Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 571
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Fungsi Kemiskinan Dalam Rantai Kehidupan

 Fungsi pertama, bahwa kemiskinan adalah menyediakan tenaga kerja untuk pekerjaan-pekerjaan kotor, tidak terhormat, berat, berbahaya, tetapi mereka dibayar sangat murah oleh orang-orang kaya. Orang miskin diperlukan untuk membersihkan got-got yang mampet, membuang sampah, menaiki gedung yang tinggi, bekerja di pertambangan yang tanahnya mudah runtuh, jaga malam, atau memelihara binatang milik orang kaya. (jadi, seringkali mereka pelayan tuan dan binatang peliharaannya sekaligus). Bayangkan apa yang terjadi di dunia ini bila orang-orang miskin tidak ada, sampah bertumpuk, rumah dan pekarang kotor, bangunan terbengkalai, Binatang peliharaan orang-orang kaya akan mengamuk, mayat-mayat tidak terkuburkan, dan tuan besar tidak dapat tidur tenang. Banyak sekali kegiatan ekonomi dalam rantai kehidupan manusia yang melibatkan pekerjaan kotor dan berbahaya-di restoran, pusat perdagangan, industri, pertanian-yang sangat memerlukan kehadiran orang-orang miskin.

 Fungsi kedua, bahwa kemiskinan adalah menambah atau memperpanjang nilai-guna barang atau jasa. Barang bekas yang tidak terpakai dapat dijual atau dengan bangga dikatakan “di-infaq-kan” kepada orang-orang miskin. Begitu pula barang-barang apkiran: potongan kue biscuit,buah-buahan yang hampir membusuk, sayuran yang tidak laku, makanan dan minuman yang tidak laik dikonsumsi oleh manusia, tempat tinggal yang diterlantarkan orang, seperti kolong jembatan, pinggiran rel kereta api, rumah yang ambruk, dan kuburan. Semua menjadi bermanfaat atau dimanfaatkan untuk orang-orang miskin, jika enggan berkata di Indonesia dan boleh jadi hal ini terlihat juga pada negara-negara berkembang yang penduduknya di dominasi oleh orang-orang miskin. Mereka juga menjadi pemasok penghasilan bagi kaum profesional, seperti dokter, polisi, guru yang sudah tua, atau kurang mampu, atau pensiunan yang tidak dapat lagi menarik orang berduit.

Fungsi ketiga, bahwa kemiskinan justru digunakan oleh kebijakan negara untuk mensubsidi berbagai kegiatan ekonomi yang justru sangat menguntungkan orang-orang kaya. Pegawai-pegawai kecil, karena mereka dibayar dengan upah yang sangat murah, dapat mengurangi biaya produksi, dan akibatnya melipatgandakan keuntungan bagi pemilik modal (kaum kapitalis). Petani tidak boleh menaikkan harga beras mereka untuk mensubsidi orang-orang kota. Pernah dilaporkan bahwa tunggakan Pemda X di negara Antah Berantah kepada Bank Dunia sudah sangat bertumpuk. Seorang pakar ekonomi menyarankan agar Pemda mengeluarkan peraturan baru semacam Perda untuk memungut retribusi dari pasar dan sektor informal. Kedua-duanya didominasi oleh orang-orang miskin. Birokrat-birokrat kecil yang gajinya kurang menutupi kekurangannya dengan memeras orang-orang miskin. Pernah dilaporkan bahwa sumbangan sektor informal untuk perekonomian Indonesia sangat menentukan. Sektor ini telah menyelamatkan pemerintah Indonesia dari ledakan pengangguran, karena jasa orang-orang miskin.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    Kolaborasi Inspiratif: PATCOIFA dan Anak Falabisahaya Ajak Pemuda Tingkatkan Literasi dan Iman di Ramadhan

