Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa dan Pengampunan Dosa

Keutamaan Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa dan Pengampunan Dosa

  • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
  • visibility 966
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sumber Foto : Dok. Balengko Space

Ternate, (13/2/25) – Umat Muslim di seluruh dunia segera menyambut bulan suci Ramadhan. Sebelum itu, ada satu malam istimewa yang penuh dengan keutamaan, yaitu Malam Nisfu Syaban. Tahun ini, malam tersebut jatuh pada malam Jumat, 14 Syaban 1446 H (13 Februari 2025). Malam ini menjadi waktu yang sangat mustajab untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

Malam Nisfu Syaban: Waktu Mustajab untuk Doa

KH. Ahmad Dardiri, pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah di Bukit Pelangi, Kota Ternate Utara, menjelaskan bahwa Malam Nisfu Syaban termasuk salah satu dari lima waktu mustajab yang dikenal umat Islam. Pada lima waktu ini, Allah SWT tidak akan menolak permohonan seorang hamba. Lima waktu mustajab tersebut adalah:

  1. Malam pertama bulan Rajab
  2. Malam Nisfu Syaban
  3. Malam Jumat
  4. Malam Lailatul Qadar
  5. Malam Hari Raya (Idul Fitri dan Idul Adha)

KH. Ahmad Dardiri menambahkan bahwa tahun ini, Malam Nisfu Syaban sangat istimewa karena bertepatan dengan malam Jumat, yang juga merupakan waktu mustajab. Umat Muslim mendapat kesempatan besar untuk memperbanyak doa, istighfar, dan ibadah kepada Allah SWT.

Keutamaan Malam Nisfu Syaban dalam Islam

Malam Nisfu Syaban memiliki berbagai keutamaan yang sangat dianjurkan oleh para ulama. Umat Islam dapat melakukan beberapa amalan, seperti shalat sunnah, membaca Surah Yasin tiga kali, memperbanyak dzikir, istighfar, dan sholawat. Rasulullah SAW bersabda:

“يَرْفَعُ اللّٰهُ اَعْمَالَ الْعِبَادِ كُلَّهَا فِيْ هٰذَا الشَّهْرِ”
(Allah mengangkat semua amal perbuatan hamba-hamba-Nya di bulan Syaban.)

Dalam kitab Madza fi Sya’ban, Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki menjelaskan beberapa keutamaan Malam Nisfu Syaban, antara lain:

  1. Lailatul Mubarakah (Malam Penuh Berkah) – Pada malam ini, jutaan malaikat turun ke bumi dan mengamini doa-doa hamba Allah yang beribadah.
  2. Lailatul Qismah wa at-Taqdir (Malam Pembagian Takdir dan Penentuan Rezeki) – Pada malam ini, Allah SWT menetapkan rezeki dan nasib seseorang selama setahun ke depan.
  3. Lailatul Takfir (Malam Penghapusan Dosa) – Pada malam ini, Allah SWT mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
  4. Hari Raya Para Malaikat – Sama seperti umat manusia yang merayakan Idul Fitri dan Idul Adha, para malaikat juga merayakan malam Nisfu Syaban sebagai “hari raya” mereka.

Tradisi Santri di Malam Nisfu Syaban

Di Pondok Pesantren Darul Falah, para santri merayakan Malam Nisfu Syaban dengan penuh ibadah. Tradisi ini telah berlangsung selama enam tahun dan melibatkan santri serta jamaah dari luar pesantren. Rangkaian acara dimulai dengan:

  • Shalat Maghrib berjamaah, diikuti dengan pembacaan Surah Yasin tiga kali.
  • Setelah itu, para santri bersama jamaah memperbanyak sholawat hingga waktu Isya.
  • Setelah shalat Isya, mereka melanjutkan dengan shalat sunnah tasbih empat rakaat.
  • Puncaknya adalah dzikir dan doa bersama, dengan harapan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa selama setahun dan memberikan berkah untuk tahun yang akan datang.

