Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » WARTA KESEHATAN » Pengaruh Teknologi dan gaya hidup, Menjadi Penyebab Obesitas?

Pengaruh Teknologi dan gaya hidup, Menjadi Penyebab Obesitas?

  • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
  • visibility 387
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Sumber gambar : Ai

Kemajuan teknologi dan globalisasi membawa dampak besar pada aktivitas manusia. Di satu sisi, teknologi mempermudah kehidupan, tetapi di sisi lain, dampak negatifnya, seperti penurunan mobilitas fisik, tak bisa diabaikan. Salah satu efek nyata adalah meningkatnya kasus obesitas, yang kini menjadi masalah kesehatan global.

Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Instan

Jika kita flashback ke tahun 90-an, seseorang harus berjalan ke warung atau pergi ke pasar untuk memenuhi kebutuhan makanan. Bahkan, memasak sayur memerlukan usaha ekstra, seperti memetik langsung dari kebun. Namun, kondisi ini berubah drastis. Teknologi kini memungkinkan kita memesan makanan, bahan dapur, bahkan sayuran segar melalui aplikasi—semuanya serba cepat dan instan.

Kenyamanan ini memiliki konsekuensi. Pola hidup praktis membuat manusia semakin kurang peduli pada makanan sehat. Banyak orang mengonsumsi makanan viral atau populer tanpa memikirkan dampaknya terhadap kesehatan. Akibatnya, pola makan tidak terkendali, dan risiko obesitas meningkat.

Apa Itu Obesitas?

Obesitas adalah kondisi kelebihan berat badan akibat penumpukan lemak tubuh yang melebihi batas normal. Menurut WHO, obesitas terjadi karena akumulasi lemak yang berlebihan, yang dapat memicu berbagai penyakit. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan mendefinisikan obesitas sebagai kondisi di mana indeks massa tubuh (IMT) seseorang lebih dari 25,1 kg/m².

Faktor Risiko terjadinya Obesitas

Dilansir dari berbagai sumber berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang berkontribusi terhadap obesitas meliputi:

1. Konsumsi Karbohidrat Berlebihan

Karbohidrat yang berlebihan, seperti nasi goreng, batagor, atau mi ayam, cenderung disimpan sebagai lemak dalam tubuh. Jenis makanan seperti keripik juga menjadi penyebab utama.

2. Pola Konsumsi Fast Food

Fast food, seperti burger, mi instan, steak, atau sosis, sering dikonsumsi oleh kelompok obesitas. Kandungan kalorinya tinggi tetapi minim nutrisi.

3. Tidak Sarapan Pagi

Banyak orang melewatkan sarapan karena alasan waktu, padahal ini meningkatkan risiko makan berlebihan saat siang hari. Penelitian menunjukkan, mereka yang tidak sarapan cenderung kekurangan kalori pagi hari hingga 25% dari kebutuhan harian.

4. Kurangnya Aktivitas Fisik

Penurunan aktivitas fisik menjadi faktor utama. Penelitian menunjukkan bahwa remaja dengan aktivitas fisik rendah (<10.000 langkah/hari) memiliki risiko lebih tinggi terkena obesitas.

Mengapa Obesitas Harus Diatasi?

Obesitas bukan hanya soal penampilan fisik, tetapi juga ancaman serius bagi kesehatan. Penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung sering kali berkaitan dengan obesitas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengubah pola hidup, seperti:

• Mengatur pola makan sehat: Konsumsi makanan bergizi seimbang.

• Aktif bergerak: Lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari.

• Menghindari fast food: Pilih makanan alami dan segar.

• Sarapan teratur: Pastikan tubuh mendapat energi di pagi hari.

