Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » LOKAL UPDATE » Diterjang Ombak Besar, Tanggul Penahan Abrasi di Desa Awanggoa Rusak Parah, Rumah Warga Terancam Ambruk

Diterjang Ombak Besar, Tanggul Penahan Abrasi di Desa Awanggoa Rusak Parah, Rumah Warga Terancam Ambruk

  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • visibility 292
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE, BACAN – Infrastruktur pelindung pesisir di Kabupaten Halmahera Selatan kembali lumpuh akibat anomali cuaca. Tanggul (swering) penahan abrasi yang membentang di sepanjang bibir pantai Desa Awanggoa, Kecamatan Bacan, dilaporkan mengalami kerusakan struktural yang sangat parah usai diterjang gelombang laut ekstrem pada Senin (06/07/2026) lalu.

Hantaman ombak yang berlangsung maraton sejak pukul 04.00 hingga 12.00 WIT tersebut membuat sebagian besar konstruksi beton tanggul hancur dan runtuh. Akibatnya, benteng pemecah ombak tersebut kini kehilangan fungsinya untuk menahan laju abrasi yang terus menggerus garis pantai desa.

Situasi ini memicu kecemasan mendalam di kalangan masyarakat setempat. Pasalnya, pasca-runtuhnya tanggul, rembetan gelombang laut kini merangsek naik kian dekat ke arah kawasan pemukiman padat. Sejumlah unit rumah warga yang berdiri di perimeter terdepan pantai dilaporkan sudah dalam kondisi kritis dan terancam ambruk tergerus ombak.

Pemerintah Desa Terkendala Anggaran, Hanya Mampu Bertahan 4 Hari

Sebagai langkah mitigasi kedaruratan, Pemerintah Desa Awanggoa bersama puluhan warga setempat bergotong royong membangun barikade darurat. Menggunakan material seadanya seperti pasak kayu yang ditanam manual di sepanjang pesisir serta tumpukan karung berisi pasir, mereka berusaha meredam daya rusak hantaman ombak.

Namun, langkah tersebut dinilai sangat tidak memadai dan hanya bersifat temporal. Kepala Desa Awanggoa, Ahmad Taher, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) menjadi tembok penghalang utama bagi pihak desa untuk melakukan restorasi tanggul secara permanen.

“Anggaran desa tidak mencukupi untuk membangun kembali tanggul yang rusak. Saat ini kami hanya mampu melakukan penanganan sementara menggunakan kayu dan karung berisi pasir. Namun, upaya itu hanya mampu bertahan sekitar empat hari. Kami sangat khawatir apabila kondisi ini tidak segera ditangani, gelombang laut akan menghancurkan rumah-rumah warga yang berada di sepanjang pesisir,” keluh Ahmad Taher.

Ahmad menambahkan, perwakilan anggota DPRD Halmahera Selatan sebenarnya sudah turun ke lapangan untuk meninjau langsung skala kerusakan visual di lokasi. Pihak desa pun menaruh harapan besar agar potret kedaruratan ini segera direspons kolektif oleh otoritas yang lebih tinggi.

Jalan Utama Mulai Terkikis, Pemuda Desak Respon Cepat

Desakan penanganan instan juga disuarakan oleh elemen kepemudaan Desa Awanggoa. Sandi Abuang, salah seorang tokoh pemuda setempat, memaparkan bahwa dampak kerusakan di lapangan sudah memasuki fase mengkhawatirkan. Selain menyasar area hunian, terjangan air laut mulai mengikis struktur badan jalan utama yang posisinya tepat berada di depan pemukiman warga.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul ini sebelum kerusakannya semakin parah. Jangan menunggu sampai lebih banyak rumah warga dan jalan rusak akibat abrasi. Minimal ada penanganan darurat terlebih dahulu, seperti pemasangan tumpukan batu pelindung (batu gajah) atau penahan ombak lainnya agar hantaman gelombang dapat dikurangi sambil menunggu pembangunan tanggul permanen,” tegas Sandi.

Warga Awanggoa kini mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan serta Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk segera mengucurkan dana darurat guna membangun kembali sistem penahan abrasi yang representatif demi menyelamatkan infrastruktur ruang hidup di wilayah pesisir Bacan.

