Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » Perjuangan Tenaga Kesehatan: Melayani di Tengah Sistem yang Tertinggal dan Akses yang Sulit

Perjuangan Tenaga Kesehatan: Melayani di Tengah Sistem yang Tertinggal dan Akses yang Sulit

  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 363
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ada rasa miris ketika melihat keluarga pasien di wilayah kerja Puskesmas Yaba, Halmahera Selatan, harus memikul anggota keluarganya menyeberangi sungai dan melewati jalan rusak demi mencapai fasilitas rujukan. Ini bukan adegan dari situasi bencana, melainkan bagian dari keseharian pelayanan kesehatan di wilayah dengan akses yang terbatas.

Di tengah kondisi itu, yang patut dicatat adalah perjuangan para tenaga kesehatan. Bahkan Kepala Puskesmas Yaba secara langsung mendampingi proses rujukan, memastikan pasien tetap mendapatkan pertolongan meski sarana dan akses sangat terbatas. Sikap ini menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab yang patut diapresiasi.

Namun apresiasi tidak boleh berhenti sebagai pujian. Ketika praktik rujukan pasien harus dilakukan secara manual karena akses jalan rusak dan transportasi tidak tersedia, di situlah pemerintah perlu dikritik secara jujur. Pelayanan kesehatan adalah urusan wajib negara. Ia tidak bisa diserahkan pada pengorbanan personal para petugas. Ketika infrastruktur dasar tidak dipastikan, maka yang dipertaruhkan adalah keselamatan warga dan martabat pelayanan publik itu sendiri.

Kasus di Yaba juga bukan peristiwa tunggal. Dalam beberapa waktu terakhir, publik berkali-kali disuguhi cerita serupa dari berbagai wilayah di Maluku Utara dan daerah kepulauan lainnya. Ada petugas kesehatan di Loloda yang harus menantang maut menyebrangi sungai untuk melaksanakan puskesmas keliling, ada pasiean yang dirujuk dengan perahu kecil, atau mereka yang menunggu rujukan berjam-jam karena akses terputus. Masalah yang selalu berulang, hanya di lokasi yang berbeda. Ini menunjukkan persoalan struktural yang belum ditangani secara serius, meski ceritanya sudah terlalu sering muncul.

Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Yaba, Halmahera Selatan, pasien digendongn melalui jalur darat yang sulit karena akses jalan terputus dan gelombang laut yang ekstrem. Sebuah heroisme yang lahir dari keterbatasan infrastruktur (Sumber foto) : Facebook Asthy Asmiathy

Refleksi dari rangkaian kejadian ini seharusnya membawa kita pada satu kesimpulan penting; pelayanan kesehatan tidak bisa dipisahkan dari perencanaan wilayah dan pembangunan infrastruktur. Puskesmas, tenaga medis, dan alat kesehatan akan selalu terbatas dampaknya jika jalan, jembatan, dan transportasi dibiarkan dalam kondisi yang menyulitkan. Dalam situasi seperti ini, pelayanan kesehatan seolah berjalan dalam mode darurat yang berkepanjangan.

Solusinya membutuhkan keberanian dan konsistensi kebijakan. Pemerintah daerah perlu menjadikan akses menuju fasilitas kesehatan sebagai prioritas lintas sektor, bukan cuma menjadi urusan dinas kesehatan. Pemetaan jalur rujukan berisiko tinggi, perbaikan infrastruktur penghubung, penyediaan transportasi darurat, serta perlindungan bagi tenaga kesehatan harus berjalan bersamaan. Pendekatan ini bukan hal baru, tetapi sering kali tertunda oleh minimnya keberpihakan dan keberlanjutan.

Kejadian-kejadian ini menunjukkan bahwa masalah pelayanan kesehatan bukan pada kekurangan tenaga kesehatan, melainkan absennya dukungan sistem. Negara diuji bukan saat meresmikan fasilitas, tetapi saat memastikan warganya dapat menjangkau fasilitas itu dengan aman. Selama rujukan masih dilakukan dengan cara-cara darurat, tanggung jawab itu belum sepenuhnya ditunaikan.

