Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Yogyakarta Terpukau! Festival Budaya Halmahera Tengah Pertama Sukses Digelar

Yogyakarta Terpukau! Festival Budaya Halmahera Tengah Pertama Sukses Digelar

  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 467
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 29 Agustus 2025 — Ikatan Mahasiswa Halmahera Tengah (Ikemap Halteng) sukses menggelar Festival Budaya Halmahera Tengah bertajuk “Bakudapa Budaya: Dari Halteng untuk Nusantara” di Gedung Militaire Societeit, Yogyakarta Kamis Sore (28/8) . Acara ini menjadi festival budaya pertama yang memperkenalkan kekayaan tradisi dan nilai-nilai lokal ke panggung nasional.

Festival ini menampilkan berbagai pertunjukan, mulai dari tarian daerah, musik tradisional, hingga dialog publik. Kehadiran mahasiswa, komunitas budaya, dan sejumlah tamu undangan menandai tingginya antusiasme masyarakat untuk merayakan keragaman budaya Maluku Utara.

Pesan Ketua Ikemap Halteng

Ketua Ikemap Halteng, Ishak Abidin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung terselenggaranya acara, termasuk Dinas Pariwisata Bantul, pendamping desa wisata, serta mitra kolaborasi lainnya.

“Festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi ruang kontribusi dan ajang kreativitas anggota. Nilai-nilai lokal Halteng menjadi tongkat estafet kebudayaan yang wajib kita lanjutkan. Festival ini juga membuka peluang publikasi wisata Halmahera Tengah, bukan hanya di Pulau Jawa, tetapi juga dalam kesadaran kolektif kita bersama,” ujar Ishak.

Sambutan Pemerintah Halmahera Tengah

Mewakili Bupati Halmahera Tengah, Dr. Lasamida Kurupunda, M.Pd, selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, menyampaikan pesan mendalam dari Bupati, Sekda, dan Wakil Bupati Halmahera Tengah.

“Saya ditugaskan sebagai penyambung lidah pemerintah daerah. Kami berharap festival ini memberi nilai tambah bagi mahasiswa dan masyarakat. Mencapai prestasi bukanlah hal mudah, karena selalu ada tantangan. Namun, semua itu dapat dijawab dengan kecerdasan emosional, spiritual, dan kekuatan nilai budaya yang kita miliki,” tegas Lasamida.

Ajang Perkenalkan Budaya Halteng

Festival Budaya Halmahera Tengah di Yogyakarta menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan tradisi, kearifan lokal, sekaligus potensi pariwisata Halteng. Acara ini diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan, menjadi ruang kreativitas mahasiswa, dan menguatkan identitas budaya di tingkat nasional.** (Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • REKONSILIASI DAN KONSOLIDASI IKA PMII  UNTUK MALUKU UTARA BANGKIT, INDONESIA MAJU

    REKONSILIASI DAN KONSOLIDASI IKA PMII UNTUK MALUKU UTARA BANGKIT, INDONESIA MAJU

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 1.704
    • 0Komentar

    Adalah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) yang mengikat para kadernya untuk tetap berjuang dalam rangka memberikan musa’adah (konstribusi) pemikiran, tenaga dan waktunya untuk terlibat aktif dalam pembangunan Maluku Utara bangkit dan Indonesia maju. Membantu kerja-kerja pemerintah, baik pusat maupun daerah pada konteks kerja-kerja Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, kerja-kerja siyasiyyah (politik) dan berkomitmen yang […]

  • Dua Hari Lebih Listrik Padam Total, Warga Pulau Muari Kayoa Barat Menjelis dan Tuntut Respons Cepat PLN

    Dua Hari Lebih Listrik Padam Total, Warga Pulau Muari Kayoa Barat Menjelis dan Tuntut Respons Cepat PLN

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, KAYOA BARAT – Jeritan masyarakat kawasan pesisir dan kepulauan terkait pelayanan dasar kembali mencuat. Warga di Pulau Muari, khususnya yang bermukim di Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, mengeluhkan pemadaman listrik total yang berlangsung sejak 27 hingga 29 Juli 2026. Pemadaman listrik berhari-hari yang kerap berulang dalam beberapa waktu terakhir ini […]

  • Faisal kritik James Uang terkait demo geothermal dan pemindahan RSP Loloda

    Faisal Umanailo Kritik Respons Arogan Bupati James Uang soal Demo Geothermal dan Pemindahan RSP

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta (6/9/25) – Faisal Umanailo SH, kritik James Uang usai video aksi Semahabar Ternate tentang aksi yang membawa isu geothermal dan pemindahan Rumah Sakit Pratama (RSP) Loloda viral di dunia maya. Dalam video yang beredar, Bupati Halmahera Barat James Uang menyatakan bahwa ia berhak menolak tidak hadir dalam pertemuan dengan mahasiswa. Respons tersebut […]

  • Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

    Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Muzsta
    • visibility 1.156
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Februari 2025 – Program pengabdian masyarakat PK-252 Kitorang Sangga telah sukses dilaksanakan di Taman Anak Pesisir, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini diinisiasi oleh para awardee LPDP untuk memberikan pendidikan dan kesadaran lingkungan kepada anak-anak pesisir. Dengan tema besar “Samudra Lestari, Nusantara Berdaya”, program ini bertujuan untuk menginspirasi anak-anak pesisir Indonesia agar mereka bisa […]

  • HMI Cabang Morotai Tolak Morofest: Pemda Dinilai Lebih Pilih Seremonial daripada Tangani Karhutla

    HMI Cabang Morotai Tolak Morofest: Pemda Dinilai Lebih Pilih Seremonial daripada Tangani Karhutla

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Jainudin Naba
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Morotai menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Pemerintahan Terpadu, Jalan Muhajirin Baru, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (15/10/2026). Massa aksi secara tegas menolak pelaksanaan Festival Morotai (Morofest) dan menyoroti berbagai permasalahan mendasar yang dinilai diabaikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Koordinator Lapangan, Hasanudin Saba, […]

  • Mengulas polemik pelarangan film Pesta Babi di Indonesia dari sudut pandang hak informasi konstitusional serta kaitannya dengan kajian fikih teologis.

    Polemik Larangan Film “Pesta Babi”: Menakar Hak Informasi dan Hikmah Teologis di Baliknya

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis Dosen FUAD IAIN Ternate & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Maluku Utara
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Sebuah penelusuran tekstual menunjukkan bahwa kata “babi” atau al-khinzir disebutkan sebanyak empat kali dalam Al-Qur’an. Tiga di antaranya berbentuk tunggal (mufrad/singular) dan menggunakan makrifat—menunjukkan bahwa eksistensi hewan ini sangat dekat dengan realitas kehidupan manusia. Sementara itu, satu penyebutan lainnya berbentuk jamak (jam’ut taksir), yaitu al-khanaazir, yang mengisyaratkan banyaknya jumlah populasi hewan tersebut di bumi, sekaligus […]

expand_less