Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » RADAR KAMPUS » Resmi dilantik, Pengurus HIMAIT Universitas Alma Ata Berkomitmen Kawal Isu Ruang Hidup Masyarakat Adat di Indonesia Timur

Resmi dilantik, Pengurus HIMAIT Universitas Alma Ata Berkomitmen Kawal Isu Ruang Hidup Masyarakat Adat di Indonesia Timur

  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Himpunan Mahasiswa Indonesia Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta (HIMAIT) resmi memulai babak baru kepengurusan. Prosesi pelantikan pengurus periode 2026-2027 tersebut berlangsung khidmat di Kantor Kelurahan Balecatur, Gamping, Sleman, D.I. Yogyakarta, pada Sabtu (27/06/2026).

Mengangkat tema besar “Saling Merangkul dalam Kebersamaan untuk Organisasi yang Kuat dan Maju”, agenda ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang merepresentasikan berbagai organisasi internal maupun eksternal kampus. Tak hanya itu, pelantikan ini juga turut dihadiri oleh perwakilan berbagai himpunan pelajar mahasiswa Indonesia Timur dari lintas kampus yang tersebar di Yogyakarta.

Dalam prosesi tersebut, Almizan Orowola resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum didampingi Muhammad Ikmal sebagai Wakil Ketua Umum. Duet kepemimpinan baru ini menggantikan pasangan Afif Sahli Buton dan Muhammad Kevin Sarkol yang bertindak sebagai ketua dan wakil ketua demisioner periode 2025-2026. Hingga saat ini, wadah kekeluargaan mahasiswa Indonesia Timur di Alma Ata ini tercatat menaungi sekitar 130 anggota aktif dari berbagai program studi.

Implementasi Semboyan Hidup di Perantauan

Dalam pidato sambutannya mewakili jajaran pengurus baru, Wakil Ketua Terpilih Muhammad Ikmal menekankan pentingnya komitmen kekompakan dan keaktifan dari seluruh elemen anggota. Menyadari posisi kolektif sebagai anak rantau di Yogyakarta, ia berharap ikatan kekeluargaan di internal organisasi dapat diresapi secara mendalam.

“Potong di kuku rasa di daging, ale rasa beta rasa katong samua basudara. Semboyan ini tidak boleh hanya sekadar menjadi slogan atau kata-kata manis belaka, melainkan wajib diwujudkan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari anak-anak HIMAIT. Kita harus saling peduli, peka, dan menyayangi satu sama lain,” cetus Muhammad Ikmal emosional.

Suasana pelantikan kian bermakna dengan kehadiran jajaran pendiri organisasi, salah satunya Musta. Mahasiswa tingkat akhir Universitas Alma Ata Yogyakarta yang akrab disapa Kaka Musta tersebut kini mengemban amanah sebagai Dewan Pengawas Organisasi. Dalam arahannya, Musta yang juga sebagai pendiri Himpunan Mahasiswa Timur Universitas Alma Ata Yogyakarta menggarisbawahi bahwa rahim berdirinya HIMAIT didasarkan sepenuhnya pada rasa senasib sepenanggungan.

“Semua mahasiswa yang berasal dari Indonesia Timur di Universitas Alma Ata Yogyakarta adalah bagian utuh dari HIMAIT. Jangan pernah merasa asing, sekalipun kalian jarang berkumpul karena padatnya kesibukan akademik kampus. Kesibukan bukan berarti kalian menjadi asing lalu mengabaikan rumah sendiri,” tutur Musta.

Asah Soft Skill dan Kepekaan Isu Daerah

Lebih lanjut, Musta memantik daya kritis para pengurus baru agar tidak menutup mata terhadap dinamika sosiologis yang tengah melanda tanah kelahiran mereka di bagian timur nusantara, khususnya mengenai benturan ruang hidup dan kedaulatan adat.

“Akhir-akhir ini wilayah Indonesia Timur terus menjadi sorotan nasional. Mulai dari isu lingkungan pelik yang menyangkut operasional industri pertambangan yang merampas hak-hak serta ruang hidup masyarakat adat, hingga isu kesejahteraan sosial yang belum terdistribusi merata. Saya berharap seluruh anggota himpunan semakin peka, kritis, dan peduli terhadap isu-isu krusial tersebut, kajian-kajian serta diskusi harus terus diadakan” pungkasnya tegas.

Sebagai informasi, HIMAIT Universitas Alma Ata pertama kali diinisiasi dan didirikan pada tahun 2024. Kepengurusan anyar ini merupakan generasi angkatan ketiga dengan persebaran anggota serta alumni yang mencakup wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Selain menjadi ruang bernostalgia kedaerahan, organisasi ini didesain sebagai laboratorium inkubasi bakat mahasiswa di luar ruang kuliah formal. Anggota digembleng untuk menguasai berbagai keterampilan sekunder (soft skill) penunjang dunia kerja, mulai dari kemampuan berbicara di depan publik (public speaking), pemecahan masalah (problem solving), seni sastra, hingga literasi menulis. Melalui bekal tersebut, restrukturisasi SDM Indonesia Timur diharapkan mampu bersaing secara global pascakelulusan, sekaligus membangun jejaring alumni yang solid untuk saling membesarkan.