(BS/Red)

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Sandi Abuang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    Mengenal Lebih Dekat Ongker, Rapper dari Indonesia Timur yang Membawa Identitas Maluku dalam Setiap Liriknya

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 1.005
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram Ongker Ongker, seorang rapper berbakat asal Indonesia Timur, baru-baru ini berbagi cerita tentang perjalanan musiknya dalam sebuah wawancara eksklusif. Dari awal mula ketertarikannya pada musik hip-hop hingga tantangan yang dihadapi sebagai musisi dari daerah, Ongker membuka pintu bagi kita untuk memahami lebih dalam tentang dirinya dan karya-karyanya. Awal Mula Tertarik pada […]

  • PC PMII Kota Ternate meminta kejaksaan periksa kontraktor bangunan plaza Gamalama.

    PC PMII Kota Ternate meminta kejaksaan periksa kontraktor bangunan plaza Gamalama.

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 720
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate — Pembangunan Plaza Gamalama yang dimulai sejak tahun 2017 dengan anggaran mencapai Rp92,5 miliar dari APBD Pemerintah Kota Ternate, kembali menjadi sorotan. Meski telah diresmikan pada 2021, bangunan tersebut hingga kini dinilai belum berfungsi secara optimal dan mengalami sejumlah persoalan struktural maupun tata kelola. Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Ternate, […]

  • Akademisi UNUTARA Firman Amir desak Walikota Ternate evaluasi Disperindag terkait dugaan pungli ruko Pasar Gamalama sebesar Rp1 juta per bulan.

    Akademisi UNUTARA Desak Walikota Ternate Usut Dugaan Pungli Ruko Pasar Gamalama

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 623
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng tata kelola pasar di Kota Ternate. Kali ini, sorotan tajam datang dari akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA), Firman Amir, M.Pd.I. Ia mengaku geram dengan beban biaya fantastis yang harus ditanggung oleh para pedagang kecil di kawasan Pasar Gamalama. Firman mendesak Pemerintah Kota […]

  • Source : Istimewa

    Kemiskinan Guru Besar di IAIN Ternate: Alarm Serius Dunia Akademik Maluku Utara

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua GP. Ansor Malut
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Adalah Institut Agama Islam Negeri-IAIN Ternate, salah satu perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia bagian timur-Moloku Kie Raha, telah lama mengalami derita kemiskinan Guru Besar. Hal ini merupakan sebuah apresisasi yang hilang ditelan alam bagi institut yang seharusnya menjadi pusat-markaz keunggulan akademik dan pusat penelitian peradaban dan kebudayaan yang sesuai dengan disiplin keilmuannya. Menjadi Guru […]

  • Spiritual Anak Rantau; Menjemput Ramadhan

    Spiritual Anak Rantau; Menjemput Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kasman j. Momole
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Ramadhan adalah rangkaian aktivitas yang penuh dengan berbagai bentuk ibadah, baik pada ranah teologis, psikologis, maupun sosial. Secara teologis, Ramadhan menegaskan ketaatan manusia dalam menjalankan perintah agama. Secara psikologis, Ramadhan melatih jiwa agar lebih tertib dan tenang. Secara sosial, Ramadhan menguatkan silaturahmi dan menumbuhkan kepekaan terhadap sesama. Secara teologis, puasa telah ditegaskan dalam firman Allah […]

  • Sdapen: Perjalanan Seorang Rapper Maluku yang Mengukir Jejak di Dunia Hip-Hop dan Kreativitas Visual

    Sdapen: Perjalanan Seorang Rapper Maluku yang Mengukir Jejak di Dunia Hip-Hop dan Kreativitas Visual

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Lingkungan yang Membentuk Semangat Hip-Hop Bagi Sdapen, kecintaannya pada dunia hip-hop lahir secara alami. Lingkungan tempat tinggalnya yang mayoritas dihuni anak muda dengan minat besar pada rap, dance, dan grafiti membuat hip-hop menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya. “Saya mulai tertarik dan ikut terjun ke dunia hip-hop sejak SMP kelas 2, sekitar […]

expand_less