KH. Ahmad Dardiri berharap agar ibadah ini dapat membawa ampunan, keberkahan, dan semakin mendekatkan umat Muslim kepada Allah SWT.

Harapan dan Doa untuk Keberkahan

Dengan penuh harap dan keimanan, umat Islam diajak untuk memanfaatkan malam istimewa ini dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita semua mendapatkan ampunan dan keberkahan di malam yang penuh rahmat ini.

Malam Nisfu Syaban adalah waktu yang sangat berharga bagi umat Islam untuk memperbanyak doa, beristighfar, dan memohon ampunan kepada Allah. Keutamaan malam ini semakin bertambah karena bertepatan dengan malam Jumat, yang juga merupakan waktu mustajab lainnya. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan malam ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan ibadah kita.

  • Penulis: balengko space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negara dalam Cengkeraman Kapitalisme: Membaca Krisis Ekologis Indonesia

    Negara dalam Cengkeraman Kapitalisme: Membaca Krisis Ekologis Indonesia

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Zidni Ilman Warnangan
    • visibility 982
    • 0Komentar

    Krisis ekologis Indonesia hari-hari ini tidak dapat dipahami sebagai persoalan teknis dalam tata kelola lingkungan.

  • Kiri Islam, Oksidentalisme, dan Kritik Hasan Hanafi

    Kiri Islam, Oksidentalisme, dan Kritik Hasan Hanafi

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Secara fundamental ajaran Islam sejak dari Nabi Adam hinggah Nabi Muhammad SAW dapat kita pahami sebagai sebuah paradigma”Kiri” yang berorientasi kepada keadilan social. Konteks “Kiri” yaag di maksudkan tentu merujuk kepada prinsip teologi yang kritis terhadap sturuktus social diskriminatif dan berkomitmen untuk membongkar sistim penindasan sebagai problem structural dan personal. Teologi  Islam melalui perspektif ini […]

  • Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    Generasi Muda NU Dampingi Dinas Pertanian Maluku Utara Distribusikan 60 Saset Benih Cabai Rawit

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sumber foto : Istimewa

  • Anak Sultan Ternate

    Sultan Ternate Suarakan Hak Masyarakat Adat di DPD RI, Gemusba: Negara Harus Paham Sejarah

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 295
    • 0Komentar

    JAKARTA, BALENGKO SPACE – Persoalan agraria dan hak masyarakat adat kembali menjadi sorotan nasional. Sultan Ternate ke-49, Sultan Hidayatullah Mudaffar Sjah, menyampaikan pandangan mendalam mengenai kedudukan tanah adat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Penyampaian Sultan tersebut dipandang bukan sekadar urusan lahan, melainkan ujian […]

  • Crazy Zal saat perilisan EP Youngster yang mengangkat tema generasi muda era 2000-an Play Button

    Crazy Zal Hadirkan Hip-Hop 2000-an di EP Youngster

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 528
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Banjarbaru, 6 Agustus 2025 – Setelah mencuri perhatian lewat album perdananya “Rest” yang dirilis pada 2024, musisi muda asal Kalimantan Selatan, Crazy Zal, kembali meluncurkan karya terbarunya. Kali ini, ia memperkenalkan EP bertajuk “Youngster” yang resmi dirilis pada 1 Agustus 2025 di berbagai platform streaming musik digital. EP ini memuat tujuh lagu yang […]

  • LBH GP Ansor Maluku Utara Lapor Polda terkait penghinaan.

    Terancam UU ITE: LBH GP Ansor Lapor Polda Malut Usai Akun Facebook Hina Ansor Malut

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 603
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor Maluku Utara mengambil langkah tegas dengan menempuh jalur hukum terkait dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik di media sosial. Laporan resmi tersebut dilayangkan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara. Persoalan ini bermula dari komentar negatif pada unggahan berita di grup Facebook […]

expand_less