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Sula, (16/3/25) – Komunitas Literasi PATCOIFA Sula bersama Komunitas Anak Falabisahaya (KAF) telah resmi membuka kegiatan Kontes Literasi Ramadhan dengan tema “Aktualisasi Nilai-Nilai Keislaman di Bulan Suci Ramadhan”. Acara yang dilaksanakan di Desa Falabisahaya ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam selama bulan Ramadhan. Kontes Literasi Ramadhan ini akan […]

  • Kebiasaan tidur siang di berbagai Negara, dan manfaatnya buat tubuh

    Kebiasaan tidur siang di berbagai Negara, dan manfaatnya buat tubuh

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Pexels Ditengah hiruk-pikuk kesibukan kita sehari-hari, sering kali kita mengabaikan hal-hal kecil yang ternyata memiliki dampak besar bagi kesehatan. Salah satu contohnya adalah tidur siang. Meski dianggap kurang umum di Indonesia, tidur siang adalah tradisi yang sudah mengakar di berbagai negara, bahkan menjadi bagian dari budaya mereka, berikut ini adalah kebiasaan tidur di […]

  • Membaca Buku di Atas Perahu Bocor

    Membaca Buku di Atas Perahu Bocor

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Subhan Samsudin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Pendidikan kerap dipuji sebagai jalan utama menuju kemajuan. Ia disebut jembatan masa depan, tangga mobilitas sosial, bahkan mesin peradaban. Namun, di balik retorika yang berulang, ada kenyataan yang jarang diucapkan dengan jujur: banyak anak Indonesia hari ini sedang belajar dalam kondisi yang rapuh, seolah membaca buku di atas perahu bocor. Perahu itu tidak selalu tampak […]

  • Source : Istimewa

    Keluarga Korban Kekerasan di Sula Laporkan Polres ke Propam Polri Terkait Restorative Justice Kasus Kematian

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 161
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Perwakilan keluarga korban kekerasan di Desa Kou, Supriyadi Umasangadji, resmi melaporkan dugaan pelanggaran kode etik personel Polres Kepulauan Sula ke Propam Polri, Rabu (4/2/2026). Laporan ini dilayangkan setelah polisi diduga membebaskan pelaku pembunuhan dengan dalih keadilan restoratif (restorative justice), yang dinilai melanggar hukum positif. Pelanggaran Prosedur Hukum Pihak keluarga menegaskan bahwa tindakan […]

  • Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Maluku Utara, H. Yamin L. Tjokra (tengah), memberikan dukungan kepada kontingen Maluku Utara yang mengikuti Kongres ROHIS Nasional I di Hotel Mercure Convention Ancol, Jakarta, didampingi Ketua MGMP PAI SMA/SMK Malut, Husari Sangaji.

    Kontingen Maluku Utara di Kongres ROHIS Nasional I Dapat Dukungan Langsung dari Kanwil Kemenag Malut

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) — Kontingen Maluku Utara yang mengikuti Kongres ROHIS Nasional I Tahun 2025 mendapat kunjungan dan dukungan langsung dari Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Yamin L. Tjokra. Kunjungan tersebut berlangsung di Hotel Mercure Convention Ancol, Jakarta, lokasi penyelenggaraan kongres. Kongres ROHIS Nasional I diikuti ratusan peserta dari berbagai […]

  • Source : Istimewa

    Kun Fayakun IAIN Ternate: Berdaya dan Berdampak bagi Indonesia Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bahkan resistensi pemikiran yang muncul adalah IAIN Ternate hanya bersifat konservatif dan hanya memilihara “cagar budaya” ajaran-ajaran Islam yang mudah menyerah-fatalisme, budaya sayyi’ah-buruk dan mudah saling curiga, lebih-lebih budaya mementingkan kepentingan individual, kelompok, dan koleganya daripada kepentingan pengembangan dunia kampus secara berjama’ah atau kolaboratif, protektif dan konservatif yang berakibat pada fase kemunduran kampus ini. Katakanlah, […]

expand_less