SAKA MESE NUSA Mendesak Gubernur dan Polda Maluku Usut Dugaan Penghalangan Mahasiswa Seram Utara
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ketua Wilayah SAKA MESE NUSA Student Association DIY, Akmal Hitimala, mendesak evaluasi dan penanganan transparan atas dugaan penghalangan mahasiswa Seram Utara saat menyampaikan aspirasi ke Pemprov Maluku. (Foto Ilustrasi: Dok. Istimewa)
BALENGKOSPACE.COM, AMBON – Ketua Wilayah SAKA MESE NUSA Student Association Daerah Istimewa Yogyakarta, Akmal Hitimala, mendesak Gubernur Maluku dan Polda Maluku untuk mengambil langkah tegas menyikapi dugaan tindakan penghalangan terhadap mahasiswa asal Seram Utara yang hendak menyampaikan surat serta aspirasi resmi kepada Gubernur Maluku.
Akmal menilai dugaan intimidasi dan penanganan yang represif tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele, terlebih apabila benar terdapat indikasi ucapan yang merendahkan martabat masyarakat dan kalangan mahasiswa.
“Kami mendesak Gubernur Maluku dan Polda Maluku segera memberikan perhatian serius serta memastikan persoalan ini diklarifikasi secara terbuka. Jika benar terjadi tindakan atau ucapan yang merendahkan, maka harus ada evaluasi dan langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Akmal.
Pentingnya Perlindungan Hak Menyampaikan Aspirasi Publik
Menurut Akmal, aparat keamanan dan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjaga ketertiban umum sekaligus menghormati hak dasar masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Karena itu, setiap bentuk pembatasan dan perlakuan represif terhadap gerakan mahasiswa harus diusut secara transparan demi menjamin keadilan.
Ia menambahkan bahwa aspirasi yang dibawakan oleh mahasiswa Seram Utara merupakan wujud kepedulian terhadap daerah yang seharusnya direspon secara bijak dan terbuka oleh pemerintah pusat maupun daerah, bukan justru direspons dengan penutupan ruang dialog.
SAKA MESE NUSA Desak Gubernur Maluku Evaluasi Oknum Pengamanan
SAKA MESE NUSA mengimbau Polda Maluku untuk menerjunkan tim guna mengevaluasi kinerja personel keamanan serta memastikan tidak ada aksi sewenang-wenang dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat.
Organisasi mahasiswa tersebut menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga ada kejelasan resmi dan langkah penyelesaian yang adil dari pihak Pemprov Maluku maupun aparat penegak hukum.
(BS/Red)
- Penulis: Redaksi Balengko Space
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media
- Sumber: Dewa

Saat ini belum ada komentar