Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

DEBUT ABUBAKAR SEBAGAI “SERVANT OF GOD”

  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 655
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sahabat Abu Bakar, namanya sangat gampang dizikirkan dan mudah diingat oleh kebanyakan orang yang pernah bershilaturrahim dengannya, nama ini sama dengan sebuah nama yang berismun Abu Bakar Ashshiddiq, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling dekat dan sangat dipercaya oleh Sang Nabi SAW. Khalifah pertama ini merupakan salah satu contoh model kepemimpinan umat yang ideal dalam peta sejarah peradaban Islam. Debut kepemimpinannya sebagai “Servant of God” atau ‘Abdullah (Hamba Allah) di pentas dunia ini. Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW pada tahun 632 M, ketika itu umat Islam mengalami “Vacuum of Power” (kekosongan kekuasaan). Maka nama Abu Bakar Ashshiddiq sangat viral dan kuat untuk mendapatakan dukungan sketika itu, dia yang merupakan sahabat Nabi SAW yang paling qarib dan sangat al-amin, dia pun dipilih dan dibai’at secara konsensus bersama oleh umat Islam pada saat itu sebagai khalifah pertama dalam sejarah peradaban Islam. Hanya saja kepemimpinannya hanya berjalan sekitar 2 (dua) tahun sangat singkat tapi sarat dengan kemajuan dan perkembangan Islam.

Dalam konteks sahabat Abubakar yang memulai kepemimpinannya dengan sedari awal sudah menyatakan dirinya sebagai “Servant of God” (‘Abdullah-Hamba Allah) dalam peta sejarah birokrasi di Provinsi Maluku Utara, memang sangat sulit dibendung proses kebagusan dalam karirnya, dia pertama kali menduduki jabatan sebagai kepala Biro Humas dan Protokoler Provinsi Maluku Utara, kemudian dia menjabat sebagai Kepala Biro Ekonomi Provinsi Maluku Utara. Karena kepiawaiannya dalam mengelola organisasi perangkat daerah (OPD) di pemerintahan Provinsi Maluku Utara, kemudian sahabat Abubakar terus dilantik sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara hingga saat ini. Ketika roda pemerintahan Provinsi Maluku Utara dalam keadaan transisi dalam kepemimpinannya, sahabat Abubakar pun berdasarkan ketentuan takdir dari Allah SWT melalui tangannya hamba Tuhan yang memiliki relasi kuasa, dia pun dilantik sebagai Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara yang berjalan kurang lebih 6 (enam) bulan memang sangat singkat tapi sarat dengan torehan prestasi dalam kepemimpinannya sebagai Pejabat Sekretaris Daerah. Itulah yang menyebabkan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos memberikan apresiasi untuk mengangkat sahabat Abubakar sebagai PLT. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Sahabat Abubakar dalam kepemimpinannya yang selalu menyatakan dirinya sebagai “Servant of God” (‘Abdullah-hamba Allah). Hal ini menunjukkan bahwa dia sedari awal menyadari bahwa kepemimpinannya bukanlah untuk kepentingan pribadi dan golongan, melainkan hakikat kepemimpinannya untuk berkhidmat atau melayani kepentingan umat Maluku Utara. Apalagi karakteristik kepemimpinan sahabat Abubakar menunjukkan pada beberapa karakteristik kepemimpinannya yang selalu berusaha menempatkan nomor wahid adalah ketaatannya untuk beribadah kepada Allah SWT dengan cara selalu istiqamah menjalankan perintah-Nya dalam debut kepemimpinannya.

Sahabat Abubakar sebagai “Servant of God” (‘Abdullah-hamba Allah) berusaha untuk selalau menjalankan keadilan dan kesetaraan dalam debut kepemimpinannya, tanpa membedakan antara atasan dan bawahan dalam gaya memimpin birokrasi, antara kawan maupun lawan, antara dirinya dengan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, apakah satu mazhab atau berbeda mazhab. Semunya diperlakukan secara ‘adil dan setara dengan prinsip bahwa kita semua sebagai “Servant of God” (‘Abdullah-hamba Allah). Sahabat Abubakar memiliki kompetensi dalam mengambil keputusan yang tepat dan al-hikmah (bijaksana), bahkan dalam situasi yang sulit pun pasti dia mampu mengatasinya tanpa menyakitkan hati orang yang berhubungan langsung dengan interest itu. Dan, lebih-lebih sahabat Abubakar memiliki kompetensi (al-quwwah) dalam mengelola peta konflik dalam menjaga kondusivitas relasi kekuasaan antara eksekutif dan legislatif secara khair (baik) dengan prinsip menjaga tawazzun (keseimbangan) atas keduanya demi mempertahankan nilai-nilai persatuan dalam bingkai ukhuwwah islamiyyah, ukhuwwah insaniyyah dan ukhuwwah wathaniyyah. Artinya, bahwa sahabat Abubakar sebagai “Servant of God” dalam kepemimpinannya tidak punya musuh donk kawan! Demikian secercah tulisan ini, semoga bermanfaat bagi pembacanya. Wallahu ‘alam bishshawab.

