Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

  • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
  • visibility 488
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Adalah Institut Agama Islam Negeri-IAIN Ternate, salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia bagian timur-Moloku Kie Raha, telah lama mengalami derita kemiskinan Guru Besar. Hal ini merupakan sebuah apresisasi yang hilang ditelan alam bagi institut yang seharusnya menjadi pusat-markaz keunggulan akademik dan pusat penelitian peradaban dan kebudayaan yang sesuai dengan disiplin keilmuannya. Menjadi Guru Besar adalah jabatan akademik tertinggi bagi para dosen di IAIN Ternate, karena mereka memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, sekaligus jabatan Guru Besar ini pasti menambah income pendapatan kesejahteraan bagi para dosen, sehingga dosen IAIN Ternate yang telah menjadi Guru Besar tidak lagi mengalami ‘permocoan’ dalam derita kemiskinan karena kebutuhan-hajat mereka luar biasa banyaknya. Seorang Guru Besar adalah sumber inspirasi dan motivasi dahsyat bagi mahasiswa dan dosen-dosen muda, serta mereka memiliki konstribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan di IAIN Ternate.

 Namun, dalam realitasnya kepemimpinan IAIN Ternate selama ini sama sekali tidak memiliki program skala perioritas untuk meningkatkan jumlah Guru Besarnya. Buktinya sampai hari ini IAIN Ternate hanya memiliki Guru Besar berjumlah dua orang saja-ma duga-duga. Data ini menunjukkan bahwa jumlah dosen di IAIN Ternate sebanyak 130 orang, jika diprosentasikan dengan angka itu berarti IAIN Ternate paling termiskin di Indonesia yang hanya mencapai 0,015 persen dari total dosennya yang menjadi Guru Besar-hanya dua orang Guru Besar IAIN Ternate kawan! Hal ini sangat memprihatinkan saya, anda dan kita semua. Dengan kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate akan berdampak secara sistemik dan endemik yang justru menggambarkan bahwa tingkat keparahan telah rusaknya sebuah sistem pada IAIN Ternate yang kerusakannya akan meluas ke seluruh bagian sistem akademik. Kerusakan institusi ini sangat sulit untuk disembuhkan karena penyakitnya sudah divonis kronis oleh dokter spesialis sebagai penyakit ‘lepra’ yang akan menular kemana-mana. Artinya, bahwa IAIN Ternate yang miskin Guru Besarnya akan berdampak pada rendahnya kualitas institusi itu sendiri, dan yang lebih parahnya lagi rusaknya reputasi institusi ini sulit dibendung di mata masyarakat Maluku Utara.

  • Penulis: Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023

    Era Baru PMII: Menggugat Paradigma Gerakan atau Sekadar Romantisme Sejarah?

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle (Fahri Sibua) Sekretaris Cabang PMII Pasifik Morotai Periode 2022-2023
    • visibility 971
    • 0Komentar

    “Era Baru PMII”, yang ditandai dengan perubahan dalam arsitektur organisasi, strategi pergerakan, dan orientasi kebijakan organisasi, tampaknya masih jauh dari kenyataan dalam proses pembentukan kader saat ini. Dalam kenyataannya, sistem kaderisasi PMII masih terhambat oleh pendekatan konvensional yang mengarah dari puncak struktur ke bawah, yang lebih berfokus pada kepatuhan terhadap hierarki organisasi. Pendekatan ini gagal […]

  • Oleh: Supriyadi Baharudin,S.H

    MISCARRIAGE OF JUSTICE: Mencari Keadilan dalam Negara yang tidak Adil

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Supriyadi Baharudin,S.H
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Indonesia menegaskan dirinya sebagai negara hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konsekuensinya, setiap tindakan penyelenggara negara maupun warga negara harus tunduk pada hukum, bukan pada kekuasaan. Hal ini selaras dengan konsep rechtsstaat yang menempatkan hukum sebagai instrument untuk melindungi hak asasi manusia, menjamin persamaan di hadapan […]

  • jccnetwork.id

    Dugaan Konflik Kepentingan Tambang di Maluku Utara, LBH Ansor Siapkan Laporan ke KPK dan MKD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Balengko Space — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyatakan akan membawa dugaan konflik kepentingan serta potensi pelanggaran perizinan di sektor pertambangan nikel ke tingkat nasional. Langkah ini, menurut LBH Ansor, merupakan bagian dari upaya mendorong transparansi dan pengujian hukum atas sejumlah temuan awal yang mereka himpun. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Dinilai Ciderai Marwah Organisasi, Bidang Keuangan KNPI Morotai Desak DPD I Pecat Ketua Terpilih

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 333
    • 0Komentar

    MOROTAI (BALENGKO) – Krisis kepemimpinan melanda Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Morotai. Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan DPD II KNPI Pulau Morotai, Fahri Sibua, secara resmi merilis pernyataan sikap yang mendesak DPD I KNPI Provinsi untuk segera mengambil langkah tegas berupa pemecatan terhadap Ketua KNPI Pulau Morotai. Langkah […]

  • Mobil Tergelincir ke dalam Sawah di Bantul, Diduga Karena Jalan Sempit dan Licin

    Mobil Tergelincir ke dalam Sawah di Bantul, Diduga Karena Jalan Sempit dan Licin

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Arafik Ramli
    • visibility 832
    • 0Komentar

    Yogyakarta (balengkospace.com) – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis sore (8/5/2025) membuat kondisi jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan. Akibatnya, sebuah mobil yang mengangkut suku cadang motor terperosok ke dalam sawah di Jalan Karangjati, Jetis, Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. […]

  • 61 Kebakaran Terjadi di Morotai Selatan, Luas Lahan Terbakar Capai 62 Hektare

    61 Kebakaran Terjadi di Morotai Selatan, Luas Lahan Terbakar Capai 62 Hektare

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 160
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menghadapi ancaman serius akibat kebakaran lahan dan permukiman. Selama periode Januari hingga Agustus 2026, tercatat 61 kejadian kebakaran dengan total luas area terbakar mencapai 62,195 hektare. Data tersebut dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP […]

expand_less