Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Fenomena Surplus Perawat: Saat Jurusan Favorit Justru Jadi Jalan Terjal

Fenomena Surplus Perawat: Saat Jurusan Favorit Justru Jadi Jalan Terjal

  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 1.056
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Fenomena ini menuntut perhatian serius. Orang tua perlu mempertimbangkan ulang sebelum mengarahkan anaknya masuk jurusan keperawatan. Jumlah lulusan yang terus meningkat tanpa diimbangi lapangan kerja hanya akan membuat perawat kehilangan peluang sesuai bidangnya.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga harus bergerak aktif. Organisasi ini tidak boleh berhenti sebagai wadah formal, melainkan harus tampil sebagai penyambung lidah perawat di seluruh Indonesia. PPNI perlu menekan pemerintah, terutama Kementerian Kesehatan, agar mengeluarkan kebijakan yang mampu menyeimbangkan jumlah lulusan dengan kebutuhan tenaga kerja.

Kampus-kampus kesehatan yang membuka jurusan keperawatan memegang tanggung jawab besar. Mereka perlu mengatur jumlah penerimaan mahasiswa baru secara proporsional, bukan hanya mengikuti tren tingginya minat. Dengan langkah ini, kampus ikut berperan mengurangi surplus perawat sekaligus menjaga keseimbangan antara jumlah lulusan dan lapangan kerja.

Orang tua perlu menyadari bahwa kondisi zaman sudah berubah. Jurusan keperawatan tidak lagi otomatis menjamin pekerjaan yang pasti. Karena itu, jika anak tidak memiliki minat di bidang keperawatan, sebaiknya orang tua mengarahkan mereka sesuai bakat dan passion, bukan semata mengikuti tren atau keinginan pribadi orang tua itu sendiri.

Sudah saatnya orang tua, kampus, organisasi profesi, dan pemerintah memahami kondisi ini. Surplus perawat harus berubah dari beban menjadi peluang untuk memperkuat sistem kesehatan Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negara dalam Cengkeraman Kapitalisme: Membaca Krisis Ekologis Indonesia

    Negara dalam Cengkeraman Kapitalisme: Membaca Krisis Ekologis Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Zidni Ilman Warnangan
    • visibility 932
    • 0Komentar

    Krisis ekologis Indonesia hari-hari ini tidak dapat dipahami sebagai persoalan teknis dalam tata kelola lingkungan.

  • Audiensi PW GP Ansor Maluku Utara dan Danrem 152/Baabullah, Ini Agenda yang Dibahas

    Audiensi PW GP Ansor Maluku Utara dan Danrem 152/Baabullah, Ini Agenda yang Dibahas

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.303
    • 0Komentar

    “Kami siap berkolaborasi dengan TNI di berbagai bidang. Mulai dari program keagamaan, penguatan sosial masyarakat, hingga upaya kemandirian ekonomi. Alhamdulillah, semua rencana itu disambut dengan sangat baik oleh Pak Danrem dan jajarannya. Kini tinggal menunggu eksekusinya di lapangan,” ungkap Syarif. Ia juga menggarisbawahi bahwa TNI, sejak dahulu hingga kini, selalu hadir dalam kehidupan masyarakat. Peran […]

  • Inspirasi di Balik “Dreams”: Wawancara Eksklusif dengan Mister Nobody

    Inspirasi di Balik “Dreams”: Wawancara Eksklusif dengan Mister Nobody

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram misternobody.zip Mimpi yang Tak Sekadar Bunga Tidur Single terbaru Mister Nobody, Dreams, menyimpan cerita menarik di balik proses kreatifnya. Meski lagu ini sebenarnya sudah dirilis sebelumnya, music video-nya baru saja diluncurkan. Apa yang melatarbelakangi keputusan ini? “Music video ini terealisasi waktu gue balik ke Maluku Utara, tepatnya di Ternate. Gue ketemu […]

  • LBH Ansor Ternate menyerahkan laporan ke Dewan Pers terkait pemberitaan sepihak

    LBH Ansor Ternate Laporkan Dugaan Pemberitaan Sepihak ke Dewan Pers

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Zulfikran menegaskan bahwa langkah ini tidak dimaksudkan untuk membatasi kerja pers, melainkan untuk menegakkan prinsip jurnalistik yang profesional. “Hak jawab itu wajib. Berita harus berimbang agar publik mendapat informasi yang benar. Jika rekomendasi Dewan Pers keluar, kami siap menempuh jalur hukum sesuai aturan,” tegasnya. LBH Ansor menambahkan bahwa mereka tetap menghormati kebebasan pers, namun kebebasan […]

  • BELANDA, RIWAYATMU DULU

    BELANDA, RIWAYATMU DULU

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 766
    • 0Komentar

     Ketika Van Heutsz diangkat menjadi gubernur Jenderal, Snouck kemudian ditawarkan jabatan tertinggi menjadi seorang gubernur Aceh. Snouck menolak jabatan itu, karena dia sudah kelelahan dengan intrik dan persaingan antar-pejabat Hindia Belanda. Snouck memutuskan dengan memilih lebih baik kembali ke Belanda asal-muasalnya. Snouck pun berhenti bertualang, menjauhi urusan kolonial, fokus menjadi guru besar, lalu pada akhirnya […]

  • AKSI SOLIDARITAS: Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam BEM Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (24/2/2026). Aksi ini menuntut keadilan atas meninggalnya Arianto Tawakal di Maluku serta menolak tindakan represif kepolisian. (Foto: Istimewa)

    Solidaritas Kasus Arianto, BEM UMT Gelar Aksi Damai di Depan Polres Metro Tangerang Kota

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Respons Kapolres Metro Tangerang Kota Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, menemui langsung massa aksi untuk memberikan tanggapan. Beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakprofesionalan oknum di Maluku dan menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku tengah berjalan di Polda Maluku. Terkait institusi yang dipimpinnya, Kombes Pol. Jauhari menyatakan komitmen penuh untuk melakukan evaluasi […]

expand_less