Era digital memang memberikan banyak kemudahan, tetapi jangan sampai kita mengorbankan kesehatan. Mari mulai bijak dalam memilih gaya hidup dan makanan agar terhindar dari obesitas serta dampak buruknya. Sehat adalah investasi, bukan sekadar pilihan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indra Dom Dom : Skateboard, Musik dan perjalanan Tanpa Batas di Dunia Kreatif Jakarta

    Indra Dom Dom : Skateboard, Musik dan perjalanan Tanpa Batas di Dunia Kreatif Jakarta

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Instagram @indra_domdom Jakarta, sebuah kota yang penuh dinamika, menjadi rumah bagi banyak jiwa kreatif. Salah satunya adalah Indra Dom Dom, seorang skateboarder sekaligus beatmaker yang terus menyalakan semangatnya di dua dunia yang penuh tantangan ini. Berikut adalah cerita menariknya dalam perjalanan skate dan musik, yang tak hanya menggambarkan passion, tetapi juga dedikasi […]

  • Foto : Ilustrasi Source : FARS/HAMED JAFARNEJAD via AFP

    Selat Hormuz Membara: Tiga Kapal Menjadi Sasaran Serangan di Tengah Ketegangan Iran-AS

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 231
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Jalur perdagangan minyak global di Selat Hormuz mencekam setelah sedikitnya tiga kapal dilaporkan menjadi sasaran serangan proyektil pada Minggu (1/3/2026). Insiden ini terjadi di tengah eskalasi militer yang meningkat setelah Iran melancarkan aksi balasan terhadap serangan udara Amerika Serikat dan Israel. Dilansir dari CNBC Indonesia Badan Keamanan Maritim Inggris, United Kingdom Maritime […]

  • GP Ansor dan IPNU-IPPNU Kulon Progo Dilantik Bersama, Satukan Barisan Kader Militan dan Intelektual

    GP Ansor dan IPNU-IPPNU Kulon Progo Dilantik Bersama, Satukan Barisan Kader Militan dan Intelektual

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Kulon Progo (Balengko Space) – Semangat persatuan dan pembinaan kader muda NU mewarnai kegiatan Pelantikan Bersama Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) serta Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kulon Progo. Acara tersebut digelar pada Ahad, 25 Mei 2025, di Pondok Pesantren Al-Miftah, Nanggulan. Mengusung tema “Satu […]

  • Pernyataan sikap AJI Yogyakarta dan Persma se DIY terkait pernyataan londo ireng Prabowo

    Sebut Jurnalis ‘Londo Ireng’, Presiden Prabowo Dikecam Koalisi AJI Yogyakarta dan Persma se-D.I.Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 191
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, YOGYAKARTA – Gelombang protes keras melayang kepada Presiden Prabowo Subianto pascapidatonya dalam peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Kamis (23/07/2026). Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta bersama Koalisi Pers Mahasiswa (Persma) se-DIY mengecam penggunaan istilah “londo ireng” yang dialamatkan kepada wartawan, jurnalis, pengamat, serta organisasi masyarakat sipil. Melalui pernyataan resmi pada […]

  • Supriyadi Baharudin,S.H

    Problematika Distribusi Tanah Berbasis Hak Pakai: Meninjau ulang putusan Menko-PM tentang Inpres TORA Nomor 8 Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Supriyadi Baharudin,S.H
    • visibility 346
    • 0Komentar

    “In Agrarian society, freedom meant the right to land-the land they had nurtured” Dalam masyarakat agraris, kebebasan berarti hak atas tanah- tanah yang telah mereka rawat (Vincent Harding, 1981) Reforma agraria pada dasarnya merupakan kebijakan yang diarahkan untuk melakukan penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah secara lebih berkeadilan. Reforma Agraria tidak semata-mata […]

  • Potret Alwalid Muhammad berdiri memberikan mengepalkan tangan sebagai simbol perjuangan dalam advokasi kemanusiaan, mengenakan kemeja rapi dengan ekspresi penuh keteguhan dan kepemimpinan.

    Sosok yang Menginspirasi Lahirnya Kepemimpinan Baru: Keteguhan Alwalid Muhammad dan Jalan Panjang Advokasi Kemanusiaan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Lembaga Bantuan Hukum Ansor Maluku Utara menyampaikan penghormatan terhadap rekam jejak perjuangan kemanusiaan yang telah menjadi fondasi organisasi, terutama melalui peran Ketua LBH Ansor Maluku, Alwalid Muhammad, yang selama bertahun-tahun berdiri di garis depan pembelaan terhadap kelompok mustadhafin tanpa diskriminasi. Dalam catatan perjalanan advokasi, salah satu momentum yang paling menentukan adalah keberanian […]

expand_less