Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Jejak Perintisan dan Sejarah Berdirinya PMII Komisariat M. Iqbal Assegaf UNUTARA

Jejak Perintisan dan Sejarah Berdirinya PMII Komisariat M. Iqbal Assegaf UNUTARA

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKOSPACE.COM, TERNATE – Setiap organisasi memiliki sejarah, dan setiap lembaran sejarah selalu melahirkan figur-figur kunci di balik hadirnya sebuah gagasan besar. Hal inilah yang melandasi rekam jejak lahirnya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat M. Iqbal Assegaf di lingkungan Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA).

Kehadiran wadah kaderisasi Nahdliyin ini tidak terlepas dari inisiatif, keberanian, dan kesadaran intelektual empat perintis utamanya: Wahida Abd Rahim, Mursid Puko, Risman Taha, dan Jumra Upara. Langkah awal mereka menjadi pemantik utama terbentuknya PMII Komisariat Persiapan M. Iqbal Assegaf UNUTARA pada 13 Agustus 2023, hingga resmi disahkan menjadi komisariat definitif pada 23 Februari 2025.

Awal Perintisan dan MAPABA Perdana di Kampus UNUTARA

Gagasan menghadirkan PMII di kampus UNUTARA bukan sekadar untuk mendirikan struktur organisasi baru. Langkah ini lahir dari kegelisahan akademis untuk menyediakan ruang diskusi, penguatan solidaritas, serta pembentukan karakter kepemimpinan intelektual bagi mahasiswa.

Proses perintisan diawali dari pergerakan yang sangat sederhana. Empat perintis tersebut menjalin komunikasi intensif, menggalang jejaring, dan mengeksekusi agenda Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII pertama di lingkungan UNUTARA.

Dari MAPABA perdana tersebut, sebanyak sembilan anggota baru berhasil direkrut. Kepercayaan kepemimpinan awal kemudian diamanahkan kepada Sahabat Jumra Upara sebagai Penjabat (Pj) Ketua Komisariat Persiapan guna mengawal transisi hingga disahkan sebagai komisariat definitif.

Nilai Perjuangan dan Pembelajaran Bagi Kader PMII UNUTARA

PMII memegang teguh tradisi kaderisasi yang menempatkan mahasiswa bukan hanya sebagai insan akademis, melainkan juga bagian dari masyarakat yang memiliki nilai keislaman, keindonesiaan, dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, kehadiran komisariat ini menjadi benteng pengembangan wawasan kritis dan kepedulian sosial mahasiswa UNUTARA.

Mengingat rekam sejarah ini bukan sekadar upaya mengagungkan masa lalu, melainkan fondasi pembelajaran bagi seluruh kader lintas generasi. Keberanian memulai dari keadaan serba terbatas adalah nilai utama yang diwariskan oleh para pendiri.

Sejarah pendirian PMII Komisariat M. Iqbal Assegaf UNUTARA perlu terus didokumentasikan agar setiap anggota memahami bahwa organisasi yang mereka huni hari ini lahir dari proses perjuangan panjang. Generasi penerus tidak hanya bertugas menikmati hasil, tetapi juga berkewajiban merawat nilai perjuangan, memperkuat kaderisasi, dan membawa nama organisasi ke arah yang lebih maju.

(BS/Red)

  • Penulis: Mursid Puko
  • Editor: Mustakim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

    Politik Dinasti bukan warisan: Membedah skenario oligarki Banggai Laut 2029

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Ain Dadong, Presiden Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kondisi Kabupaten Banggai Laut masih tertatih-tatih melepaskan diri dari belenggu ketertinggalan infrastruktur dasar dan stagnasi ekonomi kepulauan, nalar publik justru dipaksa menelan pil pahit berupa wacana prematur suksesi kekuasaan. Bupati Sofyan Kaepa yang kini sedang menikmati periode keduanya seolah membiarkan diskursus publik dibajak oleh narasi pelanggengan kekuasaan, alih-alih difokuskan pada pemenuhan janji-janji politik yang masih […]

