Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kun Fayakun IAIN Ternate: Berdaya dan Berdampak bagi Indonesia Timur

Kun Fayakun IAIN Ternate: Berdaya dan Berdampak bagi Indonesia Timur

  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 413
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Bahkan resistensi pemikiran yang muncul adalah IAIN Ternate hanya bersifat konservatif dan hanya memilihara “cagar budaya” ajaran-ajaran Islam yang mudah menyerah-fatalisme, budaya sayyi’ah-buruk dan mudah saling curiga, lebih-lebih budaya mementingkan kepentingan individual, kelompok, dan koleganya daripada kepentingan pengembangan dunia kampus secara berjama’ah atau kolaboratif, protektif dan konservatif yang berakibat pada fase kemunduran kampus ini. Katakanlah, semacam adanya dis-orientasi pada IAIN Ternate yang dapat dirujuk pada adanya perubahan atau pergeseran orientasi kampus ini dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam di bagian timur Indonesia. Padahal ada yang lebih penting untuk dikerjakan oleh kampus ini adalah menciptakan output yang memiliki daya saing tinggi dihadapan daerahnya sendiri dan dunia eksternal. Agar kampus ini tidak terjebak pada dis-orientasi, maka diperlukan sikap konsistensi kepemimpinannya yang kuat di masa mendatang, dengan menjaga kualitas pendidikan dan penelitian agar tidak masuk pada kubangan dis-orientasi kepemimpinannya. Kemudian diperlukan untuk mengembangkan inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Dan, perlunya menjaga relevansi dengan kebutuhan masyarakat Islam Kepulauan dan mengikuti perkembangan dunia kerja di Provinsi Maluku Utara.

Menurut bacaan penulis, ada yang salah dan keliru dalam struktur dan karakter kepemimpinan IAIN Ternate pada rezim sebelumnya yang masih belum terjadi reformasi-perubahan budaya akademik yang signifikan dimaksud, justru sebaliknya karakter dan struktur tersebut harus dijadikan sebagai sebuah challenge-tantangan bagi IAIN Ternate untuk memberikan jawaban yang argumentatif dan realistis atas sinyalemen dan statement yang negatif. Hal ini adalah sebuah tantangan yang harus dijawab secara cepat secepat kilat dan tajam-setajam silet oleh Rektor baru IAIN Ternate dan seluruh civitas akademika yang ada didalamnya dengan mengembangkan mindset-pola pikir yang strategis dengan menggunakan strategi-strategi baru yang lebih metodologis, canggih dan sustainability-keberlanjutan bagi pengembangan budaya akademik lokalistik yang dianggap masih unggul oleh Rektor baru IAIN Ternate yang akan datang. Rekonstruksi pada IAIN Ternate harus dipahami secara komprehensif dan utuh, tidak hanya diartikulasikan sebagai sebuah kebutuhan tanpa dasar dan penyebab, tetapi juga harus mampu menciptakan sebuah ilustrasi nyata terhadap masa depan civitas akademika dengan value-nilai spritualitas, sains, dan teknologi dalam satu tarikan-nafas. Hal ini untuk membuktikan bahwa IAIN Ternate hari ini tidak dan bukan hadir atas dasar merespon kebutuhan yang reaktif sesaat, akan tetapi kehadirannya atas dasar kebutuhan yang inspiratif dan atas dasar pilihan yang cerdas untuk memberikan solusi terbaik bagi pengembangan kekayaan intelektual bagi para dosennya.

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • proyek swering talud Desa Ploly Halmahera Selatan

    Kontrak, Wanprestasi, dan Hak Masyarakat: Membaca Sengketa Proyek Talud Desa Ploly dari Perspektif Hukum Perdata

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Algojo Manyelu., S.H
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Pembangunan infrastruktur pada hakikatnya merupakan instrumen negara untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pembangunan akan kehilangan makna ketika proses pelaksanaannya justru melahirkan ketidakadilan bagi masyarakat yang menjadi bagian dari proyek tersebut. Salah satu persoalan yang muncul saat ini adalah dugaan tidak dipenuhinya kewajiban hukum oleh kontraktor Sofyan Marwan yang bertindak sebagai Pelaksana Proyek dengan mengendarai perahu […]

  • Anak Sultan Ternate

    Sultan Ternate Suarakan Hak Masyarakat Adat di DPD RI, Gemusba: Negara Harus Paham Sejarah

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 487
    • 0Komentar

    JAKARTA, BALENGKO SPACE – Persoalan agraria dan hak masyarakat adat kembali menjadi sorotan nasional. Sultan Ternate ke-49, Sultan Hidayatullah Mudaffar Sjah, menyampaikan pandangan mendalam mengenai kedudukan tanah adat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Penyampaian Sultan tersebut dipandang bukan sekadar urusan lahan, melainkan ujian […]

  • Pimpin Kembali PKB Morotai, Naswin Rowo Bentangkan Karpet Merah untuk Generasi Muda

    Pimpin Kembali PKB Morotai, Naswin Rowo Bentangkan Karpet Merah untuk Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 251
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, PULAU MOROTAI – Peta kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Pulau Morotai secara resmi telah ketok palu. Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB kembali memercayakan tongkat estafet kepemimpinan kepada sang petahana, Naswin Rowo, untuk menakhodai DPC PKB Pulau Morotai periode 2026–2031. Keputusan strategis tersebut dibacakan langsung oleh pengurus DPP PKB secara daring melalui […]

  • Flayer

    Transmigrasi Patlean Dinilai Stagnan, IKPM-HT dan PSPK UGM Siap Buka Dialog Publik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO) — Program transmigrasi yang selama ini diproyeksikan sebagai instrumen pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi kawasan pedesaan dinilai masih menyisakan sejumlah persoalan struktural, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Salah satu kawasan yang menjadi sorotan adalah Transmigrasi Patlean di Kecamatan Maba Utara, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, yang meliputi SP 1, SP 2, SP 4, […]

  • Sumber foto ilustrasi : Istimewa

    LBH Ansor Minta Kejati Malut Telusuri Dugaan Jual Beli Proyek yang Seret Nama Dewas PDAM Ternate

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 251
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO)— Dugaan praktik lancung dalam tata kelola proyek di lingkungan Pemerintah Kota Ternate kini tengah menjadi sorotan tajam. Hal ini menyusul beredarnya rekaman percakapan telepon yang diduga melibatkan oknum Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Air Minum Ake Gaale berinisial HM, yang disinyalir membicarakan pengondisian paket pekerjaan. Praktisi Hukum sekaligus Sekretaris LBH Ansor Maluku Utara, Ramadhan […]

  • Situasi kota di Eropa saat dilanda gelombang panas ekstrem

    Suhu Tembus 40 Derajat Celsius, Paris Larang Konsumsi Alkohol akibat Gelombang Panas Ekstrem

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 107
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, PARIS – Pemerintah Kota Paris menerapkan kebijakan darurat dengan melarang total aktivitas konsumsi minuman beralkohol di seluruh area ruang publik mulai Jumat siang (27/6). Langkah intervensi ini diambil sebagai upaya proteksi masif demi membentengi warga dari risiko fatal gelombang panas ekstrem yang tengah memanggang Prancis dan sejumlah negara di kawasan Eropa Barat. Kepala […]

expand_less