(BS/Red)

  • Penulis: Musta
  • Editor: Tim Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    Komitmen KH. Sarbin Sehe: Perkuat Kedaulatan Lewat Kolaborasi Pemerintah dan TNI

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Ambon, 28 April 2025 – Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjadi pembicara utama dalam Apel Komandan Satuan di Rindam XV/Pattimura, Ambon. Acara yang mengusung tema “Sinergi Pemerintah Daerah dan TNI dalam Pembangunan Pulau Terluar untuk Perkuat Kedaulatan, Pertahanan, dan Ketahanan Nasional” ini berlangsung pada pukul 11.00 WIT. Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe […]

  • Suasana diskusi publik SEMAINDO Halmahera Barat tentang pengembangan geothermal dan transisi energi rendah karbon di Jakarta, Kamis (12/3/2026).

    Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Potensi Energi Bersih dan Isu Keadilan Ekologis

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Balengko Space, Jakarta, 12 Maret 2026 — Sentrum Mahasiswa Indonesia (SEMAINDO) Halmahera Barat DKI Jakarta menggelar diskusi publik dan buka puasa bersama bertajuk “Geothermal Halmahera Barat: Antara Transisi Energi Rendah Karbon dan Keadilan Ekologis.” Kegiatan yang berlangsung di Hotel BlueSky Raden Saleh, Jakarta, ini menghadirkan narasumber dari pemerintah, asosiasi energi panas bumi, kalangan industri, serta […]

  • Prosesi pemakaman almarhum Piet Rudolf Sahertian di Jakarta, Minggu (18/1/2026). Setelah polemik selama 16 bulan, jenazah almarhum akhirnya berhasil dipindahkan dari Ambon ke Jakarta sesuai hak hukum istri sah berdasarkan KUHPerdata. (Foto: Dok. Istimewa/Kantor Hukum Muhammad Hamzah)

    Akhir Polemik 16 Bulan: Jenazah Alm. Piet Rudolf Sahertian Resmi Dimakamkan di Jakarta

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.333
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO), 21 Januari 2026 – Setelah melalui perjuangan hukum dan emosional selama kurang lebih 16 bulan, Ny. Mathilda Malaiholo/Sahertian akhirnya berhasil memindahkan jenazah suaminya, almarhum Piet Rudolf Sahertian, dari Ambon ke Jakarta. Jenazah telah dimakamkan dengan layak pada Minggu, 18 Januari 2026. Pemindahan ini menandai berakhirnya polemik panjang antara Ny. Mathilda selaku istri sah […]

  • Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    Mantan Presiden BEM Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Desak Evaluasi Kabag Kesra Terkait Mangkraknya Pembangunan Masjid Pas Ipa

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Pas Ipa Kepulauan Sula – | Lambannya progres pembangunan Masjid Desa Pas Ipa, Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, menuai sorotan dari salah satu tokoh muda asal desa tersebut, Mursid Puko. Dalam pernyataannya, Mursid mengungkapkan kekecewaannya atas terhentinya pembangunan rumah ibadah yang dinilai vital bagi masyarakat setempat. Sebagai putra asli Pas Ipa dan mantan […]

  • Aksi nyata HMP Pascasarjana UGM Tanam Mangrove sebanyak 1.000 bibit di Jangkaran, Kulon Progo demi menekan laju abrasi dan krisis iklim global.

    HMP Pascasarjana UGM Tanam Mangrove di Pesisir Kulon Progo

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, KULON PROGO – Di tengah meningkatnya ancaman abrasi pantai dan hantaman krisis iklim di pesisir selatan Yogyakarta, aksi nyata restorasi lingkungan dideklarasikan oleh elemen akademisi. Ratusan mahasiswa, pelajar, penggerak komunitas, dan warga lokal turun langsung mengawal agenda HMP Pascasarjana UGM Tanam Mangrove sebanyak 1.000 bibit di kawasan pesisir Jangkaran, Kulon Progo, Sabtu (24/05/2026). […]

  • Fahrul Abdul Muid

    IAIN-KAN KAMI, UIN-KAN KAMI

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Institut Agama Islam Negeri—IAIN Ternate memiliki identitas dan peran keagamaan yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Islam Kepulauan di Provinsi Maluku Utara. Lebih-lebih pada Civitas Akdemika IAIN Ternate harus memiliki identitas yang kuat pada dirinya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas IAIN Ternate. Kemana dan dimana pun Civitas Akademika berada tetap dirinya adalah bagian dari identitas IAIN Ternate, sehingga dirinya menjadi warna—lawnun yang jelas dalam […]

expand_less