Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » PMII Kepulauan Sula APBD 2026 Soroti Belanja Pegawai 50 Persen

PMII Kepulauan Sula APBD 2026 Soroti Belanja Pegawai 50 Persen

  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, SANANA – Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Sula kembali memantik sorotan tajam dari kalangan aktivis mahasiswa. Langkah taktis ini mencuat setelah Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII Kepulauan Sula APBD 2026) menggelar diskusi mendalam terkait postur anggaran daerah yang dinilai minim keberpihakan pada publik.

Sorotan kritis tersebut mengemuka usai PC PMII Kepulauan Sula mengikuti agenda Serap Aspirasi bersama Anggota DPD RI Komite II, Dr. R. Graal Taliawo, S.Sos., M.Si., yang berlangsung di Sekretariat PC PMII Kabupaten Kepulauan Sula, Senin (18/05/2026).

Struktur belanja daerah yang timpang dinilai menjadi hulu masalah yang menghambat akselerasi pembangunan di bumi Hai Fua tersebut.

Belanja Pegawai Gemuk, Belanja Modal Tercekik

Berdasarkan rincian data postur anggaran, total APBD Kabupaten Kepulauan Sula diproyeksikan menyentuh angka Rp656,79 miliar. Namun ironisnya, porsi belanja pegawai justru tercatat mendominasi hingga meraup lebih dari 50 persen dari total keseluruhan belanja daerah.

Kondisi ini memicu kekhawatiran dari PMII Kepulauan Sula APBD 2026, mengingat alokasi untuk belanja barang dan jasa, serta belanja modal yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat sipil, justru porsinya tergolong sangat minim.

Sekretaris Cabang PC PMII Kepulauan Sula, Vardi Upara, menilai Pemkab Kepulauan Sula wajib memberikan klarifikasi publik yang transparan mengenai formulasi pendapatan serta arah penggunaan anggaran agar tidak memicu mosi tidak percaya di tengah masyarakat.

“Usai membedah data dalam serap aspirasi DPD RI, kami melihat ada urgensi bagi Pemda Sula untuk membuka ruang transparansi pengelolaan anggaran. Ketika belanja pegawai mendominasi lebih dari separuh APBD, sementara masyarakat bawah masih terseok-seok menghadapi buruknya infrastruktur dan pelayanan dasar, maka wajar jika publik mempertanyakan keberpihakan kebijakan ini,” tegas Vardi Upara kepada Balengko Space.

Kontrol Sosial Demi Pemerintahan yang Akuntabel

Vardi menegaskan, riak kritik yang dilayangkan oleh PMII Kepulauan Sula APBD 2026 bukan didasari oleh motif politik praktis untuk menyerang wibawa pemerintah daerah. Sebaliknya, hal itu merupakan fungsi kontrol sosial konstitusional mahasiswa agar tata kelola keuangan daerah berjalan lebih akuntabel dan tepat sasaran.

Penjelasan terbuka mengenai sumber dana eksternal dan prioritas belanja dinilai mutlak dilakukan eksekutif demi mengukur dampak kesejahteraan secara riil.

“APBD itu murni uang rakyat, bukan modal operasional birokrat semata. Karena itu, penggunaannya harus rasional, jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan di depan hukum dan publik. Pemda harus berani membeberkan ini secara transparan ke hadapan masyarakat Sula,” pungkas Vardi mengakhiri. (BS)

  • Penulis: Mursid Puko
  • Editor: Musta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi orang yang memberi pengaruh buruk dalam pergaulan

    5 Pribadi yang Harus Dihindari Agar Suksesmu Tidak Terhambat

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 501
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Di era modern yang serba cepat ini, setiap orang berlomba-lomba meraih kesuksesan. Namun dalam perjalanan itu, tak semua orang di sekitar kita memberikan dorongan positif. Ada yang diam-diam menjadi penghambat. Tanpa disadari, karakter mereka bisa memperlambat langkah atau bahkan menggagalkan tujuan kita. Maka, mengenali dan menghindari pribadi-pribadi yang tidak sehat dalam pergaulan […]

  • LBH Ansor Ternate Apresiasi Abolisi Tom Lembong, Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kriminalisasi 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji

    LBH Ansor Ternate Apresiasi Abolisi Tom Lembong, Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kriminalisasi 11 Masyarakat Adat Maba Sangaji

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.224
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate, 1 Agustus 2025 — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Kota Ternate menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas keputusan pemberian abolisi kepada mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong), yang sebelumnya divonis dalam kasus impor gula. Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran Bailussy, menyatakan bahwa keputusan Presiden yang telah […]

  • Kegiatan Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I di depan Lab Pendidikan Geografi Unkhair, anggota membaca dan berdiskusi untuk tingkatkan literasi.

    Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I Tingkatkan Literasi Anggota

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 545
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE– Ternate, (15/8/25), Lapak Baca GMKI Komisariat Unkhair I menjadi program literasi rutin untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kegiatan ini berlangsung pada 13 Agustus 2025 di depan ruang Lab Pendidikan Geografi, Universitas Khairun. Pengurus menyediakan berbagai buku sosial, novel, dan pendalaman Alkitab. Peserta membaca buku pilihan, lalu mempresentasikan ringkasan bacaan […]

  • Mahasiswa KKN Universitas Khairun Ternate bersama warga membersihkan sampah di Kampung Makassar Timur, Kota Ternate.

    Mahasiswa KKN dan Nelayan Keluhkan Sampah di Kampung Makassar Timur Ternate

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Agung Selang
    • visibility 2.112
    • 1Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate –  Kegiatan bakti sosial yang dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun Ternate bersama masyarakat di Kelurahan Kampung Makassar Timur, Kota Ternate, mengungkap persoalan serius terkait pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Saat pembersihan lingkungan berlangsung pada Minggu (3/8/2025) pagi, sejumlah mahasiswa dan warga menyampaikan keluhan atas kebiasaan masyarakat yang membuang sampah […]

  • Sejumlah barang bukti hasil razia aparat gabungan di Galela Barat diamankan untuk proses hukum. Source: Humas Polres Halut.

    Bentrok Warga di Galela Barat, Polisi Lakukan Penyisiran, Senjata dan Miras Disita

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Halmahera Utara (Balengko) – 1 April 2026 — Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara bersama aparat gabungan TNI–Polri melakukan penyisiran dan razia di dua desa, yakni Desa Kira dan Desa Duma, Kecamatan Galela Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, menyusul bentrokan antar pemuda yang terjadi pada Selasa (31/3/2026). Razia tersebut dilakukan sebagai langkah cepat aparat untuk […]

  • Zulfikran Bailussy, Ketua LBH Ansor Ternate, membantah larangan pejabat publik memimpin HIPMI

    Ketua LBH Ansor Ternate: Tidak Ada Larangan Pejabat Publik Jadi Ketua HIPMI

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 830
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Praktisi hukum sekaligus Ketua LBH Ansor Kota Ternate, Zulfikran Bailussy, SH, membantah pernyataan yang menyebut Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio C. Pawane, harus mundur dari jabatannya jika ingin maju sebagai Ketua Umum HIPMI Maluku Utara. Menurut Zulfikran, penafsiran yang menyebut pejabat publik dilarang memimpin HIPMI adalah keliru. Berdasarkan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga […]

expand_less