk mengentaskan kemiskinan, Bantu aktif dalam kegiatan sosial di berbagai wilayah.

Selain kesibukannya di Halalin, perusahaan yang bergerak di industri halal, Femy aktif menjadi volunteer. “Motivasi saya adalah membantu masyarakat secara langsung. Saya percaya, Bantu punya program yang tepat untuk menciptakan perubahan nyata,” ungkapnya.

Tak hanya di Bantu.id, Femy juga pernah menjadi sukarelawan di beberapa acara besar dan mengajar anak-anak di panti asuhan. “Pengalaman itu mengajarkan saya pentingnya memahami kebutuhan orang lain, terutama anak-anak,” tambahnya.

Peluang Belajar dan Berkembang Melalui Volunteering

Menjadi volunteer memberikan banyak manfaat. Bagi Femy, kegiatan ini melatih kemampuan komunikasi, manajemen waktu, serta kepekaan terhadap berbagai masalah sosial. Ia juga mengakui bahwa keterampilannya dalam teknologi administratif sangat mendukung pekerjaannya. “Kegiatan ini membantu saya belajar mendengarkan pendapat orang lain dan mencari solusi bersama,” jelasnya.

Harapan Femy ke depan adalah terus memberi dampak positif bagi masyarakat dan menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Volunteer of the Month: Sebuah Apresiasi

Sebagai wujud penghargaan, Bantu memberikan gelar Volunteer of the Month kepada sukarelawan yang berdedikasi tinggi. Femy melihat penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan yang terbaik. “Saya ingin terus berkembang dan membuktikan bahwa kebaikan kecil pun bisa membawa perubahan besar,” katanya dengan optimis.

Di tengah derasnya arus teknologi, kisah seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai sosial tetap relevan. Bagi generasi muda, volunteering adalah langkah kecil yang bisa membawa perubahan besar—untuk masyarakat dan untuk diri mereka sendiri. Apakah Anda siap untuk memulai?

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Pengembangan Karier oleh CDC Universitas Alma Ata Yogyakarta: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    Sosialisasi Pengembangan Karier oleh CDC Universitas Alma Ata Yogyakarta: Persiapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 22 April 2025 – Career Development Center (CDC) Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar sosialisasi pengembangan karier yang dirancang untuk membekali mahasiswa dan alumni dengan informasi serta layanan penting guna menghadapi dunia kerja secara profesional, sosialisasi ini dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025 yang berlokasi di Auditorium KH. Hasyim Asy’ari/ MAM lt. 9 Universitas Alma […]

  • Tiga Jamaah Haji Asal Halmahera Selatan Dirawat di Makassar, Wagub Malut Turun Langsung Play Button

    Tiga Jamaah Haji Asal Halmahera Selatan Dirawat di Makassar, Wagub Malut Turun Langsung

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 717
    • 0Komentar

    Makassar,(balengkospace.com) –Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjenguk tiga jamaah haji asal Halmahera Selatan yang sedang dirawat di RSUP Tadjuddin Chalid, Makassar, Senin pagi (12/5). Ia ingin memastikan langsung kondisi mereka sebelum berangkat ke tanah suci. Dalam kunjungan ini, Wagub didampingi oleh dua petugas kesehatan, dr. Rosita Alkatiri dan dr. Ali Akbar Taslim. Mereka […]

  • FKPMT Talaga Nuzulul Quran

    FKPMT Talaga Gelar Peringatan Nuzulul Quran, Wakil Bupati Halmahera Barat Apresiasi Semangat Pemuda

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 400
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Halmahera Barat — Forum Komunikasi Pelajar dan Mahasiswa Talaga (FKPMT) Desa Talaga, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, sukses menyelenggarakan kegiatan peringatan Nuzulul Quran pada Sabtu (14/03/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad. Ketua Umum FKPMT, Yusrival Hi. Husen, menyampaikan bahwa kegiatan Nuzulul Quran merupakan bentuk kepedulian para […]

  • Portrait of Prof. Richard Kearney, Charles B. Seelig Chair (Philosophy) photographed for use in the 3/11 issue of Chronicle Picture Lee Pellegrini

    Matinya Imajinasi dalam Peradaban Citra: Hermeneutika Kemungkinan ala Richard Kearney

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Jurusan Aqidah Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • visibility 738
    • 0Komentar

    Imajinasi sebagai Hermeneutika Kemungkinan Imajinasi pernah dipuji sebagai jantung kreativitas manusia, juga  medium yang menghubungkan fakta dan fiksi, realitas dan kemungkinan, dunia empiris dan dunia simbolik. Namun, menurut Richard Kearney, imajinasi justru tengah mengalami kematian yang ironis di zaman yang seolah paling penuh dengan citra. Buku The Wake of Imagination karya Richard Kearney, menggambarkan paradoks […]

  • Source : Istimewa

    GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah Malut Dukung Transformasi Digital Gubernur Sherly Tjoanda

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 193
    • 0Komentar

    SOFIFI (BALENGKO) – Komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dalam mendorong transformasi digital mendapat respons positif dari organisasi kepemudaan. Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor dan PW Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara secara resmi memberikan apresiasi atas langkah penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ketua […]

  • Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, menyampaikan paparan dalam kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se-Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (14/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan capaian program sekolah gratis yang digagas Sherly Tjoanda bersama Sarbin Sehe dalam menekan Angka Tidak Sekolah (ATS) di Maluku Utara. Play Button

    Abubakar Abdullah: Sekolah Gratis Sherly–Sarbin Berhasil Tekan Angka Tidak Sekolah di Maluku Utara

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.202
    • 0Komentar

    TOBELO (BALENGKO), 14 April 2026 – Kebijakan transformatif di sektor pendidikan yang digagas oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, bersama Wakil Gubernur KH. Sarbin Sehe, mulai membuahkan hasil nyata. Memasuki tahun kedua implementasinya, program Sekolah Gratis dan kebijakan “Nol Residu” terbukti efektif menurunkan Angka Tidak Sekolah (ATS) di seluruh penjuru provinsi. Hal tersebut disampaikan oleh […]

expand_less