Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 879
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Fungsi Kemiskinan Dalam Rantai Kehidupan

 Fungsi pertama, bahwa kemiskinan adalah menyediakan tenaga kerja untuk pekerjaan-pekerjaan kotor, tidak terhormat, berat, berbahaya, tetapi mereka dibayar sangat murah oleh orang-orang kaya. Orang miskin diperlukan untuk membersihkan got-got yang mampet, membuang sampah, menaiki gedung yang tinggi, bekerja di pertambangan yang tanahnya mudah runtuh, jaga malam, atau memelihara binatang milik orang kaya. (jadi, seringkali mereka pelayan tuan dan binatang peliharaannya sekaligus). Bayangkan apa yang terjadi di dunia ini bila orang-orang miskin tidak ada, sampah bertumpuk, rumah dan pekarang kotor, bangunan terbengkalai, Binatang peliharaan orang-orang kaya akan mengamuk, mayat-mayat tidak terkuburkan, dan tuan besar tidak dapat tidur tenang. Banyak sekali kegiatan ekonomi dalam rantai kehidupan manusia yang melibatkan pekerjaan kotor dan berbahaya-di restoran, pusat perdagangan, industri, pertanian-yang sangat memerlukan kehadiran orang-orang miskin.

 Fungsi kedua, bahwa kemiskinan adalah menambah atau memperpanjang nilai-guna barang atau jasa. Barang bekas yang tidak terpakai dapat dijual atau dengan bangga dikatakan “di-infaq-kan” kepada orang-orang miskin. Begitu pula barang-barang apkiran: potongan kue biscuit,buah-buahan yang hampir membusuk, sayuran yang tidak laku, makanan dan minuman yang tidak laik dikonsumsi oleh manusia, tempat tinggal yang diterlantarkan orang, seperti kolong jembatan, pinggiran rel kereta api, rumah yang ambruk, dan kuburan. Semua menjadi bermanfaat atau dimanfaatkan untuk orang-orang miskin, jika enggan berkata di Indonesia dan boleh jadi hal ini terlihat juga pada negara-negara berkembang yang penduduknya di dominasi oleh orang-orang miskin. Mereka juga menjadi pemasok penghasilan bagi kaum profesional, seperti dokter, polisi, guru yang sudah tua, atau kurang mampu, atau pensiunan yang tidak dapat lagi menarik orang berduit.

Fungsi ketiga, bahwa kemiskinan justru digunakan oleh kebijakan negara untuk mensubsidi berbagai kegiatan ekonomi yang justru sangat menguntungkan orang-orang kaya. Pegawai-pegawai kecil, karena mereka dibayar dengan upah yang sangat murah, dapat mengurangi biaya produksi, dan akibatnya melipatgandakan keuntungan bagi pemilik modal (kaum kapitalis). Petani tidak boleh menaikkan harga beras mereka untuk mensubsidi orang-orang kota. Pernah dilaporkan bahwa tunggakan Pemda X di negara Antah Berantah kepada Bank Dunia sudah sangat bertumpuk. Seorang pakar ekonomi menyarankan agar Pemda mengeluarkan peraturan baru semacam Perda untuk memungut retribusi dari pasar dan sektor informal. Kedua-duanya didominasi oleh orang-orang miskin. Birokrat-birokrat kecil yang gajinya kurang menutupi kekurangannya dengan memeras orang-orang miskin. Pernah dilaporkan bahwa sumbangan sektor informal untuk perekonomian Indonesia sangat menentukan. Sektor ini telah menyelamatkan pemerintah Indonesia dari ledakan pengangguran, karena jasa orang-orang miskin.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    SMIT Akan Laporkan Anggota DPR Shanty Alda ke MKD Terkait Dugaan Konflik Kepentingan Tambang

