Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » RSUD Jailolo: Paripurna yang Dipertanyakan

RSUD Jailolo: Paripurna yang Dipertanyakan

  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 292
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ketika sebuah rumah sakit meraih Akreditasi Paripurna, publik biasanya langsung membayangkan layanan yang nyaman, peralatan yang lengkap, tenaga medis yang bekerja dengan tenang, dan sistem manajemen yang berjalan rapi. Seperti hotel bintang lima, begitulah kira-kira bayangan dari Akreditasi Paripurna yang dihadiahi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo pada  penghujung tahun 2023.

Di atas kertas, prestasi ini tentu sangat membanggakan. Tapi apakah realitasnya sejalan? masyarakat dan tenaga kesehatan tentu tahu jawabannya โ€“ realitasnya tidak sesederhana sertifikat yang dipajang di dinding.

RSUD Jailolo adalah satu-satunya rumah sakit di Halmahera Barat. Artinya, tidak ada tempat rujukan lain bagi masyarakat untuk mencari pertolongan ketika sakit datang tiba-tiba. Semua harapan, semua kecemasan, semua pertaruhan nyawa tertumpuk di satu fasilitas ini. Olehnya itu, ketika akreditasi paripurna diumumkan banyak yang berharap besar. Mungkin akan ada perubahan, mungkin ini awal perbaikan, mungkin saja layanan akan menjadi lebih baik.

Namun justru setelah gelar itu diraih, berbagai keluhan mengalir tidak hanya dari luar, melainkan dari dalam. Tenaga medis, dokter spesialis, perawat pelaksana, dan orang-orang yang berjuang di garis terdepan, mengeluhkan hal-hal yang sangat mendasar. Bukan hal mewah, bukan permintaan berlebihan, tetapi kebutuhan pokok dalam pelayanan kesehatan. Obat sering kosong, alat pemeriksaan penunjang tidak tersedia, alat kesehatan habis pakai banyak yang tidak ada. Semua ini membuat tenaga medis bekerja dengan beban pikiran berlapis-lapis.

Bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik kalau alat sarana penunjang penegakan diagnosa dan pemberian terapi tidak tersedia? Padahal bulan November 2025, Klaim BPJS Rawat Inap dan Rawat Jalan RSUD Jailolo terbayarkan 1,7 Milyar. Ironisnya obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) banyak yang tidak tersedia.

Jalur transfer pasien yang terbuka tanpa penutup, pasien yang sedang dalam kondisi lemah, rentan, bahkan mungkin kritis, harus melewati jalur yang langsung terpapar hujan atau panas. Ini bukan hanya soal kenyamanan, Ini soal keselamatan dan martabat manusia dalam situasi sakit. Hal ini tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan standar penilaian Manajemen Fasilitas dan Keselamatan Pasien.

Semua itu terasa janggal bila disandingkan dengan predikat Paripurna. Seakan ada jurang besar antara label dan kenyataan.

Jika melihat data Harmoni BPKP tahun 2025 Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat hunian tempat tidur tahun 2024 53,3%. Angka dibawah 60% menunjukkan tingkat pemanfaatan tempat tidur yang rendah dan dapat mengindikasikan adanya masalah dalam manajemen atau kualitas pelayanan Rumah Sakit .

Data ini tidak serta-merta menunjukkan kualitas buruk, tentu saja banyak faktor mempengaruhi. Tetapi data ini cukup menjadi pengingat, bahwa RSUD Jailolo memikul beban besar dan karenanya manajemennya harus benar-benar kuat, bukan sekadar kuat di dokumen akreditasi.

Tenaga kesehatan di RSUD Jailolo sudah bekerja keras. Mereka seringkali mengisi kekurangan dengan kreativitas dan keikhlasan, namun dedikasi tidak bisa selamanya menutupi masalah struktural. Karena pada titik tertentu, sistem manajemen yang menentukan apakah sebuah rumah sakit bisa melayani masyarakat dengan baik atau tidak.

Predikat Paripurna bukan sekadar gelar seremonial. Ia adalah janji โ€“ janji kepada masyarakat, bahwa rumah sakit ini memenuhi standar tertinggi dalam pelayanan. Namun ketika janji itu tidak sepenuhnya tampak dalam pelayanan sehari-hari, wajar jika muncul keresahan di berbagai ruang publik terkait pelayanan RSUD Jailolo.

RSUD Jailolo seharusnya bisa menjadi kebanggaan. Rumah sakit ini punya potensi besar, dengan predikat Paripurna, dengan dukungan Pemerintah Daerah, dan dengan tenaga kesehatan yang berdedikasi. RSUD Jailolo bisa menjadi contoh โ€“ bukan hanya contoh prestasi administratif, tetapi contoh mutu layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Maka dari itu, manajemen perlu membuka mata, melihat langsung apa yang terjadi di lapangan, mendengar keluhan tenaga medis tanpa defensif, melihat kebutuhan yang tidak terpenuhi, bukan sekadar membaca laporan di atas meja kerja. Meningkatkan kesejahteraan Pegawai, membenahi tata kelola obat, memastikan alat kesehatan tersedia, serta memperhatikan keamanan pasien. Hal-hal sederhana ini dampaknya luar biasa besar.

