Bedah Buku Rekam Jejak PMII, IKA PMII Malut Dorong Kader Aktif Menulis
- calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
- visibility 84
- comment 0 komentar
- print Cetak

PW IKA PMII Maluku Utara menggelar bedah buku 'Rekam Jejak Menuju Perubahan PMII' karya Idhar Man Moti di Ternate. Kader didorong terus menulis dinamika pergerakan. | Source : Istimewa
BALENGKO SPACE, TERNATE – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Maluku Utara sukses menggelar bedah buku bertajuk “Rekam Jejak Menuju Perubahan PMII” karya Idhar Man Moti. Kegiatan intelektual ini berlangsung khidmat di Rotasi Cafe, Kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate, Jumat (15/05/2026).
Acara ini sengaja diinisiasi sebagai ruang refleksi bersama untuk menelaah secara mendalam perjalanan panjang, sejarah, serta dinamika gerakan PMII, khususnya di wilayah Maluku Utara.
Menghadirkan Tokoh dan Alumni Lintas Generasi
Agenda bedah buku ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari kalangan alumni senior PMII, di antaranya Hamid Usman, Asrul Gailea, serta Muhajirin Bailussy yang sekaligus bertindak sebagai penulis kata pengantar dalam buku tersebut. Jalannya diskusi juga diikuti dengan antusias oleh para alumni, pengurus cabang, hingga kader dan anggota PMII se-Cabang Ternate.
Dalam penyampaiannya, Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, menegaskan bahwa dokumentasi terhadap perjalanan PMII tidak boleh mandek pada satu karya atau satu sudut pandang saja.
“Gagasan ini tidak boleh berhenti di sini. Harus ada dinamika lain yang terus ditulis dari berbagai aspek oleh sahabat-sahabati PMII, mulai dari tingkat PKC, cabang, komisariat, hingga rayon,” ujar pria yang akrab disapa Gus Jir tersebut.
Komitmen Fasilitasi dan Rencana Sekolah Pergerakan
Gus Jir, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara, menyatakan komitmen penuh IKA PMII dalam memfasilitasi setiap kegiatan intelektual, penguatan kaderisasi, serta pengembangan kapasitas organisasi.
Sebagai langkah konkret ke depan, IKA PMII Maluku Utara berencana meluncurkan program ‘Sekolah Pergerakan’. Wadah ini diproyeksikan sebagai ruang strategis untuk merekonstruksi eksistensi dan memantapkan ideologi kader di tengah disrupsi zaman. “Kita ingin terus berdialektika dan mempertegas ideologi PMII sebagai bagian tak terpisahkan dari Nahdlatul Ulama (NU),” tambahnya.
Edisi Revisi yang Lebih Komprehensif
Di tempat yang sama, sang penulis, Idhar Man Moti, menjelaskan bahwa edisi revisi bukunya ini membawa sejumlah pembaruan penting yang disusun lebih sistematis dan mudah dipahami.
Dalam cetakan terbaru ini, Idhar menyajikan biografi ketua-ketua PMII Cabang Ternate dari tiap periode, potret dinamika kaderisasi nonformal, hingga ulasan komprehensif mengenai konsep gerakan PMII. Buku ini diharapkan mampu menjadi rujukan utama bagi para kader, akademisi, maupun peneliti yang ingin menyelami sejarah pergerakan mahasiswa Islam di Kota Ternate. (BS)
- Penulis: Mujizad Mandea
- Editor: Mustakim

Saat ini belum ada komentar