Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Menimbang Ulang Wacana Otonomi Daerah Baru: Antara Harapan, Realita, dan Tanggung Jawab Intelektual Muda

Menimbang Ulang Wacana Otonomi Daerah Baru: Antara Harapan, Realita, dan Tanggung Jawab Intelektual Muda

  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • visibility 1.848
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Antara Euforia dan Hiperealitas

Kita hidup di era yang digambarkan oleh filsuf Prancis Jean Baudrillard sebagai zaman “hiperealitas” — ketika batas antara realitas dan representasinya menjadi kabur. Dalam konteks ini, kadang suara publik terdengar lebih nyaring dari pada substansi. Ketika Ibu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyampaikan aspirasi terkait DOB Sofifi di hadapan Presiden Prabowo Subianto, wacana langsung bergulir kencang, seolah keputusan sudah final dan tak perlu ditinjau ulang.

Namun sebagai kaum intelektual, sudah seharusnya kita bertanya: apakah pernyataan tersebut bersifat administratif, informatif, atau justru politis? Kita tidak bisa menelan mentah-mentah setiap narasi tanpa membedah data dan mengkaji konsekuensinya secara mendalam.

Aksi massa yang terjadi beberapa waktu lalu di depan kantor DPRD dan Kantor Gubernur Maluku Utara perlu kita refleksikan. Apakah benar semangat pergerakan itu lahir dari kajian dan kesadaran kolektif, atau hanya sekadar mengikuti arus demi konten media sosial?

Masa Aksi atau Masa Simulasi?

Kehadiran dua kelompok aksi — Presidium Rakyat Tidore dan Majelis Rakyat Sofifi (MARKAS) — seakan mempertontonkan dua wajah berbeda dari satu tubuh yang sama. Pemerintah bersuara lewat rakyat, rakyat bertindak layaknya pemerintah. Yang muncul bukanlah pertarungan antara rakyat dan penguasa, melainkan sesama anak daerah yang saling bertolak belakang.

Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 menjamin hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat. Namun dalam praktiknya, penyampaian aspirasi seharusnya tetap berbasis data, bukan sekadar orasi emosional yang mengulang sejarah tanpa menawarkan solusi konkret.

Sejarah memang penting, tetapi masa depan jauh lebih mendesak untuk ditata. Aksi tanpa arah dan tanpa visi tidak akan menciptakan perubahan, hanya akan meninggalkan keramaian yang cepat dilupakan.

Dari Story ke History

Gerakan perubahan seharusnya tidak berhenti di layar gawai. Intelektual muda bukan hanya pembuat status yang viral, tetapi penyusun strategi perubahan. Perjalanan kaum muda dari masa ke masa, mulai dari 1966 hingga Reformasi 1998, dibangun di atas kesadaran, pengorbanan, dan pemahaman mendalam akan isu yang diperjuangkan.

Semangat itu hari ini seolah meredup. Kita lebih sibuk membangun story ketimbang menciptakan history. Kita lebih ingin dikenang sebagai viral, ketimbang dikenang sebagai visioner.

  • Penulis: Jafar Noh | Pengamat Informasi.
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Direktur RS Pratama Bisui Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan

    Direktur RS Pratama Bisui Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 814
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Bisui,(6/2/25) – Direktur Rumah Sakit Pratama Bisui, dr. Elisabeth Bernadete, beserta seluruh staf dan tenaga medis mengucapkan selamat kepada Bapak Hasan Ali Bassam Kasuba dan Bapak Helmi Umar Muchsin atas terpilihnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan. “Kami mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak Hasan Ali Bassam Kasuba dan Bapak Helmi […]

  • Penampakan fisik bangunan LabKesmas Pulau Morotai yang sedang dalam masa adendum. Kepala Dinas Kesehatan memastikan tetap mengedepankan profesionalitas dan standarisasi material meskipun pekerjaan mengalami keterlambatan dari jadwal semula. (Sumber Foto: Istimewa)

    Dinkes Morotai Buka Suara Soal Keterlambatan Proyek LabKesmas, Sebut Kendala Cuaca hingga Mutu Material

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 716
    • 0Komentar

    “Kami sudah bicarakan terkait adendum. Saat ini diberikan penambahan waktu 50 hari, dan itu sudah berjalan dengan mekanisme denda. Target kami tetap dikejar agar selesai 100 persen,” tegasnya. Kendala Teknis: Uji Mutu Beton dan Material Pabrikan Selain faktor cuaca, dr. Diana membeberkan kendala teknis terkait ketersediaan material yang memenuhi standar spesifikasi. Ia mengungkapkan adanya hambatan […]

  • DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    DPRD Halmahera Barat Bentuk Pansus RSUD Jailolo, F. Glen Balatjai: Tak Ada Lagi yang Ditutup-tutupi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jailolo (BALENGKO) – DPRD Kabupaten Halmahera Barat resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) RSUD Jailolo dalam rapat paripurna, Kamis (16/4/2026). Langkah ini diambil untuk menelusuri berbagai persoalan yang mencuat, mulai dari pelayanan hingga pengelolaan rumah sakit. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Halmahera Barat, F. Glen Balatjai, mengapresiasi seluruh fraksi yang telah bersepakat hingga pansus terbentuk. “Ini […]

  • LBH Ansor Ternate Apresiasi Abolisi Tom Lembong, Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kriminalisasi 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji

    LBH Ansor Ternate Apresiasi Abolisi Tom Lembong, Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kriminalisasi 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.186
    • 0Komentar

    LBH Ansor Kota Ternate secara khusus meminta perhatian Presiden Prabowo terhadap kasus 11 warga masyarakat adat Sangaji di Halmahera Timur, yang saat ini sedang menjalani proses hukum karena mempertahankan hak ulayat mereka dari ancaman eksternal. “Jika Presiden dapat melihat Tom Lembong sebagai sosok yang layak mendapat abolisi, maka kami mohon Bapak Presiden juga membuka mata […]

  • Wakil Wali Kota Tidore Ahmad Laiman bersama Kadisbudpar Daud Muhammad berkunjung ke Asrama PKPM Nuku Yogyakarta.

    Kunjungan Wakil Wali Kota Tidore ke Asrama PKPM Nuku Yogyakarta, Bahas Pendidikan dan Toadore Festival 2025

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Audiensi Toadore Festival Volume II Selain membahas fasilitas asrama, pengurus PKPM Nuku juga menggelar audiensi terkait rencana Toadore Festival Volume II yang akan berlangsung pada 17–19 Oktober 2025 di Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Festival bertema “Budaya Tidore di Bumi Mataram: Jejak, Rasa, Nada” ini akan menampilkan berbagai kegiatan, seperti lomba menggambar, lomba menulis esai, dialog […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe resmi pimpin KONI Malut

    Sarbin Sehe Terpilih sebagai Ketua KONI Malut

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 16 Oktober 2025 – Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) menjadi forum penting dalam menentukan arah pembinaan olahraga daerah. Dalam forum ini, KH. Sarbin Sehe ditetapkan sebagai Ketua KONI Maluku Utara setelah mendapatkan persetujuan bulat dari seluruh cabang olahraga pada Rabu (15/10) di Ternate. Penetapan secara aklamasi Keputusan aklamasi mencerminkan besarnya kepercayaan peserta […]

expand_less