Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » SPPG Kenari Morotai Utara Bantah Petugas Bawa Pulang Jatah Makan Gratis.

SPPG Kenari Morotai Utara Bantah Petugas Bawa Pulang Jatah Makan Gratis.

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 249
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kenari Morotai Utara mengklarifikasi pemberitaan terkait dugaan penyelewengan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihaknya memastikan seluruh distribusi makanan telah berjalan sesuai prosedur.

Kepala SPPG Kenari Morotai Utara, Hasanudin Daiyan, menegaskan bahwa informasi yang beredar perlu diluruskan agar tidak memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Hasanudin menjelaskan, makanan yang terlihat di rumah salah satu petugas distribusi bukanlah jatah penerima manfaat yang sengaja ditahan. Melainkan, makanan tersebut adalah kelebihan porsi (surplus) yang aman dan layak konsumsi setelah seluruh distribusi selesai.

“Kami tegaskan, seluruh makanan yang menjadi hak penerima manfaat sudah disalurkan 100 persen sesuai data. Makanan yang tersisa itu adalah kelebihan porsi, bukan hasil pemotongan jatah,” ujar Hasanudin dalam keterangan resminya, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, porsi ekstra tersebut sengaja disiapkan untuk mengantisipasi dinamika lapangan. Namun pada hari tersebut, ada sejumlah penerima manfaat yang tidak hadir karena sakit atau izin, sehingga menyisakan beberapa porsi.

Demi menghindari pemborosan pangan (food waste), makanan yang masih layak konsumsi itu akhirnya dibagikan kepada tim distribusi dan warga sekitar sesuai prosedur.

“Prinsip kami, makanan yang sudah dimasak dengan baik tidak boleh terbuang sia-sia. Jika ada kelebihan setelah semua penerima terlayani, makanan diberikan kepada warga sekitar sebagai bentuk pemanfaatan pangan yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Hasanudin juga membantah keras tudingan bahwa petugasnya rutin membawa pulang puluhan wadah (ompreng) makanan untuk kepentingan pribadi. Ia menjamin seluruh proses produksi hingga distribusi tercatat secara transparan dan diawasi ketat.

“Tidak ada penyelewengan di SPPG Kenari Morotai Utara. Setiap porsi yang keluar dipantau berdasarkan data riil penerima manfaat,” tegas Hasanudin.

Meski demikian, pihak SPPG mengapresiasi fungsi kontrol dan pengawasan dari masyarakat. Hasanudin berharap ke depannya publik dapat melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi agar berita yang beredar lebih akurat dan berimbang.

Sebagai informasi, Program MBG di wilayah Morotai Utara hingga kini terus berjalan dengan menyasar peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui guna mendongkrak kualitas gizi masyarakat setempat.

  • Penulis: Mujizad Mandea
  • Editor: Redaksi Balengko Space

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Irine Yusiana Roba Putri saat memberikan paparan Kunjungan Kerja Komisi V di Hotel Bella Ternate.

    Kawal Konektivitas Kepulauan, Irine Roba Desak Percepatan Infrastruktur di Maluku Utara

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 409
    • 0Komentar

    TERNATE, BALENGKO SPACE – Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri, menekankan pentingnya pemerataan kualitas infrastruktur dan transportasi di Provinsi Maluku Utara, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hal tersebut ditegaskannya dalam agenda Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi V DPR RI di Hotel Bella, Ternate, Rabu (22/4/2026). Irine menyatakan bahwa fokus […]

  • Anak Sultan Ternate

    Sultan Ternate Suarakan Hak Masyarakat Adat di DPD RI, Gemusba: Negara Harus Paham Sejarah

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 484
    • 0Komentar

    JAKARTA, BALENGKO SPACE – Persoalan agraria dan hak masyarakat adat kembali menjadi sorotan nasional. Sultan Ternate ke-49, Sultan Hidayatullah Mudaffar Sjah, menyampaikan pandangan mendalam mengenai kedudukan tanah adat dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI di Jakarta, Rabu (15/4/2026). Penyampaian Sultan tersebut dipandang bukan sekadar urusan lahan, melainkan ujian […]

  • Dampak Pembukaan Lahan di Kalimantan Barat Play Button

    Hutan Adat Terancam? Menimbang Dampak Pembukaan Lahan di Kalimantan Barat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pembukaan lahan terus menjadi isu yang diperbincangkan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Barat. Di satu sisi, aktivitas ini dianggap mampu mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Namun di sisi lain, masyarakat adat yang telah lama hidup berdampingan dengan hutan juga menghadapi berbagai perubahan dalam kehidupan sosial, budaya, dan lingkungan mereka. Dalam episode podcast Balengko Space […]

  • MAKLUMAT PERGERAKAN: Perwakilan Sahabat Peduli Marwah PMII, Abdul Haris Nepe (tengah), saat membacakan Maklumat Pergerakan di depan awak media di Jakarta, Senin (16/2/2026). Dalam maklumatnya, ia mengecam keras aksi vandalisme terhadap Sekretariat PB PMII dan mendesak pengurus pusat segera melakukan evaluasi total dalam waktu 3x24 jam demi menjaga marwah organisasi. Source : Istimewa

    Gugat Perusakan Sekretariat PB PMII, Abdul Haris Nepe Bacakan Maklumat “Selamatkan Marwah Organisasi”

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 670
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO), 16 Februari 2026 – Gelombang kekecewaan melanda kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di seluruh tanah air menyusul insiden perusakan Sekretariat Pengurus Besar (PB) PMII di Jakarta. Merespons situasi tersebut, Abdul Haris Nepe, mewakili Sahabat Peduli Marwah PMII, secara resmi membacakan “Maklumat Pergerakan” sebagai bentuk protes keras atas penghinaan terhadap simbol kedaulatan organisasi. […]

  • Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum BEM DIY melakukan long march dan aksi damai di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Rabu (25/2/2026), menyoroti berbagai isu nasional dengan salah satu fokus pada polemik proyek geotermal Telaga Ranu. Source : Instagram Forum BEM DIY

    Telaga Ranu di Pusaran Kritik: Isu Geotermal Warnai Aksi Forum BEM D.I Yogyakarta

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO)— Sejumlah massa yang tergabung dalam Forum BEM DIY menggelar unjuk rasa pada Rabu petang (25/2) dengan menyoroti berbagai persoalan nasional, termasuk isu proyek geotermal yang dinilai berkaitan dengan kepentingan asing dan berdampak pada masyarakat. Aksi dimulai dari kawasan eks Parkir Abu Bakar Ali, melintasi Jalan Malioboro, berorasi di depan DPRD DIY, dan berakhir […]

  • Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara. Source : Istimewa

    Seni Mengajarkan Kesederhanaan pada anak di Dunia yang Serba Pamer

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Iswadi M. Ahmad Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Ekonomi seringkali dipersepsikan sebagai ilmu yang rumit, penuh angka, grafik, dan istilah teknis yang hanya layak dipelajari di bangku sekolah menengah atau perguruan tinggi. Padahal, tanpa disadari, aktivitas ekonomi justru paling awal dan paling sering dijalani manusia sejak usia kanak-kanak. Saat seorang anak memilih jajanan di sekolah, menabung menggunakan celengan, atau meminta orang tuanya membelikan, […]

expand_less