  • Penulis: Oleh: Ariyo Dermawan, S.Kep Koordinator TurunTangan Maluku Utara | Pemerhati Pelayanan Kesehatan Masyarakat
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarian soya-soya Maluku Utara ditampilkan di event JKPI Yogyakarta oleh mahasiswa dan pelajar

    Tarian Soya-Soya Maluku Utara Tampil di Event JKPI Yogyakarta 2025

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.610
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Yogyakarta, 7 Agustus 2025 — Kota Yogyakarta menjadi pusat perayaan budaya dalam ajang Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang digelar sejak 5 hingga 9 Agustus 2025. Bertempat di kawasan titik nol kilometer, acara ini menyedot perhatian masyarakat lokal, wisatawan domestik, hingga mancanegara. JKPI 2025 menampilkan parade budaya dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk […]

  • Debat Hukum USHP Janabadra 2026 sukses digelar. UMY raih juara 1 dalam kompetisi bertema kedaulatan masyarakat adat vs korporasi. Simak selengkapnya!

    Debat Hukum USHP Janabadra 2026: Mengupas Kedaulatan Masyarakat Adat di Tengah Arus Investasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Takdir (Hakim Ketua Unit Study Hukum Perdata FH JANABDRA)
    • visibility 295
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, BALENGKO SPACE – Unit Studi Hukum Perdata (USHP) Universitas Janabadra (UJB) sukses menyelenggarakan Civil Law Debate Competition (CLDC) atau Debat Hukum USHP Janabadra 2026. Kegiatan bergengsi ini mengusung tema kritis: “Negara, Korporasi, dan Kedaulatan Masyarakat Adat dalam Pusaran Kepentingan.” Bertempat di Yogyakarta pada Rabu (29/4/2026), kompetisi ini diikuti oleh berbagai universitas ternama di wilayah […]

  • Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

    Ramadhan Kelderak Desak Penegakan Hukum: Dugaan Pencemaran Lingkungan di Kawasi Harus Diusut Sebagai Tindak Pidana Korporasi

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 726
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Halsel, 24 Juli 2025 – Praktisi hukum Halmahera Selatan, Muh. Ramadhan Kelderak, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan pencemaran lingkungan di Desa Kawasi, Pulau Obi, sebagai tindak pidana korporasi, bukan sekadar pelanggaran administratif. Dugaan tersebut mengarah pada perusahaan tambang nikel raksasa PT Harita Group, yang disebut-sebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas […]

  • eleksi Calon Rektor UNUTARA 2026 Gedung Rektorat Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara

    UNUTARA Buka Seleksi Calon Rektor 2026-2030: Cek Syarat Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 345
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, TERNATE – Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi membuka kesempatan bagi kader-kader terbaik Nahdlatul Ulama untuk mengikuti proses seleksi Calon Rektor UNUTARA periode 2026–2030. Langkah ini menjadi momentum krusial dalam menentukan arah kepemimpinan institusi pendidikan tinggi berbasis Nahdliyin di Maluku Utara. Ketua Panitia Seleksi Calon Rektor UNUTARA, Saleh Al Hadad, S.Pd., M.H., menyampaikan […]

  • Kondisi wajah salah satu warga adat Maba Sangaji yang tampak mengalami lebam, menurut keterangan keluarga akibat insiden di Rutan Soasio. Hingga berita ini dirilis, pihak rutan belum memberikan keterangan resmi.

    LBH Ansor Maluku Utara Desak Penyelidikan Dugaan Kekerasan di Rutan Soasio terhadap Warga Adat Maba Sangaji

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 790
    • 0Komentar

    Kota Tidore Kepulauan (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara mengecam dugaan tindak kekerasan terhadap warga adat Maba Sangaji yang terjadi di Rumah Tahanan Kelas IIB Soasio, Tidore Kepulauan, pada Senin, 20 Oktober 2025. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi hanya beberapa hari sebelum mereka dijadwalkan bebas setelah menjalani vonis lima bulan delapan hari dalam […]

  • Presiden Prabowo Subianto berfoto bersama tim nasional sepak bola Indonesia usai menyaksikan langsung pertandingan melawan Bahrain, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025).

    Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Direktur Bajo Institut Malut: Momentum Bangkitkan Semangat Kebangsaan

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 247
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, TERNATE – Keberhasilan Tim Nasional Indonesia mengukuhkan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 mendapat apresiasi hangat dari wilayah timur Nusantara. Direktur Bajo Institut Maluku Utara yang juga akademisi IAIN Ternate, Dr. Fahrul Abd Muid, S.Th.I, menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangganya atas pencapaian bersejarah Skuad Garuda. Indonesia sukses mengangkat trofi usai menundukkan Thailand […]

expand_less