Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

Positive Thinking dan Kekuasaan: Cara Gubernur Membentuk Nasib Rakyat

  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 530
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ternyata pikiran kita bisa menciptakan realitas-kenyataan. Hal inilah yang selalu dilakukan oleh Gubernur dalam gaya kepemimpinannya. Bahwa pikiran bisa menentukan perilaku saya, anda dan kita semua. Gubernur tidak bisa berpikir siapa itu Gubernur, tetapi Gubernur bergantung pada apa yang Gubernur pikirkan tentang diri Gubernur. Gubernur itu ada, karena diadakan oleh Tuhan melalui rakyatnya. Maka dalam pikiran Gubernur hanyalah memikirkan tentang kepentingan rakyatnya, dan Gubernur pasti berbuat yang terbaik untuk rakyatnya. Gubernur ingin mengajarkan kepada saya, anda dan kita semua untuk berpikir yang positif dalam diri-husnunzhan-positive thinking. Karena Gubernur sudah selesai dengan dirinya sendiri yang selalu saja positive thinking. Gubernur bilang, jika anda berpikir bahwa anda bodoh, anda pasti bodoh. Kalau anda berpikir bahwa anda tidak disukai banyak orang, anda pasti akan dibenci orang banyak. Bila anda berpikir bahwa anda seorang pecundang, anda akan betul-betul menjadi pecundang. Teori ini sudah lama diketahui oleh para psikolog. Mereka menyebutnya dengan konsep diri. Konsep diri kita akan mempengaruhi siapa diri kita kawan!

Dengan demikian, kalau anda berpikir bahwa anda tidak disukai orang banyak dan yang anda lakukan selalu gagal, maka Insya Allah, semua itu akan terwujud dalam kenyataan. Anda tidak akan mampu, gagal, dan tidak disukai orang banyak. Dalam sebuah buku yang berjudul ‘Beyond Psychology’ yang ditulis oleh Osho seorang guru spritual dari India, menyatakan bahwa kita tidak saja bisa menentukan perilaku kita dengan pikiran kita, tetapi kita juga bisa menciptakan berbagai peristiwa di alam sekitar kita dengan pikiran kita sendiri. Hal ini merupakan sesuatu yang ‘Beyond Psychology’ bahwa kita mewujudkan setiap kejadian menurut kekuatan pikiran kita sendiri, bukan dengan pikiran orang lain. Ada hal yang menarik pada bagian ujung buku ini bersifat sangat sufistik. Menurut buku ini, ada beberapa prinsip. Pertama, kita adalah teman Sang Pencipta-We are co-creators. Kita menciptakan kejadian di alam semesta ini bersama Tuhan. Kedua, kita berkolaborasi dengan Tuhan untuk menciptakan berbagai peristiwa yang kita kehendaki. Kita tidak boleh berpikir bahwa Tuhan adalah Zat yang sangat jauh dari kita, tapi kita harus memikirkan diri kita sebagai manifestasi Tuhan-God as me, Tuhan sebagai aku.

  • Penulis: Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Satpol PP Morotai: Layanan Pengaduan Kebakaran dan Ketertiban Berbasis Online

    Inovasi Satpol PP Morotai: Layanan Pengaduan Kebakaran dan Ketertiban Berbasis Online

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kebakaran di Kabupaten Pulau Morotai kerap terjadi pada lahan yang ditumbuhi rumput alang-alang. Vegetasi yang mudah kering, terutama saat musim kemarau, membuat api berpotensi menjalar dengan cepat dan meluas. Guna meningkatkan kecepatan respons penanganan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pulau Morotai tengah menyiapkan inovasi […]

  • Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    Kepemimpinan Baru HIMAIT: Bukan Janji Sempurna, Tapi Siap Berusaha Maksimal!

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 459
    • 0Komentar

    (balengkospace.com) Yogyakarta, 3 Juni 2025 – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata (HIMAIT) resmi memilih pemimpin baru dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-2 yang berlangsung Sabtu (1/6) di Asrama Sula, Yogyakarta. Afif Salih Buton terpilih sebagai Ketua Umum, sementara Muh. Keven Sarkol atau Faldo Rettob mendampingi sebagai Wakil Ketua Umum untuk periode 2025–2026. Afif menyampaikan […]

  • Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum BEM DIY melakukan long march dan aksi damai di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (25/2/2026), menyoroti berbagai isu nasional dengan salah satu fokus pada polemik proyek geotermal Telaga Ranu. Source : Instagram Forum BEM DIY

    Telaga Ranu di Pusaran Kritik: Isu Geotermal Warnai Aksi Forum BEM D.I Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO)— Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum BEM DIY menggelar unjuk rasa pada Rabu petang (25/2) dengan menyoroti berbagai persoalan nasional, termasuk isu proyek geotermal yang dinilai berkaitan dengan kepentingan asing dan berdampak pada masyarakat. Aksi dimulai dari kawasan eks Parkir Abu Bakar Ali, melintasi Jalan Malioboro, berorasi di depan DPRD DIY, dan berakhir […]

  • MTsN 1 Pulau Morotai Sukses Gelar Expo Seni Kelulusan dan Wisuda Tahfiz Angkatan II.

    MTsN 1 Pulau Morotai Sukses Gelar Expo Seni Kelulusan dan Wisuda Tahfiz Angkatan II.

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pulau Morotai sukses menyelenggarakan Expo Seni Kelulusan (Expo Art and Graduation) yang dirangkaikan dengan Wisuda Tahfiz Angkatan II Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut dihadiri oleh dewan guru, orang tua siswa, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pulau Morotai. Ketua Panitia, Mukmin […]

  • Menimbang Ulang Wacana Otonomi Daerah Baru: Antara Harapan, Realita, dan Tanggung Jawab Intelektual Muda

    Menimbang Ulang Wacana Otonomi Daerah Baru: Antara Harapan, Realita, dan Tanggung Jawab Intelektual Muda

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle Jafar Noh | Pengamat Informasi.
    • visibility 2.202
    • 0Komentar

    Dalam membicarakan otonomi daerah, penting bagi kita memahami terlebih dahulu posisi dan fungsi otonomi dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Otonomi bukan sekadar jargon yang berpindah dari satu ruang diskusi ke ruang lainnya. Ia adalah proses kompleks yang menuntut kehati-hatian, legalitas, dan kesiapan dalam berbagai aspek. Pelaksanaan otonomi daerah tidaklah semudah membalikkan telapak tangan […]

  • Pak Sarbin Sehe Jenguk Korban Selamat Laka Laut Meledaknya Speed RIB 04 BASARNAS di RSUD Chasan Boesoirie

    Pak Sarbin Sehe Jenguk Korban Selamat Laka Laut Meledaknya Speed RIB 04 BASARNAS di RSUD Chasan Boesoirie

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Ternate, (3/2/25) – Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, Pak Sarbin Sehe langsung menjenguk korban selamat insiden meledaknya speed RIB 04 milik BASARNAS di perairan Gita, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Informasi mengenai kecelakaan tragis ini pertama kali diketahui Pak Sarbin melalui pemberitaan di media sosial, yang kemudian membawanya ke IGD RSUD Chasan […]

expand_less