Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Fenomena Surplus Perawat: Saat Jurusan Favorit Justru Jadi Jalan Terjal

Fenomena Surplus Perawat: Saat Jurusan Favorit Justru Jadi Jalan Terjal

  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 1.405
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Fenomena ini menuntut perhatian serius. Orang tua perlu mempertimbangkan ulang sebelum mengarahkan anaknya masuk jurusan keperawatan. Jumlah lulusan yang terus meningkat tanpa diimbangi lapangan kerja hanya akan membuat perawat kehilangan peluang sesuai bidangnya.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga harus bergerak aktif. Organisasi ini tidak boleh berhenti sebagai wadah formal, melainkan harus tampil sebagai penyambung lidah perawat di seluruh Indonesia. PPNI perlu menekan pemerintah, terutama Kementerian Kesehatan, agar mengeluarkan kebijakan yang mampu menyeimbangkan jumlah lulusan dengan kebutuhan tenaga kerja.

Kampus-kampus kesehatan yang membuka jurusan keperawatan memegang tanggung jawab besar. Mereka perlu mengatur jumlah penerimaan mahasiswa baru secara proporsional, bukan hanya mengikuti tren tingginya minat. Dengan langkah ini, kampus ikut berperan mengurangi surplus perawat sekaligus menjaga keseimbangan antara jumlah lulusan dan lapangan kerja.

Orang tua perlu menyadari bahwa kondisi zaman sudah berubah. Jurusan keperawatan tidak lagi otomatis menjamin pekerjaan yang pasti. Karena itu, jika anak tidak memiliki minat di bidang keperawatan, sebaiknya orang tua mengarahkan mereka sesuai bakat dan passion, bukan semata mengikuti tren atau keinginan pribadi orang tua itu sendiri.

Sudah saatnya orang tua, kampus, organisasi profesi, dan pemerintah memahami kondisi ini. Surplus perawat harus berubah dari beban menjadi peluang untuk memperkuat sistem kesehatan Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta Gelar Aksi Damai: Desak Cabut IUP Bermasalah dan Stop Perampasan Tanah Adat Play Button

    Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta Gelar Aksi Damai: Desak Cabut IUP Bermasalah dan Stop Perampasan Tanah Adat

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 1.836
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 28 April 2025 – Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur Yogyakarta menggelar aksi damai di halaman Kantor Polda DIY, Senin (28/4/25). Mereka menyuarakan sepuluh tuntutan, di antaranya mencabut seluruh Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah di Halmahera Timur, menghentikan perampasan ruang hidup, serta mendorong penghentian pencemaran lingkungan di daerah tersebut. Dalam […]

  • Ketua Cabang PMII Kota Ternate, Safrian Sula

    PMII Ternate Soroti Dugaan Ketidaksesuaian Syarat Rekrutmen PPPK Paruh Waktu, Pemkot Diminta Beri Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Proses penerimaan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kota Ternate pada tahun ini menyedot perhatian publik. Program tersebut pada dasarnya dinilai positif karena menjadi langkah penataan birokrasi sekaligus memberikan kepastian status bagi tenaga honorer untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, munculnya dugaan adanya peserta yang lolos […]

  • Wagub Maluku Utara tinjau jembatan ambruk di Payahe–Dehepodo, Dusun Yef, Kota Tidore Kepulauan

    Wagub Maluku Utara Tinjau Jembatan Ambruk Desa Sigela

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 618
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MALUT — Minggu siang, 10 Agustus 2025, pukul 13.43 WIT, Wagub Maluku Utara KH. Sarbin Sehe tinjau jembatan ambruk di ruas jalan Payahe, tepatnya di Dusun Yef, Desa Sigela, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Jembatan tersebut ambruk diduga akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan […]

  • Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Ternate menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus melayangkan desakan terbuka kepada pihak birokrasi kampus Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA).

    KOPRI PMII Ternate Desak Kampus Tindak Tegas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Mahasiswa UNUTARA

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    Kawal Kasus Hingga Tuntas Sebagai bentuk komitmen terhadap ruang aman bebas kekerasan seksual di lingkungan akademik, KOPRI PMII Cabang Ternate bersama KOPRI PKC PMII Maluku Utara menyatakan sikap siap mengawal seluruh tahapan penanganan kasus ini hingga berkekuatan hukum tetap. Upaya ini dilakukan guna memastikan hak-hak korban terpenuhi serta mencegah adanya potensi intervensi atau praktik pembungkaman […]

  • “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

    “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Proses pemulihan diri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan ketulusan, keberanian, dan introspeksi. Dalam buku terbarunya berjudul “Sembuh”, Nurul Hafizatul mengajak pembaca untuk merenung, belajar, dan memahami bahwa setiap individu memiliki cara dan waktu yang unik untuk menyembuhkan luka-luka kehidupannya. Berikut adalah wawancara eksklusif dengan Nurul Hafizatul, yang mengungkapkan inspirasi, pesan, dan pendekatan di balik buku […]

  • Diskusi GP Ansor Tidore bahas APBD 2026 dan visi misi Walikota di Sabua Sahabat, Pantai Tugulufa

    GP Ansor Kota Tidore Gelar Diskusi Mengukur Visi Misi Walikota 5 Tahun Mendatang

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    GP Ansor Siap Kawal Visi Misi Walikota Ketua GP Ansor Kota Tidore, Jafar Noh Idrus, menegaskan bahwa penyusunan anggaran harus memperhatikan arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, anggaran harus menjaga keseimbangan ekonomi makro, mengurangi ketimpangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “GP Ansor siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tidore tidak punya tambang, tetapi […]

expand_less