  • Penulis: Fahrul Abd. Muid
  • Editor: Fahrul Abd. Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audiensi PW GP Ansor Maluku Utara dan Danrem 152/Baabullah, Ini Agenda yang Dibahas

    Audiensi PW GP Ansor Maluku Utara dan Danrem 152/Baabullah, Ini Agenda yang Dibahas

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.614
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Wilayah Maluku Utara (PW GP Ansor Malut) terus memperkuat sinergi lintas institusi demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini terlihat dalam audiensi resmi PW GP Ansor Malut bersama Komando Resor Militer (Korem) 152/Babullah yang digelar menjelang dua agenda penting organisasi pada 9 Agustus 2025 […]

  • Source : Istimewa

    KETIKA BERNALAR KRITIS DIBUNGKAM

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Dalam bahasa Inggris, istilah critic kadang diperuntukkan kepada orangnya. Sementara Poerwadarminta [1904-1968], kritik berarti kemelut, keadaan genting. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kritik adalah kecaman, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya atau pendapat orang lain. Maka, orang yang ahli dalam memberikan pertimbangan-pembahasan tentang baik dan buruknya sesuatu disebut kritikus. […]

  • Kebijakan regulasi digital sekolah oleh Pemerintah Norwegia

    Cegah Gangguan Proses Belajar Dasar, Pemerintah Norwegia Larang Total Penggunaan AI untuk Siswa SD

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Langkah tegas diambil oleh Pemerintah Norwegia dalam membatasi penetrasi teknologi modern di lingkungan institusi pendidikan. Mulai tahun ajaran baru pada akhir Agustus mendatang, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif akan dilarang total bagi seluruh siswa sekolah dasar (SD). Kebijakan restriktif tersebut diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store. Larangan ini […]

  • Wagub Maluku Utara Lepas Jamaah Haji Kloter 15 ke tanah suci

    Wagub Maluku Utara Lepas Jamaah Haji Kloter 15 ke tanah suci

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Makassar, (balengkospace.com), 11 Mei 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe menghadiri pelepasan jamaah haji Kloter 15 asal Maluku Utara di Aula Mina, Embarkasi Haji Makassar, Minggu (11/5). Kloter ini dijadwalkan terbang menuju Madinah, dengan total 393 jamaah yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara diantaranya berasal dari Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, […]

  • Sejumlah mahasiswa semester satu Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) sedang melantunkan zikir dan doa bersama di Masjid Raya Al-Munawwar, Ternate, Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat nilai-nilai Ahlusunnah Waljamaah (ASWAJA) dalam menyambut awal tahun baru. (Sumber Foto: Istimewa)

    Perkuat Akidah dan Visi ASWAJA, Mahasiswa UNUTARA Gelar Zikir Awal Tahun di Masjid Raya Ternate

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 369
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO), 9 Januari 2026 – Mengawali kalender akademik tahun 2026 dengan semangat spiritual, mahasiswa semester satu Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) menggelar kegiatan zikir bersama dan khataman Al-Qur’an di Masjid Raya Al-Munawwar, Ternate, Kamis (8/1). Kegiatan ini merupakan langkah konkret universitas dalam mewujudkan visi “Menciptakan Insan Toleran Berdasarkan Ahlusunnah Waljamaah (ASWAJA)”. Selain sebagai […]

  • Oleh: Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara

    TUMBUHNYA HARUS TERASA: Menagih Janji Kesejahteraan di HUT ke-27 Maluku Utara

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara.
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Provinsi Maluku Utara genap berusia 27 tahun pada tahun 2026. Angka ini bukan sekadar penanda kronologis, melainkan momen refleksi kritis bagi sebuah provinsi yang lahir dari pemekaran dengan janji besar—menjadi lumbung ekonomi baru Indonesia Timur berkat kekayaan sumber daya alam [SDA] yang melimpah. Slogan “Tumbuhnya Harus Terasa” yang digaungkan dalam perayaan HUT ke-27 ini bukan […]

expand_less