Masyarakat tidak menuntut rumah sakit yang sempurna. Mereka hanya berharap rumah sakit satu-satunya ini layak, aman, dan manusiawi. Akreditasi Paripurna adalah titik awal, perbaikan adalah langkah berikutnya. Harapan yang sederhana, tetapi sangat berarti untuk menjadikan RSUD Jailolo benar-benar sebagai rumah sakit berpredikat Paripurna.

Ini refleksi atas realitas yang sama-sama kita hadapi, bukan upaya menjatuhkan apalagi mempermalukan. Ini upaya untuk mengingatkan, bahwa ada tanggung jawab besar yang sedang ditanggung RSUD Jailolo โ€“ yang tidak bisa diselesaikan dengan janji manajemen yang hanya berakhir didepan mata kamera atau ujung pena pewarta.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa Play Button

    Lagu Untuk Presiden: Prabowo Sang Patriot, Prabowo Apa adanya

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Oleh: Musisi Anak Timur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Lagu berjudul โ€œPrabowo Sang Patriot, Prabowo Apa Adanyaโ€ tengah menuai perhatian di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok. Lagu ini dibawakan dengan aransemen dangdut remix atau koplo, sebuah genre musik yang sangat akrab di telinga anak muda, terutama di kawasan Indonesia Timur yang memiliki kedekatan kuat dengan irama tersebut. Popularitas lagu ini tidak hanya terletak […]

  • Aktivis LBH Ansor Ternate kritik ucapan pejabat publik Maluku Utara.

    LBH Ansor Ternate Kritik Ucapan Pejabat Publik Maluku Utara yang Singgung Perjuangan Rakyat

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Zulfikran A. Bailussy, S.H.
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Dalam negara hukum yang demokratis, setiap ucapan pejabat publik memiliki konsekuensi. Ucapan itu bisa menjadi penghibur hati rakyat, atau sebaliknyaโ€”menjadi bara yang melukai perasaan kolektif masyarakat. Belakangan ini, publik Maluku Utara kembali dikejutkan dengan sikap dan pernyataan sejumlah pejabat yang bukan hanya serampangan, tetapi juga menyinggung perjuangan rakyat. Pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, seolah lupa […]

  • Farid, mahasiswa BEM Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, berbicara dalam diskusi RUU KUHAP Yogyakarta

    Diskusi RUU KUHAP Yogyakarta: Haris Azhar vs Eddy Hiariej Bahas Restoratif Justice

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 427
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta โ€” Social Movement Institute (SMI) menggelar diskusi dan debat terbuka bertajuk โ€œKita Jadi Merdeka atau Dijajah Aparat?โ€ di Auditorium YBW UII, Jalan Cik Di Tiro No.1, Terban, Kota Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025) pukul 07.30 WIB. Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, Haris Azhar dan Eddy Hiariej, untuk membahas Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum […]

  • Pembangunan Masjid Pas Ipa Terhenti, LBH Ansor Ternate Desak Audit dan Apresiasi Suara Masyarakat

    Pembangunan Masjid Pas Ipa Terhenti, LBH Ansor Ternate Desak Audit dan Apresiasi Suara Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.014
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Mangoli Barat, Kepulauan Sula โ€“ Pekerjaan pembangunan Masjid di Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, hingga pertengahan Juli 2025 masih terhenti tanpa kejelasan. Padahal, proyek tersebut telah dimulai sejak 8 Agustus 2024 dengan nilai kontrak sebesar Rp626.814.686,00 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sula melalui Bagian Kesejahteraan […]

  • Ketua PW IKA PMII Maluku Utara, Muhajirin Bailussy, bersama jajaran pengurus saat melakukan audiensi dengan Bupati Halmahera Selatan.

    Bupati Halsel Terima Audiensi PW IKA PMII Maluku Utara, Bahas Peran Strategis Alumni dalam Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Labuha (BALENGKO) โ€” Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, secara resmi menerima audiensi Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Maluku Utara di ruang kerja Bupati, Rabu (3/12/2025). Rombongan PW IKA PMII Malut dipimpin oleh Ketua Wilayah Muhajirin Bailussy, didampingi Sekretaris Wilayah Rahdi Anwar, Ketua PC IKA PMII […]

  • GP Ansor dan IPNU-IPPNU Kulon Progo Dilantik Bersama, Satukan Barisan Kader Militan dan Intelektual

    GP Ansor dan IPNU-IPPNU Kulon Progo Dilantik Bersama, Satukan Barisan Kader Militan dan Intelektual

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Kulon Progo (Balengko Space) – Semangat persatuan dan pembinaan kader muda NU mewarnai kegiatan Pelantikan Bersama Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serta Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kulon Progo. Acara tersebut digelar pada Ahad, 25 Mei 2025, di Pondok Pesantren Al-Miftah, Nanggulan. Mengusung tema โ€œSatu […]

expand_less