Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

Kritik Pandangan Islam tentang Kemiskinan: Solusi Nyata & Tanggung Jawab Sosial

  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 686
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

 Fungsi keempat, bahwa kemiskinan adalah menyediakan lapangan kerja. Bagaimana mungkin orang miskin memberikan lapangan kerja? Karena ada orang miskin lahirlah pekerjaan tukang kredit (barang atau uang), perjudian (yang dapat diorganisasikan secara resmi dan menghasilkan miliyaran rupiah), aktivitas LSM (yang menyalurkan dana dari badan-badan internasional lewat para aktivis yang belum mendapatkan pekerjaan kantor), dan tentu saja ada berbagai kegiatan negara yang dikelola oleh Kementerian Sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program bantuan sosial bersyarat yang ditujukan untuk orang-orang miskin yang inti program ini adalah lagi-lagi untuk mengurus dan menguras orang-orang miskin di Indonesia yang jumlahnya berjuta-juta banyaknya kawan! Belakangan kita tahu bahwa tidak ada komoditas yang paling laku dijual oleh negara ketiga di pasaran internasional selain dengan menjual orang-orang miskin.

 Fungsi kelima, bahwa kemiskinan adalah memperteguh status sosial orang-orang kaya. Perhatikan jasa orang miskin pada perilaku orang-orang kaya baru. Sopir yang menemaninya memberikan label bos kepadanya dengan selalu berkata “siap bos”. Nyonya dapat menunjukkan kekuasaannya dengan memerintah pembantunya agar mengurus semua urusan rumah-tangganya. Ia sendiri sekarang mempunyai waktu untuk menghadiri kegiatan sebagai wanita modern dengan ikut acara arisan ibu-ibu orang kaya baru, ikut kursus kecantikan atau kegiatan-kegiatan “sosial” lainnya.

Terakhir, fungsi keenam, bahwa orang-orang miskin juga bermanfaat untuk dijadikan tumbal dalam proses pembangunan negara. Untuk mempertahankan martabat bangsa di hadapan bangsa-bangsa asing, pekerjaan yang tidak manusiawi harus di-deletkan. Untuk itu ribuan sopir angkot dan para ojek pangkalan terpaksa menjadi tumbal oleh kebijakan negara yang bersekongkol dengan mereka pemilik modal besar dalam mengembangkan bisnisnya. Bila anda mempunyai rumah di pusat kota, lalu pemerintah ingin menggunakan tanah anda untuk pembangunan pabrik, maka anda akan memperoleh penggantian yang layak saja alias pasti akan dibayar murah. Tetapi ribuan angkot, becak dan ojek pangkalan justru direbut dari pemiliknya, bahkan dilemparkan ke laut, dan sama sekali tidak ada ganti rugi dari negara. Supaya tidak mengganggu keindahan dan ketertiban kota, pedagang kaki-lima atau yang disebut dengan pedagang asongan dan/atau ibu-ibu yang berdagang di pasar bila jualannya mengganggu lalu-lintas maka perlu mereka harus ditertibkan dengan sangat tidak manusiawi. Bahkan mereka juga harus ditangkap, dagangannya akan ditendang-tendang bahkan diambil paksa oleh petugas pemerintah-katakanlah Satpol Pamong Praja, dan lebih-lebih kerugian yang dideritanya sama sekali tidak akan diganti, sungguh kejam perlakukan mereka dengan orang-orang miskin kawan!

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • unutara

    UNUTARA Lepas 20 Mahasiswa KKNU Tematik 2026 untuk Pengabdian di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 642
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE (Ternate) – Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UN UTARA) mengikuti Kuliah Kerja Nyata Umat (KKNU) Tematik perdana tahun 2026 dengan mengusung tema “Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan, Kepedulian Lingkungan, Dan Nilai-Nilai Ahlusunnah Wal Jama’ah”. Pembekalan yang berlangsung di Aulaa UNUTARA selama 1 hari. Ketua Panitia Fahrun Yamin dalam sambutannya mengatakan, […]

  • Izzah Qurrata’ain Juara 1 MTQ Internasional di Qatar, Perjalanan Inspiratif Menuju Kemenangan

    Izzah Qurrata’ain Juara 1 MTQ Internasional di Qatar, Perjalanan Inspiratif Menuju Kemenangan

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Persiapan Matang Menuju Panggung Dunia Menjadi juara dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat internasional bukanlah hal yang mudah. Bagi Izzah Qurrata’ain, perjalanan menuju kemenangan dimulai jauh sebelum hari perlombaan. Bersama sang ayah, ia mempersiapkan diri dengan latihan intensif, memastikan tajwid, suara, dan intonasi bacaannya sempurna. Bahkan setelah tiba di Jakarta, […]

  • KH. Sarbin Sehe, Wakil Gubernur Maluku Utara, dalam seminar Road to Go Public di Ternate 2025

    Tambang Bukan Segalanya: Aktivis PMII Yogyakarta Menanggapi Pemikiran Visioner Wagub Maluku Utara

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Muzsta Oscar
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Baru-baru ini publik diramaikan dengan kabar yang cukup mencengangkan: pertumbuhan ekonomi Maluku Utara berhasil melesat hingga 32,09% (yoy) pada kuartal II 2025, menurut catatan Databoks yang bersumber dari Badan Pusat Statisik (BPS). Angka ini menempatkan Maluku Utara sebagai salah satu daerah dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Namun, di balik euforia tersebut, ada satu […]

  • Hied : Dari Dinding Kosong Karawang ke Karya Penuh Makna

    Hied : Dari Dinding Kosong Karawang ke Karya Penuh Makna

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Foto : Hied Ketika seni jalanan bertemu dengan kreativitas tanpa batas, nama Hied hadir sebagai salah satu seniman graffiti yang mencuri perhatian. Dengan gaya unik dan energi khas anak muda, Hied berbagi cerita tentang perjalanan, inspirasi, tantangan, dan harapannya untuk dunia graffiti di Indonesia. Perjalanan Awal: Dari Coretan Iseng ke Seni Bermakna “Aku mulai suka […]

  • Gambar Ilustrasi : Indonesiana.id

    ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Ternyata, Nabi Muhammad Saw ingin mengajarkan kepada saya, anda, dan kita semua tentang keharusan mengedepankan etika dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika yang harus kita saling menghargai pendapat orang lain-penganut agama lain. Karena boleh jadi pendapat yang anda kemukakan itu dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika dapat mengandung kebenaran, tapi boleh jadi juga berkemungkinan mengandung kesalahan. Sedangkan pendapat orang lain itu salah, tapi […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Negara Bertembok Beton, Bertiang Bambu

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahmat Rajak Mahasiswa Pascasarjana UIN Bandung
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Rakyat diundang untuk memilih, tetapi jarang diajak merumuskan. Demokrasi berdiri, tetapi menopang dirinya pada tiang bambu yang mudah patah oleh kepentingan jangka pendek. Fenomena ini terasa lebih telanjang di daerah, termasuk di Maluku Utara. Provinsi yang kaya sumber daya alam ini seolah menjadi panggung kecil dari problem besar negara. Atas nama pembangunan, investasi, dan hilirisasi, […]

expand_less