Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Proyek Labkesmas Pulau Morotai Senilai Rp15,3 Miliar Belum Rampung

Proyek Labkesmas Pulau Morotai Senilai Rp15,3 Miliar Belum Rampung

  • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
  • visibility 294
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, MOROTAI – Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Kabupaten Pulau Morotai senilai Rp15,3 miliar hingga kini belum juga rampung, meski telah melewati beberapa kali adendum pekerjaan. Proyek yang dikerjakan oleh PT Wahana Dimensia Indonesia melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025 itu kini menuai sorotan publik karena dinilai molor tanpa kepastian penyelesaian yang jelas.

Pantauan wartawan Balengko Space di lokasi proyek pada Kamis (18/6) menunjukkan aktivitas pekerjaan masih berlangsung. Sejumlah pekerja terlihat masih menyelesaikan beberapa bagian bangunan, sementara pemasangan plafon di sejumlah ruangan juga belum tuntas sepenuhnya.

Tak hanya itu, beberapa bagian fisik bangunan lainnya masih dalam tahap perbaikan dan penyempurnaan. Sejumlah pekerjaan konstruksi bahkan masih terus dikerjakan, sedangkan sebagian material bangunan disebut masih dalam proses pengiriman dari luar daerah.

Ironisnya, proyek miliaran rupiah tersebut telah melewati adendum 1, 2, dan 3, namun progres pekerjaan belum juga menunjukkan tanda-tanda penyelesaian total. Alasan soal keterlambatan material dari Pulau Jawa kembali menjadi dalih utama keterlambatan proyek.

Kepala Dinas Kesehatan Pulau Morotai dr. Diana Pinangkaa selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) mengatakan pihaknya terus menekan kontraktor agar mempercepat pekerjaan.

“Saya sebagai KPA selalu menekankan kepada kontraktor untuk segera mempercepat pekerjaan. Hanya saja, kendalanya karena material harus dipesan dari Jawa, bukan tersedia di Morotai, sehingga proses penyelesaian menjadi terhambat,” ujar Diana.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan direktur lapangan proyek, keterlambatan terjadi akibat keterbatasan material di daerah.

“Kalau semua material tersedia di Morotai, kemungkinan hal seperti ini tidak akan terjadi,” katanya.

Namun, alasan keterlambatan material tersebut bukan kali pertama disampaikan kepada publik. Sayangnya, hingga kini belum terlihat langkah konkret maupun solusi cepat yang benar-benar mampu memastikan proyek tersebut segera diselesaikan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait keseriusan kontraktor maupun pengawasan terhadap proyek bernilai fantastis tersebut.

Di tengah molornya proyek, pekerjaan disebut tetap berjalan sambil menunggu kedatangan material lainnya.

“Pekerjaan tetap berjalan sambil menunggu bahan lainnya datang,” tambah Diana.

Diana juga menegaskan bahwa pihaknya telah meminta kontraktor agar menuntaskan pekerjaan dalam waktu dekat.

“Kontraktor sudah kami tekankan untuk berusaha menyelesaikan di bulan Juli selesai,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proyek pembangunan Labkesmas Pulau Morotai masih terus berjalan tanpa kepastian kapan benar-benar rampung. Publik kini menanti apakah target penyelesaian yang kembali dijanjikan dapat terealisasi, atau justru kembali lamban seperti sebelumnya.

  • Penulis: Mujizad Mandea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Topeng Diplomasi, Wajah Agresi: Catatan Kelam dari Langit Teheran

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Irfandi R. Hi Mustafa Akademisi Unutara
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sabtu 28 Februari 2026, asap membubung di atas Teheran. Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, nyaris menjadi sasaran. Amerika Serikat dan Israel secara resmi melancarkan serangan terhadap Iran, sebuah “hal yang dikhawatirkan sejak lama” akhirnya menjadi kenyataan . Namun, apa yang sesungguhnya terjadi di kawasan Teluk bukanlah sekadar eskalasi milistik biasa. Ini adalah sebuah […]

  • Sarbin Sehe Apresiasi Putusan MK dan Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Maluku Utara

    Sarbin Sehe Apresiasi Putusan MK dan Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Sumber Illustrasi : Facebook Kanwil Kemenag Sulut Ternate, (6/2/25) – Melalui saluran WhatsApp dalam menjawab pertanyaan awak media, Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) atas putusan yang telah diambil terkait Pilgub Maluku Utara. Menurut Sarbin Sehe, dalam proses demokrasi ini tidak ada pihak yang kalah atau menang. Yang […]

  • Kabut Asap Selimuti Morotai: DPRD Desak DLH Segera Cek Kualitas Udara

    Kabut Asap Selimuti Morotai: DPRD Desak DLH Segera Cek Kualitas Udara

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Muh. Muzijad Mandea
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI — Anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Naswin Rowo, mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera melakukan pengecekan kualitas udara menyusul munculnya kabut asap akibat kebakaran di sejumlah lokasi. Naswin menilai, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius pemerintah daerah karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. “Beberapa kali saya olahraga jalan pagi untuk menghirup udara bebas […]

  • Penulis

    Ramadhan dan Luka Demokrasi: Ketika Suara Kritis Dianggap Ancaman

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Gilang Moenawar
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Di bulan Ramadhan yang mulia ini, semoga segala dosa—yang kita sadari maupun yang luput dari kesadaran kita—mendapat ampunan dari kasih sayang Allah SWT. Dari suasana perenungan inilah saya ingin memulai tulisan ini dengan sebuah pertanyaan yang lahir dari kegelisahan atas ketertindasan umat dan manusia di bangsa Indonesia. Pertanyaan ini menyentuh akar hingga pucuk dari bunga-bunga […]

  • Kabupaten Morowali Antara potensi alam dan tantangan hukum

    Kabupaten Morowali Antara potensi alam dan tantangan hukum

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1.230
    • 0Komentar

    Kabupaten Morowali, yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, memiliki potensi alam yang luar biasa. Kabupaten ini menjadi pusat industri dan ekonomi karena sumber daya alamnya yang melimpah, terutama dalam pertambangan, kelautan, dan pertanian/perkebunan. Tetapi potensi alam yang luar biasa ini juga membawa tantangan hukum yang signifikan, baik dalam hal pengelolaan sumber daya alam yang […]

  • Ilustrasi ; Presiden Prabowo Subianto tandatangani regulasi ketahanan pangan nasional.

    Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Terbitkan Tiga Regulasi Strategis

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 348
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Pemerintah terus memacu penguatan ketahanan pangan nasional sebagai fondasi utama kemandirian bangsa. Langkah serius ini ditandai dengan diterbitkannya tiga regulasi terbaru oleh Presiden Prabowo Subianto yang mencakup percepatan infrastruktur pascapanen hingga target swasembada pangan. Ketiga regulasi tersebut dirancang untuk menciptakan sinergi lintas sektoral guna menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan di seluruh […]

expand_less