  • Skandal klaim lahan 700 hektar di Mamboro, Sumba Barat, dilaporkan ke Polda NTT atas dugaan penggunaan dokumen palsu yang menabrak aturan batasan lahan UUPA. Source : Istimewa

    Sengketa Lahan 700 Ha di Sumba Tengah: Diduga Gunakan Dokumen Palsu, Lima Orang Dilaporkan ke Polda NTT

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.141
    • 1Komentar

    SUMBA TENGAH, BALENGKO SPACE – Dugaan praktik mafia tanah dalam skala besar mencuat di wilayah Sumba Tengah. Skandal klaim lahan seluas 700 hektar yang berlokasi di Sawirara Undu Watu, Desa Wendewa Barat, Kecamatan Mamboro, kini resmi dilaporkan ke Mapolda NTT terkait dugaan penggunaan dokumen palsu. Daniel Ndala Wunu, warga Desa Wendewa Barat, melaporkan lima orang […]

  • Workshop OBE Prodi Kimia Unutara bersama pakar dari UHW Perbanas

    Prodi Kimia Unutara Gelar Workshop OBE untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 880
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 13 Oktober 2025 – Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menggelar workshop bertajuk “Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Pengembangan Sistem Evaluasi Perangkat Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung di kampus Unutara selama tiga hari, 13–15 Oktober 2025, dengan tujuan memperkuat penerapan kurikulum berorientasi hasil serta meningkatkan kualitas […]

  • Siswa-siswi SMP Al-Qur'an Putra Bahari menyimak paparan Satgaswil Malut Densus 88 AT Polri terkait cara sehat bermedia sosial di Kota Ternate, Rabu (11/2/2026). Densus 88 mencatat 112 anak terpapar radikalisme sepanjang tahun 2025 akibat rekrutmen daring. (Foto: Istimewa)

    Waspada Digital Grooming, Densus 88 Edukasi Siswa SMP di Ternate Cegah Radikalisme

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 193
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Utara Densus 88 Antiteror Polri membentengi siswa SMP Al-Qur’an Putra Bahari Kota Ternate dari ancaman radikalisme melalui media sosial dan game online, Rabu (11/2/2026). Langkah ini merespons maraknya fenomena digital grooming yang menyasar anak-anak sebagai target rekrutmen kelompok ekstremis. Anggota Tim Pencegahan Satgaswil Malut Densus 88 AT […]

  • PW GP Ansor Maluku Utara memperingati Hardiknas 2026 dengan meluncurkan buku Pendidikan Inklusif. Langkah strategis perkuat literasi dan gagasan kader di Maluku Utara.

    Peringati Hardiknas 2026, PW GP Ansor Maluku Utara Luncurkan Buku Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 106
    • 0Komentar

    TERNATE, BALENGKO SPACE – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Maluku Utara menunjukkan komitmen nyatanya dalam dunia literasi. Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, organisasi kepemudaan ini resmi meluncurkan buku bertema pendidikan inklusif yang ditulis oleh Irfandi Mustafa, Bahtiar Malawan, dan Ikhlashul Ihsan. Kegiatan peluncuran yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Rotasi […]

  • Aisun Salim HMI Maluku Utara mengalami tindakan represif polisi saat demo mahasiswa di DPRD Halmahera Selatan, Selasa 2 September 2025.

    Aisun Salim HMI Maluku Utara Jadi Korban Represif Polisi di Halsel

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 374
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Halmahera Selatan – Aisun Salim Kabid Pemberdayaan Perempuan Badko HMI Maluku Utara menjadi korban tindakan represif polisi saat demo mahasiswa di Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa 2 September 2025. Aksi mahasiswa berlangsung ricuh setelah aparat kepolisian memukul peserta aksi. Dihimpun dari berbagai sumber Salah satu korban kekerasan, Aisun Salim, Kabid Pemberdayaan Perempuan […]

expand_less