Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » LBH Ansor Ternate: Pernyataan Wagub Malut Soal Tambang Jadi Alarm Keadilan untuk Rakyat

LBH Ansor Ternate: Pernyataan Wagub Malut Soal Tambang Jadi Alarm Keadilan untuk Rakyat

  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 742
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

LBH Ansor juga mengutip pandangan KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU, yang menyebut eksploitasi berlebihan terhadap alam sebagai bentuk kedzaliman. Sementara itu, KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU, menegaskan pembangunan harus berkelanjutan dan tidak boleh melahirkan ketimpangan sosial. Bahkan, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) jauh sebelumnya mengingatkan bahwa kekayaan alam adalah hak rakyat, bukan milik kelompok elite.

Paradoks Maluku Utara: Pertumbuhan Tinggi, Rakyat Masih Menderita

Menurut LBH Ansor Ternate, Maluku Utara kini menghadapi paradoks besar: di satu sisi mencatat pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, namun di sisi lain rakyat masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. Masih ada jalan dan jembatan yang rusak, desa-desa terisolasi, hingga masalah gizi dan pendidikan yang belum terselesaikan.

“Ini bukan sekadar angka-angka makro, tapi soal perut rakyat yang masih lapar, soal desa-desa yang terpinggirkan, dan soal masa depan anak-anak Maluku Utara. Suara Wagub harus menjadi pintu masuk untuk merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada rakyat,” tegas Zulfikran.

Dorongan untuk Membangun Ekonomi Alternatif

LBH Ansor Ternate berharap pemerintah daerah, ormas keagamaan, akademisi, hingga dunia usaha bisa bersatu mencari solusi. Maluku Utara harus menyiapkan sumber pertumbuhan ekonomi baru di luar tambang, seperti perikanan, pertanian, UMKM, dan pariwisata berbasis kearifan lokal.

“Tambang akan habis, tapi rakyat harus terus hidup. Maka yang kita butuhkan adalah pembangunan yang adil, lestari, dan mensejahterakan semua,” pungkas Zulfikran.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal klaim lahan 700 hektar di Mamboro, Sumba Barat, dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang menabrak aturan batasan lahan UUPA. Source : Istimewa

    Sengketa Lahan 700 Ha di Sumba Tengah: Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Lima Orang Dilaporkan ke Polda NTT

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.940
    • 1Komentar

    SUMBA TENGAH, BALENGKO SPACE – Dugaan praktik mafia tanah dalam skala besar mencuat di wilayah Sumba Tengah. Skandal klaim lahan seluas 700 hektar yang berlokasi di Sawirara Undu Watu, Desa Wendewa Barat, Kecamatan Mamboro, kini resmi dilaporkan ke Mapolda NTT terkait dugaan penggunaan dokumen palsu. Daniel Ndala Wunu, warga Desa Wendewa Barat, melaporkan lima orang […]

  • Source : Istimewa

    Nara JW Firm, Erawijaya Consultant, dan PB PII Gelar Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Balengko Space, Tangerang Selatan – Nara JW Firm and Tax Consulting bekerja sama dengan Erawijaya Consultant serta Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) menggelar kegiatan santunan anak yatim di Jakarta, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus berbagi keberkahan di bulan Ramadhan. Direktur Nara JW Firm and Tax Consulting, […]

  • BEM Se-Riau Desak Kejaksaan Kabupaten Bengkalis Usut Dugaan Korupsi di Dinas PUPR

    BEM Se-Riau Desak Kejaksaan Kabupaten Bengkalis Usut Dugaan Korupsi di Dinas PUPR

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Bengkalis, (11/2/25) – Menyikapi lemahnya penindakan hukum terhadap kasus-kasus korupsi di Kabupaten Bengkalis, khususnya yang melibatkan dugaan penyalahgunaan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), saya, Sarifah Aini, selaku Koordinator Daerah Bengkalis BEM Se-Riau, dengan tegas menyatakan keprihatinan kami atas kondisi ini. Dugaan Korupsi yang Merugikan Masyarakat Dugaan korupsi […]

  • Aktivis LBH Ansor Ternate kritik ucapan pejabat publik Maluku Utara.

    LBH Ansor Ternate Kritik Ucapan Pejabat Publik Maluku Utara yang Singgung Perjuangan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Zulfikran A. Bailussy, S.H.
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Rakyat Terjajah, Pemerintah Menjarah Hari ini rakyat Maluku Utara berjuang mempertahankan ruang hidupnya. Dari pesisir Halmahera hingga hutan-hutan yang gundul, dari lahan pertanian yang terkontaminasi hingga laut yang tercemar limbah tambang. Para masyarakat adat yang berjuang Mereka melawan karena tahu bahwa masa depan anak cucu dipertaruhkan. Tetapi, apa yang dilakukan pemerintah? Justru sebaliknya—membuka pintu selebar-lebarnya […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku Utara

    LBH Ansor Maluku Utara Mendesak Aparat Mengusut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Balengko Space, Ternate – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Tindakan brutal tersebut merupakan bentuk kekerasan serius yang tidak hanya melukai korban secara fisik, tetapi juga merupakan ancaman terhadap kebebasan sipil dan ruang demokrasi […]

  • Maluku Utara dan Angka NEET Tinggi: Mungkinkah Sumber Daya Alam Belum Maksimal Memberdayakan Generasi Muda?

    Maluku Utara dan Angka NEET Tinggi: Mungkinkah Sumber Daya Alam Belum Maksimal Memberdayakan Generasi Muda?

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 862
    • 0Komentar

    Sumber Foto : BloombergDimas Ardian Pada 6 Februari 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data mengenai Persentase Usia Muda (15-24 Tahun) yang Tidak Sedang Sekolah, Bekerja, atau Mengikuti Pelatihan, atau yang dikenal dengan istilah NEET (Not in Education, Employment, or Training). NEET merujuk pada sekelompok penduduk usia muda yang tidak aktif di dunia pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan apapun. […]

expand_less