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Dugaan Konflik Kepentingan di Komisi XII Persoalan ketiga berkaitan dengan PT Arumba Jaya Perkasa di Halmahera Timur yang saat ini mendapat penolakan keras dari warga desa setempat. Perusahaan tersebut dituding melakukan perampasan lahan perkebunan milik masyarakat. Wempy menegaskan bahwa posisi Shanty Alda yang duduk di Komisi XII DPR RI—yang membidangi Energi, Sumber Daya Mineral, Lingkungan […]

  • Pengurus Wilayah Ansor Maluku Utara Gelar Rapat Persiapan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor

    Pengurus Wilayah Ansor Maluku Utara Gelar Rapat Persiapan Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 745
    • 0Komentar

    Ternate, (9/4/25) – Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Maluku Utara menggelar rapat kedua dalam rangka mempersiapkan peringatan Hari Lahir GP Ansor. Rapat ini dilaksanakan di Sekretariat PW Ansor Maluku Utara dan dipimpin langsung oleh Ketua PW GP Ansor Maluku Utara, Syarif. Dalam arahannya, Syarif menyampaikan beberapa poin penting terkait agenda organisasi, antara lain: […]

  • Sumber foto : Istimewa

    BADKO HMI Maluku Utara: Diplomasi Prabowo di Davos dan Program 1.500 Kapal adalah Tonggak Kebangkitan Poros Maritim

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 245
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Maluku Utara, M. Akbar M. Lakoda, memberikan apresiasi mendalam atas langkah strategis Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kerjanya ke World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Langkah ini dinilai sebagai bukti nyata kembalinya taring diplomasi Indonesia di kancah internasional. Akbar menegaskan bahwa […]

  • Massa PMII DIY membakar ban di depan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah.

    “Jaga Nyala!” PMII DIY Gelar Aksi Solidaritas

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Ketua Umum PMII Cabang Sleman, Muhammad Yusuf Ridlo, menegaskan bahwa aksi tersebut menjadi respons langsung terhadap kondisi sosial politik di tingkat lokal maupun nasional.“Aksi hari ini mencerminkan sikap kita terhadap kondisi akhir-akhir ini yang sudah keterlaluan. Kita tidak bisa mentoleransi banyak hal, baik dari sisi pemerintahan, eksekutif, yudikatif, maupun aparat. Mereka sudah melakukan banyak tindakan […]

  • Aksi kreatif Lapak Baca MTsN 1 Morotai digelar di Taman Kota Daruba guna menjemput bola dan meningkatkan minat baca masyarakat di era digital.

    Lapak Baca MTsN 1 Morotai Dorong Literasi di Taman Kota

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 339
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Guna menumbuhkan minat baca dan memperkuat indeks literasi di kalangan generasi muda, aksi kreatif luar kelas mulai digalakkan di pusat keramaian. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Pulau Morotai mengambil langkah taktis dengan menggelar program “Lapak Baca MTsN 1 Morotai” di kawasan ruang publik Taman Kota Daruba, Pulau Morotai, Sabtu (23/05/2026) malam. […]

  • Oleh: Ariyo Dermawan, S.Kep Koordinator TurunTangan Maluku Utara | Pemerhati Pelayanan Kesehatan Masyarakat

    Perjuangan Tenaga Kesehatan: Melayani di Tengah Sistem yang Tertinggal dan Akses yang Sulit

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Oleh: Ariyo Dermawan, S.Kep Koordinator TurunTangan Maluku Utara | Pemerhati Pelayanan Kesehatan Masyarakat
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Ada rasa miris ketika melihat keluarga pasien di wilayah kerja Puskesmas Yaba, Halmahera Selatan, harus memikul anggota keluarganya menyeberangi sungai dan melewati jalan rusak demi mencapai fasilitas rujukan. Ini bukan adegan dari situasi bencana, melainkan bagian dari keseharian pelayanan kesehatan di wilayah dengan akses yang terbatas. Di tengah kondisi itu, yang patut dicatat adalah perjuangan […]

expand_less